Pergantian Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert Dinilai Tepat

Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert punya perbedaan filosofi bermain.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 08 Januari 2025
Pergantian Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert Dinilai Tepat
Gaya Patrick Kluivert saat melatih. (Instagram Patrick Kluivert)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSSI telah mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Selasa (8/1). PSSI mengumumkan hal ini lewat akun resmi sosial media Timnas Indonesia dan PSSI.

Sebelumnya, PSSI telah memecat Shin Tae-yong sebagai pelatih. Patrick Kluivert dikontrak selama 2 tahun opsi peranjangan dua tahun. Legenda timnas Belanda itu ditemani oleh Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih.

Pergantian pelatih Timnas Indonesia masih jadi topik hangat perbincangan. Pro dan kontra pun terjadi. Namun, ada yang tidak wajar, banyak warganet yang lebih dalam tanda kutip "Mendewakan" Shin Tae-yong.

Pemerhati sepak bola, Arman Saputra, melihat langkah pemecatan Shin Tae-yong sudah tepat. Pasalnya, ia menilai belum melihat permainan taktik konsisten dari pelatih asal Korea Selatan tersebut.

"Sepanjang empat tahun lebih menangani timnas Indonesia, komposisi taktik dan filosofi bermain tidak memiliki konsistensi yang jelas. Timnas tak punya karakter kuat dalam bermain," jelasnya.

"Tidak jelas apakah ingin bermain indah atau fokus pada hasil akhir. Inilah yang menyebabkan inkonsistensi hasil. Inkonsistensi hasil selaras dengan inkonsistensi susunan pemain. "

"Kita bisa merujuk laga melawan kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat melawan Cina misalnya, Shin bereksperimen dengan mencadangkan Thom Haye. Tak hanya itu ban kapten mendadak dicopot dari Jay Idzes ke Asnawi Mangkualam."

Baca Juga:

Fakta Menarik Tentang Prestasi Patrick Kluivert, Pelatih Anyar Timnas Indonesia

Patrick Kluivert: Saya Dipilih Jadi Pelatih Timnas Indonesia karena Pengalaman dan Kepemimpinan

Profil Patrick Kluivert, Pelatih Keenam dari Belanda yang Melatih Timnas Indonesia

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Ia juga menyoroti eksperimen-eksperimen Shin Tae-yong yang tak tepat. Hal ini merujuk kegagalan di Piala AFF 2024.

"Di Piala AFF 2024 lalu Shin juga tampak bereksperimen dengan menurunkan Pratama Arhan dan Asnawi pada dua sisi berbeda. Arhan yang biasa di kiri malah ditempatkan di sisi kanan. Sebaliknya Asnawi malah di kiri."

"Meski kerap bongkar pasang pemain, Shin tidak terlalu adaptif dalam meramu taktik. Terlihat pada formasi tiga bek yang terus menerus dipakai. Padahal mayoritas pemain timnas yang merumput di Eropa kerap bermain dengan komposisi empat bek sejajar. "

Menurutnya, penunjukan pelatih baru dengan hadirnya Patrick Kluivert, sebagai langkah tepat dari PSSI.

"Jika ingin naik level lebih tinggi, timnas butuh pelatih yang paham taktik secara lebih dalam. Pelatih yang punya filosofi dan konsistensi dalam bermain. Ini agar prestasi timnas terbangun dengan pondasi taktik yang jelas. Sehingga prestasi timnas bukan sekadar letupan sesaat tapi memiliki sustanabilitas yang jelas."

"Penunjukan Patrick Kluivert memang tak lantas menjamin terjawabnya persoalan timnas sepeninggal Shin Tae Yong. Namun pengalaman Kluivert menjadi asisten pelatih yang punya filosofi kuat seperti Louis Van Gaal menjadi bekal berharga. Sebab kini yang dibutuhkan timnas Indonesia adalah stabilitas, taktik, komposisi, hingga kejelasan filosofi," tutupnya.

Patrick Kluivert Shin Tae-yong Timnas Indonesia Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Enggan Remehkan Java United, Shin Tae-yong Pede Bawa Persija Menang
Shin Tae-yong enggan remehkan Java United jelang laga Super League. Persija siap manfaatkan situasi lawan demi mengamankan kemenangan.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Enggan Remehkan Java United, Shin Tae-yong Pede Bawa Persija Menang
Timnas
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
PSSI merilis daftar 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Rizky Ridho masuk skuad, sementara Beckham Putra dan Eliano Reijnders dicoret.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Lengkap Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Masih Ada, Beckham Putra Dicoret
Timnas
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Pemain Liga 2
Intip daftar 55 pemain sementara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Ada nama baru dari Liga 2 hingga kabar absennya Jay Idzes.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Pemain Liga 2
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sakit Hati Persija Terusir dari Jakarta
Coach Shin Tae-yong merasa sakit hati dan sedih karena Persija Jakarta terusir ke Bali saat lawan Java United tanpa dukungan The Jakmania.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Shin Tae-yong Sakit Hati Persija Terusir dari Jakarta
Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Timnas
Indonesia Incar Juara FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Waspadai Geliat Naturalisasi Malaysia dan Vietnam
Timnas Indonesia targetkan juara FIFA ASEAN Cup 2026. PSSI terus waspadai gelombang naturalisasi Malaysia dan Vietnam.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Indonesia Incar Juara FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Waspadai Geliat Naturalisasi Malaysia dan Vietnam
Bagikan