Peran Besar Italia dalam Karier Legenda Chelsea, John Terry
BolaSkor.com - Dalam kariernya legenda Chelsea, John Terry menghabiskan sebagian besar karier profesional sebagai bek The Blues dari medio 1998-2017. Terry merupakan produk akademi West Ham United yang kemudian bermain di akademi Chelsea.
Pasca meninggalkan Chelsea Terry bermain sebentar untuk Aston Villa sebelum pensiun dan kini menjadi pelatih. Kariernya di dunia kepelatihan sudah dimulai selama tiga tahun di Aston Villa (2018-2021) sebagai asisten pelatih.
Lima titel Premier League, satu Liga Champions, dan lima Piala FA diraih Terry bersama Chelsea. Terry juga punya 78 caps dan enam gol dengan timnas Inggris. Pemain kelahiran Barking, 7 Desember 1980 merupakan salah satu bek legendaris yang dimiliki Inggris.
Pada masa primanya Terry punya jiwa kepemimpinan dengan kemampuan membaca permainan, disiplin, dan sulit dilalui lawan. Inggris tidak terkenal dengan budaya menelurkan bek-bek berkelas dunia seperti Italia.
Baca Juga:
8 Pemain yang Pernah Perkuat Chelsea dan Juventus
Akan tapi Italia punya peran besar dalam memengaruhi karier Terry. Dia mengakuinya kala berbicara kepada La Gazzetta dello Sport. Bahkan, Terry memuji keputusan Giorgio Chiellini kala menarik Bukayo Saka di final Piala Eropa 2020 antara Italia kontra Inggris.
“Saya memelajari Franco Baresi dan Paolo Maldini. Maldini adalah idola mutlak saya, dia membuat segalanya terlihat mudah. Tidak ada yang pernah memiliki gayanya," tutur John Terry.
“Chiellini dan Leonardo Bonucci adalah pemain terbaik di generasinya, mereka sudah menjadi dua legenda."
“Untuk melakukan apa yang dilakukan Chiellini pada Saka (di final Piala Eropa 2020) ... itu tidak mudah. Jika Anda hanya memikirkannya, jelas bahwa Anda adalah seorang legenda."
“Bagi saya, Inggris lebih unggul dari Italia, tetapi Azzurri memiliki sesuatu yang istimewa. Ketika saya melihat mereka menyanyikan lagu kebangsaan selama babak penyisihan grup, saya berpikir, ‘Inilah yang diinginkan para penggemar, berjuang bersama, dengan semangat dan pengorbanan.’ Pengalaman melakukan sisanya,” urai Terry.
Pemain-pemain dari Italia juga memiliki sejarah di Chelsea. Terry pun mengenal mereka seperti Gianluca Vialli dan Gianfranco Zola.
“Gianluca adalah orang pertama yang benar-benar percaya pada saya. Dia benci kalah, gerakannya luar biasa, seperti gairahnya. Dia memberikan segalanya untuk Chelsea, dia adalah contoh yang luar biasa," imbuh Terry.
“Zola adalah pria hebat lainnya, dia selalu membantu saya dan saya akan berterima kasih padanya selamanya. Terkadang, pada saat itu, kami tidak memiliki makanan setelah sesi latihan. Dia dan Vialli menyelesaikannya dengan membawa koki Italia."
“Kami menjadi terbiasa untuk memiliki kebiasaan makan yang benar, melakukan peregangan dan tidur lebih awal," pungkas Terry.
Arief Hadi
15.892
Berita Terkait
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan