Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penyerang MU Nilai Premier League Tak Lebih Baik dari Ligue 1

Edinson Cavani buat perbandingan sepak bola di Inggris dan Prancis.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 25 Februari 2021
Penyerang MU Nilai Premier League Tak Lebih Baik dari Ligue 1
Edinson Cavani (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Striker Manchester United Edinson Cavani membandingkan sepak bola di Prancis dengan Inggris, dalam hal ini antara Ligue 1 dan Premier League. Menurutnya sepak bola di Inggris tak lebih baik dari Prancis.

Cavani menjalani musim debut di Inggris setelah tujuh tahun bermain di Prancis dengan PSG (Paris Saint-Germain). Seyognya Premier League terkenal sebagai liga terbaik dunia karena persaingan yang ketat.

Akan tapi Cavani (34 tahun) tidak melihat perbedaan itu. Menurutnya dari sudut pandang pesepak bola profesional perbedaan kultur itu hanya masalah mindset (pola pikir). Semua kultur sepak bola di Eropa dinilai Cavani tak jauh berbeda.

Baca Juga:

Lingard Bisa Jadi 'Senjata' MU untuk Rekrut Gelandang West Ham

Paul Pogba Ungkap Seberapa Spesial Edinson Cavani untuk Manchester United

Kisah di Balik Kegagalan Ferguson Bantu Man United Rekrut Cavani

Edinson Cavani

"Saya percaya bahwa salah satu hal yang selalu saya katakan tentang sepak bola adalah bahwa semua liga memiliki karakteristik yang berbeda, dan itu bukan alasan yang satu lebih rendah dari yang lain," terang Cavani.

"Jangan lupa bahwa salah satu finalis terakhir Liga Champions adalah tim Prancis. Jadi, ada hal-hal yang sepak bola, bagi saya, adalah sepak bola, tidak peduli di mana Anda bermain, dengan siapa Anda bermain. Itu penting seberapa banyak Anda bermain, seberapa banyak Anda menempatkan di lapangan, Anda mendedikasikan diri."

"Bagi saya, ini murni persaingan, dari semua sisi, dengan karakteristik berbeda. Saya tidak melihat bahwa di Inggris segalanya lebih baik daripada di Prancis, yang lebih baik daripada di Portugal."

"Tidak, karena Anda bisa menghadapi tim dari Portugal dan kalah. Kemudian, bermain melawan tim Inggris dan menang.

"Sepak bola adalah sepak bola, meski pun saat ini telah menjadi bisnis yang sangat besar, dengan tim yang bergantung pada tiket memiliki kekuatan ekonomi, dengan pemasaran dan visibilitas yang dapat dimiliki."

"Mereka mencoba menggunakan ini untuk menunjukkan apa yang dapat ditawarkan setiap negara. Tapi, bagi saya, saya sudah mengatakan apa yang saya pikirkan," pungkas dia.

Alasan Gabung Manchester United

Cavani juga membeberkan alasan memilih MU selepas pergi dari PSG. Pilihan itu menurutnya tidak sulit ketika berbicara dengan sang agen.

"Saat itu, karena saya bebas, banyak hal yang dibicarakan. Saudaraku, sebagai perwakilan saya, untuk menghormati klub, karena untuk pekerjaan mereka sering memanggilnya dan ada banyak orang, baik orang dari klub atau klub lain untuk berbicara," imbuh Cavani.

"Dia tidak pernah menutup pintu apapun, karena rasa hormat, belum tentu karena ada minat untuk pergi. Ini terbuka dan memungkinkan banyak orang untuk mulai memberikan pendapat mereka dan mengatakan bahwa Cavani akan pergi ke sana-sini."

"Itu adalah saat ketika ada banyak pembicaraan dan di mana ada banyak kedatangan dan kepergian, sesuatu yang lebih internal dengan saudara saya."

"Dan kami memutuskan untuk datang ke Manchester, itu adalah sesuatu yang telah kami bicarakan, ada minat ini, bukan hari ini, tetapi dari waktu yang dekat dan sedikit lebih jauh, seperti lima tahun. Ada minat dan kami memutuskan: 'Tidak, ayo pergi ke klub hebat ini'," urai dia.

Breaking News Edinson Cavani Manchester United Premier League Ligue 1

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Bagikan