Penyerang MU Nilai Premier League Tak Lebih Baik dari Ligue 1
BolaSkor.com - Striker Manchester United Edinson Cavani membandingkan sepak bola di Prancis dengan Inggris, dalam hal ini antara Ligue 1 dan Premier League. Menurutnya sepak bola di Inggris tak lebih baik dari Prancis.
Cavani menjalani musim debut di Inggris setelah tujuh tahun bermain di Prancis dengan PSG (Paris Saint-Germain). Seyognya Premier League terkenal sebagai liga terbaik dunia karena persaingan yang ketat.
Akan tapi Cavani (34 tahun) tidak melihat perbedaan itu. Menurutnya dari sudut pandang pesepak bola profesional perbedaan kultur itu hanya masalah mindset (pola pikir). Semua kultur sepak bola di Eropa dinilai Cavani tak jauh berbeda.
Baca Juga:
Lingard Bisa Jadi 'Senjata' MU untuk Rekrut Gelandang West Ham
Paul Pogba Ungkap Seberapa Spesial Edinson Cavani untuk Manchester United
Kisah di Balik Kegagalan Ferguson Bantu Man United Rekrut Cavani
"Saya percaya bahwa salah satu hal yang selalu saya katakan tentang sepak bola adalah bahwa semua liga memiliki karakteristik yang berbeda, dan itu bukan alasan yang satu lebih rendah dari yang lain," terang Cavani.
"Jangan lupa bahwa salah satu finalis terakhir Liga Champions adalah tim Prancis. Jadi, ada hal-hal yang sepak bola, bagi saya, adalah sepak bola, tidak peduli di mana Anda bermain, dengan siapa Anda bermain. Itu penting seberapa banyak Anda bermain, seberapa banyak Anda menempatkan di lapangan, Anda mendedikasikan diri."
"Bagi saya, ini murni persaingan, dari semua sisi, dengan karakteristik berbeda. Saya tidak melihat bahwa di Inggris segalanya lebih baik daripada di Prancis, yang lebih baik daripada di Portugal."
"Tidak, karena Anda bisa menghadapi tim dari Portugal dan kalah. Kemudian, bermain melawan tim Inggris dan menang.
"Sepak bola adalah sepak bola, meski pun saat ini telah menjadi bisnis yang sangat besar, dengan tim yang bergantung pada tiket memiliki kekuatan ekonomi, dengan pemasaran dan visibilitas yang dapat dimiliki."
"Mereka mencoba menggunakan ini untuk menunjukkan apa yang dapat ditawarkan setiap negara. Tapi, bagi saya, saya sudah mengatakan apa yang saya pikirkan," pungkas dia.
Alasan Gabung Manchester United
Cavani juga membeberkan alasan memilih MU selepas pergi dari PSG. Pilihan itu menurutnya tidak sulit ketika berbicara dengan sang agen.
"Saat itu, karena saya bebas, banyak hal yang dibicarakan. Saudaraku, sebagai perwakilan saya, untuk menghormati klub, karena untuk pekerjaan mereka sering memanggilnya dan ada banyak orang, baik orang dari klub atau klub lain untuk berbicara," imbuh Cavani.
"Dia tidak pernah menutup pintu apapun, karena rasa hormat, belum tentu karena ada minat untuk pergi. Ini terbuka dan memungkinkan banyak orang untuk mulai memberikan pendapat mereka dan mengatakan bahwa Cavani akan pergi ke sana-sini."
"Itu adalah saat ketika ada banyak pembicaraan dan di mana ada banyak kedatangan dan kepergian, sesuatu yang lebih internal dengan saudara saya."
"Dan kami memutuskan untuk datang ke Manchester, itu adalah sesuatu yang telah kami bicarakan, ada minat ini, bukan hari ini, tetapi dari waktu yang dekat dan sedikit lebih jauh, seperti lima tahun. Ada minat dan kami memutuskan: 'Tidak, ayo pergi ke klub hebat ini'," urai dia.
Arief Hadi
16.213
Berita Terkait
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Ketimbang Solskjaer, Carrick Terdepan Latih Manchester United
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan