Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Performa Alexis Sanchez yang Berbeda di Inter Milan

Alexis Sanchez perlahan menemukan bentuk permainan terbaiknya dengan Inter Milan.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 14 Juli 2020
Performa Alexis Sanchez yang Berbeda di Inter Milan
Alexis Sanchez kontra Torino (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak pindah ke Manchester United dari Arsenal pada Januari 2018 performa Alexis Sanchez tak pernah lagi sama. Rentetan cedera, kebugaran tubuh jauh dari kata prima, hingga inkonsistensi bermain menyulitkannya untuk menunjukkan kualitas sebenarnya.

Man United masih percaya dengan talenta yang dimiliki pemain berusia 31 tahun. Mereka tak langsung menjualnya pada musim panas 2019 dan meminjamkannya ke Inter Milan tanpa opsi beli permanen. Di sana Sanchez bereuni dengan Romelu Lukaku dan Ashley Young.

Penampilan Sanchez pada awalnya masih tidak berubah dari masa-masanya di United, khususnya karena ia bermain dalam pola bermain dan filosofi sepak bola yang berbeda di bawah asuhan Antonio Conte.

Baca Juga:

Salah Besar Anggap Inter Milan Bergantung pada Romelu Lukaku

Kembalinya Alexis Sanchez Akan Timbulkan Masalah Baru untuk Manchester United

Bukan Manchester United yang Jadi Alasan Inter Milan Sulit Permanenkan Alexis Sanchez

Musim Sanchez pun dirundung cedera bersama Inter. Ketika musim tampak segera berakhir prematur untuk Sanchez, liga ditunda dua bulan karena pandemi virus corona dan itu menjadi hal positif bagi Sanchez.

Performa terbaiknya berangsur terlihat. Teranyar ketika Inter menang telak 3-1 atas Torino di Giuseppe Meazza, Selasa (14/07) dini hari WIB, dalam lanjutan pekan 32 Serie A, Alexis Sanchez tampil hebat.

Alexis Sanchez

Sanchez tidak mencetak gol karena tiga pencetak gol Il Nerazzurri adalah Ashley Young (48'), Diego Godin (51'), dan Lautaro Martinez (61') yang membalas gol Andrea Belotti di menit 17. Kendati demikian kontribusinya besar.

Menilik data dari Squawka tidak ada pemain yang menciptakan peluang lebih banyak di satu laga di antara lima liga top Eropa seperti Sanchez. Melawan Torino eks pemain Udinese dan Barcelona menciptakan 10 peluang, enam peluang dari permainan terbuka, dan memberikan dua assists.

"Untuk mungkin kali pertama selama dua tahun sepertinya terlihat ada sekilah cahaya mengenai Sanchez. Dia terlihat bangkit dan memberikan kesan menjadi pemain yang sesungguhnya terganggu soal kemenangan timnya."

"Dia bergerak cepat di dua penyerang depan Inter dan pergerakannya di pertahanan memberikan masalah-masalah besar untuk lawan dengan konsisten," demikian kata Kaustubh Pandey, penulis Football-Italia.

Tak heran jika Inter Milan berusaha mempermanenkan kontrak Alexis Sanchez dari Man United di musim panas ini. Meski telah berusia 31 tahun performa Sanchez bisa sewaktu-waktu kembali dalam kondisi prima.

Breaking News Serie a Inter Milan Alexis Sanchez Manchester United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Bagikan