Perang Saudara di All England Hal Lumrah

Situasi di All England 2022 bisa dipahami Naga Api.
Andhika PutraAndhika Putra - Minggu, 27 Februari 2022
Perang Saudara di All England Hal Lumrah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Hasil drawing sektor ganda putra dikejuaraan All England 2022 terbilang kurang menguntungkan bagi Indonesia. Banyak atlet Tanah Air yang harus menjalani perang saudara di babak awal.

Tercatat terdapat empat ganda putra yang akan saling bertarung di babak awal. Di antaranya adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kontra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardhana/Yeremia Erich Yoche Rambitan kontra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.

Namun Kepala Pelatih Ganda Putra, Herry Iman Pierngadi menila lumrah hasil drawing tersebut. Menurut pria yang kerap dipanggil Naga Api itu, kejadian ini merupakan risiko yang harus diambil ketika mengirimkan banyak wakil.

“Menurut saya itu resiko kalau kita menurunkan banyak pasangan di satu turnamen. Ganda putra sekarang ada enam pasangan di All England, resikonya akan bertemu sendiri, tetapi kan tidak semua. Namun proses itu harus kita lewati karena peringkat tiga pasangan, Pramudya/Yeremia, Leo/Daniel dan Bagas/Fikri masih berada di 20-an. Jadi peluang bertemu sendiri besar,” tutur Herry dikutip dari pbsi.id.

Baca Juga:

BATC 2022: Tim Putra Masih Jauh dari Dewi Fortuna]

BATC 2022: Tim Putri Indonesia Berada di Podium Tertinggi BATC 2022:

“Ini adalah sebuah proses, nanti setelah banyak ikut bertanding dan rankingnya naik akan jarang saling bertemu di awal. Saya rasa semua negara juga sama, adakalanya mengalami hal-hal tersebut,” sambungnya.

Terkait hal ini, Herry yakin hasil drawing ini tidak akan memengaruhi mental anak asuhnya. Mereka tetap fokus pada persiapan menghadapi All England yang akan digelar pada 16-20 Maret mendatang.

“Persiapan sudah bagus. Bagi yang tidak ikut Kejuaraan Asia Beregu kemarin latihannya sudah kontinu. Tingg mematangkan pola makan dan jaga kondisi terutama Fajar/Rian yang akan main ke Jerman Terbuka dahulu. Target ganda putra di All Aengland ke final dulu, nanti di final apa pun bisa terjadi,” jelas Herry.

Sebagai informasi, unggulan pertama ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dijadwalkan akan berhadapan dengan wakil Korea Selatan, Cho Sol-gyu/SEO Seung-Jae. Sementara unggulan kedua,Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi wakil India, M.R Arjun/Dhtuv Kapila.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Bulu Tangkis All England

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan