Perjalanan Valentino Rossi, Berawal dari Roda Empat Berakhir di Roda Dua

Valentino Rossi tak hanya menjadi menjadi pembalap, tetapi juga ikon.
Andhika PutraAndhika Putra - Senin, 15 November 2021
Perjalanan Valentino Rossi, Berawal dari Roda Empat Berakhir di Roda Dua
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - MotoGP telah mencetak banyak pembalap besar yang dikenal dunia. Namun, dari seluruh pembalap yang ada, hanya Valentino Rossi yang berhasil menjadi ikon balap roda dua kasta tertinggi itu.

Sayangnya, dengan berakhirnya MotoGP Valencia pada Minggu (14/11), menjadi penanda berakhirnya karier Rossi. Pembalap berjuluk The Doctor itu memutuskan pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya.

Pembalap kelahiran 16 Februari 1979 itu ternyata tidak mengawali kariernya sebagai pembalap motor. Meskipun ayahnya, Graziano Rossi seorang mantan rider, The Doctor justru di arahkan untuk mengikuti Formula 1.Terbukti dengan keseriusan kedua orang tuanya membelikan mobil go kart.

Talenta Rossi mulai terlihat saat berhasil meraih kemenangan pertama pada Kejuaraan Regional Kart 1990. Bahkan Rossi sempat berhasil meraih posisi kelima dalam kejuaraan tingkat nasional.

Baca Juga:

MotoGP Valencia, Panggung Adu Gengsi Calon Rookie Terbaik

Gagal Start Baris Depan, Quartararo Mulai Ragukan Gelar Juara

Sayangnya kesuksesan ini tidak membuat karier Rossi menanjak. Sebaliknya, Rossi harus mengubur impiannya menjadi pembalap Formula 1.

Tepat pada 1992, Rossi memutuskan beralih profesi sebagai pembalap minimoto. Keputusan ini terpaksa dilakukan karena tingginya biaya yang dikeluarkan untuk menjalani balapan karting.

Keberuntungan mulai datang menghampiri Rossi. Pada 1993, Rossi mendapatkan kesempatan untuk turun di kelas 125cc. Atas bantuan mantan juara dunia, Paolo Pileri beserta rekan-rekannya, Rossi dapat mengikuti kejuaraan Italia Sport Production Championship bersama Cagiva Mito.

Musim 1996 menjadi debut Rossi di Grand Prix. Saat itu pembalap asal Italia ini bergabung bersama Aprillia untuk terjun di kelas 125cc.

Pada musim ini Rossi berhasil mencetak kemenangan pertamanya di GP Autralia. Satu tahun kemudian, Rossi berhasil membuat kejutan besar.

The Doctor berhasil memastikan gelar juara dunia setelah menjalani balapan di GP Indonesia. Sirkuit Internasional Sentul menjadi saksi bisu kemenangan Rossi di kelas 125cc.

Berbekal hasil manis ini, Rossi akhirnya dapat naik ke kelas 250cc. Rossi berhasil mengawali debutnya di kelas ini dengan hasil luar biasa. The Doctor mampu menempati posisi kedua di klasemen akhir.

Pada 1999, Rossi mampu menambah koleksi gelar juara. Bersama Aprillia, Rossi akhirnya kembali mengangkat trofi kemenangan.

Keberhasilan Rossi ternyata mampu memikat Honda. Pada musim 2000, Honda secara resmi memberikan jatah kursi kepada Rossi untuk mengikuti kelas premier. Saat itu Rossi menggantikan posisi legenda MotoGP, Mick Doohan.

Keputusan Honda merekrut Rossi tidak sia-sia. The Doctormampu mengawali debutnya dengan hasil memuaskan setelah berhasil meraih posisi kedua.

Berselang satu tahun kemudian, Rossi kembali membuat kejutan saat berhasil meraih gelar juara dunia.

Di kelas ini pula, Rossi berhasil menciptakan dinastinya sendir. Rossi menjadi pembalap yang paling dominan.

Tidak ada pembalap lain yang berhasil menumbangkan Rossi. Terbukti sejak musim 2002 hingga 2005, The Doctot mampu meraih gelar juara berturut-turut.

Sayangnya di musim 2006 dan 2007, Rossi gagal menjaga tren positifnya. The Doctor gagal mempertahankan gelar juaranya.

Namun, pada 2008 dan 2009, Rossi kembali mengganas. Pembalap bernomor 46 ini mampu merebut gelar juara dunia.

Performa Rossi mulai menurun di musim-musim selanjutnya. Rossi tidak dapat lagi mempertahankan gelar juara.

Bahkan Rossi sempat terlempar ke posisi ketujuh sebanyak dua kali, yakni di musim 2011 dan 2019. Memasuki musim 2020, karirRossi semakin menurun tajam.

The Doctor tidak kuasa membendung serangan dari para pembalap muda. Rossi harus menerima kenyataan pahit dengan menempati posisi ke-15 dalam klasemen akhir.Keterpurukan ini terus terjadi hingga balapan terkahirnya di Valencia pada musim ini.

Meskipun menutup kariernya dengan keterpurukan, Rossi tetap dicap sebagai satu-satunya pembalap MotoGP terbesar yang pernah ada.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Valentino Rossi

Berita Terkait

Piala Dunia
5 Statistik Kunci Duel Swiss vs Kolombia: Keduanya Belum Pernah Kalah
Simak 5 statistik penting jelang Swiss vs Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua tim sama-sama belum terkalahkan dan siap berebut tiket perempat final.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
5 Statistik Kunci Duel Swiss vs Kolombia: Keduanya Belum Pernah Kalah
Piala Dunia
Timnas Belgia Joget Donald Trump Usai Cetak Empat Gol ke Gawang Amerika Serikat
Selebrasi joget ala Donald Trump yang dilakukan pemain Belgia usai menang 4-1 atas Amerika Serikat menjadi viral. Simak kronologi, hasil laga, dan kontroversinya.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
Timnas Belgia Joget Donald Trump Usai Cetak Empat Gol ke Gawang Amerika Serikat
Timnas
Daftar 50 Pemain untuk Piala AFF 2026: Ada Justin Hubner, Luke Vickery Tak Terlihat
Didominasi pemain lokal yang bermain di Indonesia, terdapat sejumlah nama pemain abroad dalam daftar 50 pemain skuad awal Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
BolaSkor - Selasa, 07 Juli 2026
Daftar 50 Pemain untuk Piala AFF 2026: Ada Justin Hubner, Luke Vickery Tak Terlihat
Liga Indonesia
Persija Naikkan Tawaran, NK Istra Luluh Lepas Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan segera merampungkan transfer Stjepan Loncar setelah mencapai kesepakatan dengan NK Istra. Denis Kolinger juga disebut akan segera bergabung.
Rizqi Ariandi - Selasa, 07 Juli 2026
Persija Naikkan Tawaran, NK Istra Luluh Lepas Stjepan Loncar
Piala Dunia
Instagram Mikel Merino Banjir Ucapan Terima Kasih Telah Memulangkan Cristiano Ronaldo
Instagram Mikel Merino dibanjiri ucapan terima kasih usai golnya menyingkirkan Cristiano Ronaldo dan Portugal dari Piala Dunia 2026. Simak komentar viralnya.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
Instagram Mikel Merino Banjir Ucapan Terima Kasih Telah Memulangkan Cristiano Ronaldo
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Swiss vs Kolombia: Los Cafeteros Unggul Tipis
Simulator Football Meets Data memprediksi Swiss vs Kolombia di 16 besar Piala Dunia 2026. Los Cafeteros sedikit lebih diunggulkan, simak peluang menangnya.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Swiss vs Kolombia: Los Cafeteros Unggul Tipis
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kolombia: Selamatkan Wajah Conmebol
Prediksi Swiss vs Kolombia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan head to head, statistik, prediksi skor, serta peluang kedua tim lolos ke perempat final.
Rizqi Ariandi - Selasa, 07 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kolombia: Selamatkan Wajah Conmebol
Liga Indonesia
Mode Senyap Persib Bandung Berlanjut, Balsa Sekulic Diboyong untuk Alasan Khusus
Persib Bandung resmi merekrut striker Timnas Montenegro, Balsa Sekulic, dengan kontrak dua musim. Simak profil, statistik, dan pernyataan resmi manajemen.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
Mode Senyap Persib Bandung Berlanjut, Balsa Sekulic Diboyong untuk Alasan Khusus
Liga Indonesia
Striker Timnas Montenegro Tambah Kekuatan Lini Depan Persib Bandung
Persib Bandung resmi mendatangkan striker Timnas Montenegro, Balsa Sekulic, untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League, League Cup, dan AFC Champions League Two 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 07 Juli 2026
Striker Timnas Montenegro Tambah Kekuatan Lini Depan Persib Bandung
Piala Dunia
Portugal vs Spanyol: Tidak Ada yang Bisa Dibanggakan dari Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo mendapat rating rendah dari FotMob saat Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak statistik dan pernyataannya.
Johan Kristiandi - Selasa, 07 Juli 2026
Portugal vs Spanyol: Tidak Ada yang Bisa Dibanggakan dari Cristiano Ronaldo
Bagikan