Perasaan Campur Aduk Mourinho Kala Man United Meraih Comeback Kemenangan Kontra Palace

Jose Mourinho senang tapi kecewa pasca Manchester United menang dramatis 3-2 melawan Crystal Palace.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 06 Maret 2018
Perasaan Campur Aduk Mourinho Kala Man United Meraih Comeback Kemenangan Kontra Palace
Jose Mourinho tidak suka dengan cara Manchester United bertahan kontra Palace (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester United melanjutkan tren tak pernah kalah menjadi empat laga beruntun di seluruh kompetisi, sejak terakhir kalah 0-1 dari Newcastle United. Teranyar, Red Devils menang 3-2 melawan Crystal Palace di pekan 29 Premier League.

Man United menunjukkan mental yang kuat setelah tertinggal 0-2 dari gol Andros Townsend dan Patrick van Aanholt. Chris Smalling dan Romelu Lukaku menyamakan kedudukan Man United, sebelum Nemanja Matic memberikan kemenangan dramatis 3-2 melalui golnya di menit 90+1. Comeback ini tipikal dengan era Sir Alex Ferguson di masa lalu.

Jose Mourinho, manajer Man United, senang dengan karakter dan mental bermain yang diperlihatkan anak-anak asuhnya. Namun, di sisi lainnya, ia juga kecewa karena Man United banyak melakukan kesalahan ketika bertahan.

"Bagi orang yang menonton laga di televisi dan stadion, laga ini sangat fantastis. Laga sulit untuk saya, karena tim saya melakukan begitu banyak kesalahan. Kami punya karakter yang sangat hebat dan kualitas yang sangat bagus di babak kedua. Namun, kami terlalu banyak melakukan kesalahanan bertahan. Saya tidak hanya berbicara tentang bek saya, melainkan tim secara keseluruhan," tegas Mourinho di Sky Sports, Selasa (6/3).

"Saya tidak suka tim saya kehilangan organisasi (fokus) seperti yang telah kami lakukan. Tapi, laga ini fantastis dengan adanya comeback yang sangat hebat, dan kemenangan yang sanga penting bagi kami, karena sekarang kami punya sembilan laga yang harus diselesaikan, dan kami terpaut sembilan poin dengan peringkat lima (Chelsea). Ini tidak hebat, tapi tidak jadi masalah," tuturnya.

Sebaliknya bagi Palace, kekalahan ini menyakitkan bagi mereka yang tengah berjuang lolos dari jerat zona degradasi. Palace masih berada di urutan 18 dengan koleksi 27 poin, terpaut satu poin dengan tim yang berada di zona aman, Southampton. Mourinho pun memberikan kredit spesial kepada manajer Palace, Roy Hodgson.

"Saya harus berkata Roy memiliki rencana bermain yang fantastis, sangat agresif, dua penyerang kuat dan besar untuk memainkan bola langsung kepada mereka, dan menyebabkan kami masalah dengan umpan silang dan direct football, juga dengan serangan balik Townsend dan Patrick," tambah Mourinho.

"Jadi, terkadang pemenang itu salah satu yang pantas mendapatkan ucapan selamat, tapi saya sudah sering juga berada di sisi yang kalah dan terkadang, saya merasa saya telah melakukan banyak hal dengan benar. Saya pikir, Roy melakukan segalanya dengan benar," urainya.

Premier League Jose Mourinho Manchester United Crystal Palcae Crystal palace

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Manchester United Ikut Berburu Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026
Manchester United ikut memburu gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi, yang tampil impresif bersama Maroko di Piala Dunia 2026 dan diminati banyak klub.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Manchester United Ikut Berburu Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026
Inggris
Habiskan 150 Juta Poundsterling, Tottenham Rekrut Dua Gelandang Incaran Manchester United
Tottenham memecahkan rekor transfer klub demi merekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes yang juga menjadi incaran Manchester United.
Arief Hadi - Kamis, 02 Juli 2026
Habiskan 150 Juta Poundsterling, Tottenham Rekrut Dua Gelandang Incaran Manchester United
Sosok
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Simak perjalanan karier Enzo Maresca sebagai pemain dan pelatih hingga resmi menjadi manajer baru Manchester City dengan kontrak tiga tahun.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Inggris
Gabung Manchester City, Enzo Maresca Minta Maaf ke Chelsea, dan The Blues juga Menerima Kompensasi
Manchester City resmi merekrut Enzo Maresca dari Chelsea. The Blues menerima kompensasi, sementara Maresca menyampaikan permintaan maaf.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Gabung Manchester City, Enzo Maresca Minta Maaf ke Chelsea, dan The Blues juga Menerima Kompensasi
Inggris
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih baru hingga 2029 untuk menggantikan Pep Guardiola dan melanjutkan era kesuksesan klub.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Inggris
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Chelsea tertarik merekrut Granit Xhaka. Gelandang Swiss itu ingin kembali ke London dan bereuni dengan Xabi Alonso pada musim panas 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Inggris
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Brighton mencapai kesepakatan merekrut Pascal Struijk dari Leeds United senilai 20 juta poundsterling. Bek keturunan Indonesia segera merapat ke The Seagulls.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Spanyol
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Jose Mourinho mengungkap alasan kembali melatih Real Madrid dan menegaskan dirinya tidak memiliki kebencian terhadap rival abadi, Barcelona.
Arief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Bagikan