Penyebab Mandeknya Prestasi Timnas Indonesia Sudah 'Diramal' 27 Tahun Lalu

Hal tersebut 'diramal' oleh pelatih terakhir yang sukses bawa Timnas Indonesia berprestasi.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 23 November 2018
Penyebab Mandeknya Prestasi Timnas Indonesia Sudah 'Diramal' 27 Tahun Lalu
Timnas Indonesia saat takluk 2-4 dari Thailand. (AFFSuzukiCup.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Indonesia harus tersingkir dari babak penyisihan grup Piala AFF 2018. Kegagalan ini merupakan keempat kalinya, dalam 12 edisi Piala AFF yang tak pernah absen diikuti Skuat Garuda. Sebelumnya, Timnas Indonesia gagal lolos dari babak penyisihan grup pada Piala AFF 2007, 2012, dan 2014.

Hal ini tentu menjadi penyambung rangkaian kegagalan Timnas Indonesia Senior dalam berprestasi. Terakhir kali, prestasi Timnas Indonesia diraih kala merebut medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Kala itu, Timnas Indonesia digawangi empat pemain senior saja, yakni Ferril (Raymond), Hattu, Robby Darwis, Hanafing, dan Edy Harto. Sisanya pemain muda di bawah 23 tahun, salah satunya Widodo Cahyono Putro.

Uniknya, sang pelatih Timnas Indonesia saat itu, Anatoli Polosin, mengeluarkan statment yang menjadi ramalan penyebab mandeknya prestasi Skuat Garuda saat ini. Pelatih asal Rusia tersebut seperti meramal salah satu penyebab mandeknya prestasi Timnas Indonesia hingga saat ini, yang terus terulang terjadi.

Penyebab tersebut di antaranya persiapan mepet hingga uji coba minim dengan tim-tim kuat luar negeri, dalam mempersiapkan skuat Timnas Indonesia yang matang. Hal itu tercermin dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Di mana, pasukan Bima Sakti hanya melakukan persiapan 6 hari sebelum kick off Piala AFF 2018. Uji coba hanya dilakukan melalui laga kandang, tanpa tandang. Lawan-lawannya tentu saja levelnya masih setara, bahkan di bawah Timnas Indonesia. Ada Mauritius (1-0), Myanmar (3-0), dan Hong Kong (1-1).

"Kalau memang ingin maju, para pemain Indonesia harus lebih sering bertemu tim-tim luar negeri. Selain itu, jangan berharap dengan persiapan singkat bisa punya kesebelasan hebat," kata Anatoli Polosin menjelang SEA Games 1991 berlangsung, dilansir dari Litbang Kompas Gramedia.

"Juara itu sulit ditemukan. Namun, pemain sepak bola bagus bisa diciptakan," demikian ucapan pria yang meninggal dunia pada 11 September 1997 kala itu.

Timnas Indonesia Piala AFF 2018 Breaking News Anatoli Polosin

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Dugaan ini muncul setelah adanya surat yang meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan, terhadap sejumlah hal janggal dalam penampilan Laos di Grup B Piala AFF 2026.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 14 Agustus 2026
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Timnas
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Prabowo mendorong kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta tertentu. Pemain sepak bola diaspora menjadi salah satu yang berpotensi mendapat manfaat.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Inggris
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Di era Premier League, hanya delapan dari 34 pemenang Charity Shield atau Community Shield yang berhasil menjadi juara Premier League.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Inggris
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Premier League 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan membuat pertandingan lebih cepat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Inggris
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Arsenal mulai bergerak untuk merampingkan skuad pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Prediksi Chelsea vs Real Sociedad di Stamford Bridge, Sabtu (15/8) pukul 20.00 WIB. Simak statistik, H2H, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Inggris
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Pelatih Michael Carrick mengakui Manchester United masih membutuhkan tambahan pemain di beberapa posisi sebelum jendela transfer ditutup.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Liga Indonesia
Persija Jakarta Lanjutkan Kerja Sama, The Jakmania Dijamin Gak Kelaparan
Persija Jakarta resmi memperpanjang kerja sama dengan Se’Indonesia hingga 2028. Logo Se’Indonesia tetap menghiasi jersey Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Persija Jakarta Lanjutkan Kerja Sama, The Jakmania Dijamin Gak Kelaparan
Timnas
Sukses Operasi Lutut, Marselino Ferdinan Siap Kembali Lebih Kuat demi Timnas Indonesia
Marselino Ferdinan jalani operasi lutut di Spanyol pasca cedera saat TC Bali. Sang gelandang siap fokus pemulihan demi kembali ke Timnas Indonesia.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Sukses Operasi Lutut, Marselino Ferdinan Siap Kembali Lebih Kuat demi Timnas Indonesia
Italia
Kabar Gembira untuk Milanisti, Rafael Leao Akan Bertahan
Masa depan Rafael Leao di AC Milan berubah. Minimnya tawaran membuat winger Portugal itu berpeluang bertahan di San Siro pada musim 2026-2027.
Johan Kristiandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Kabar Gembira untuk Milanisti, Rafael Leao Akan Bertahan
Bagikan