Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penilaian 5 Pelatih Top Eropa Mengenai Ralf Rangnick

Ralf Rangnick sudah tiba di Inggris untuk melatih Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 03 Desember 2021
Penilaian 5 Pelatih Top Eropa Mengenai Ralf Rangnick
Ralf Rangnick dan Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Michael Carrick telah menuntaskan tugasnya sebagai pelatih interim menggantikan Ole Gunnar Solskjaer yang dipecat di Manchester United. Tongkat estafet kepelatihan kini dipegang pelatih asal Jerman, Ralf Rangnick.

Carrick menjalankan tugasnya dengan baik di tiga laga kontra Villarreal, Chelsea, dan Arsenal. Man United menang 2-0 atas Villarreal di Spanyol dan memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions, lalu menahan imbang 1-1 pemuncak klasemen sementara Premier League (Chelsea).

Teranyar, Man United menang 3-2 atas Arsenal di Old Trafford dalam lanjutan laga Premier League, Jumat (03/12) dini hari WIB. Carrick meninggalkan United dengan catatan bagus dari ketiga laga tersebut.

Baca Juga:

Ralf Rangnick Diminta Gembleng Marcus Rashford

3 Dosa Solskjaer yang Berhasil Ditebus Michael Carrick

Amadou Haidara, Pemain Bidikan Rangnick yang Dapat Mengubah Permainan Man United

Rangnick sudah tiba di Inggris setelah mengurusi visa dan izin kerja. Kini mantan pelatih Hoffenheim, Schalke, dan RB Leipzig akan memulai tugasnya dalam membangkitkan United dengan kontraknya sebagai manajer interim hingga akhir musim 2021-2022.

Rangnick bukan manajer atau pelatih bergelimang trofi, tapi reputasinya cukup terkenal khususnya di Jerman. Merangkum dari laman resmi Man United, berikut penilaian lima pelatih top Eropa mengenai Rangnick.

1. Thomas Tuchel

Sukses besar di Chelsea pada periode singkat meraih titel Liga Champions dan Piala Super Eropa. Thomas Tuchel sebelumnya juga pernah membesut Borussia Dortmund dan PSG (Paris Saint-Germain). Tuchel memulai karier kepelatihan pada 2000 dan dijadikan asisten pelatih Rangnick di Stuttgart.

“Dia banyak membantu saya karena dia adalah pelatih saya dan kemudian dia adalah salah satu tokoh utama yang meyakinkan saya untuk mencoba melatih, jadi dia memiliki pengaruh besar pada kita semua saat ini," tutur Tuchel.

"Dia menunjukkan kepada kita bahwa tidak perlu mengikuti orang ke toilet dalam pertandingan sepak bola karena itulah keyakinannya: bahwa para bek mengikuti striker mereka ke mana pun mereka pergi, tetapi dia menunjukkan bahwa mungkin untuk bertahan di sebuah zona.”

2. Jurgen Klopp

Sukses dengan Borussia Dortmund dan saat ini melatih Liverpool, juga sukses memberikan titel Liga Champions dan trofi liga setelah 30 tahun lamanya. Rangnick juga punya pengaruh dalam filosofi gegenpress Klopp.

“Ya, sayangnya, pelatih yang bagus akan datang ke Inggris, ke Manchester United. Begitulah. Dia jelas seorang manajer yang sangat, sangat berpengalaman," papar Klopp.

"Dia membangun dua klub yang paling terkenal entah dari mana untuk ancaman yang tepat dan kekuatan yang tepat di Jerman dengan Hoffenheim dan Leipzig."

"Dia telah melakukan banyak pekerjaan berbeda dalam sepak bola tetapi selalu perhatian pertamanya adalah menjadi pelatih sebenarnya, menjadi manajer, dan itulah keterampilan terbaiknya," ujar Klopp.

"United akan terorganisir, saya pikir, di lapangan. Saya pikir kita harus menyadari itu dan itu jelas bukan kabar baik bagi tim lain.”

3. Jesse Marsch

Saat ini menjadi pelatih RB Leipzig menggantikan Julian Nagelsmann dan pernah jadi asisten pelatih Rangnick di Leipzig pada 2018-2019. Setelahnya Marsch melatih dua musim di Salzburg.

“Mengenalnya kemudian memperkenalkan saya pada lebih banyak detail dalam permainan, dan cara berpikir yang lebih dalam tentang sepak bola. Dia telah menjadi pengaruh besar pada saya dan filosofi saya," ucap Marsch.

"Tidak mengherankan bagi saya bahwa begitu banyak pelatih sukses – seperti Thomas Tuchel, Ralph Hasenhuttl, Jurgen Klopp dan Julian Nagelsmann – telah belajar dari Ralf."

"Intensitas yang dia tuntut dari para pemainnya menular. Gaya sepak bola modernnya memiliki dampak besar pada begitu banyak klub dan pelatih yang berbeda di Jerman.”

4. Oliver Glasner

Pernah menjadi asisten pelatih Rangnick di Salzburg pada 2012. Kini Glasner melatih Eintrancht Frankfurt dan pernah membesut LASK dan juga Wolfsburg.

“Ralf adalah seseorang yang suka bergerak, 24 jam sehari. Saya suka dorongannya untuk meningkatkan dan mengembangkan berbagai hal, dan perhatiannya terhadap detail," ujar Glasner.

"Dia sangat, sangat menuntut, tetapi tidak pernah bersifat pribadi. Dia ingin proyek itu terus berlanjut. Saya ingat pernah menang 7-0 dan dia tidak sepenuhnya senang. Dia merasa kami bisa mencetak empat atau lima gol lagi.”

5. Julian Nagelsmann

Pelatih muda berbakat Jerman dengan potensi besar jadi salah satu yang terbaik di Eropa. Nagelsmann dibawa Rangnick ke Leipzig pada 2019 kala Rangnick jadi Direktur Olahraga. Nagelsmann saat ini melatih Bayern Munchen.

“Saya mengirim pesan kepadanya dan mengatakan kepadanya bahwa saya pikir itu bagus. Dia akan melakukannya dengan sangat baik untuk United dengan cara dia bermain sepak bola," tutur Nagelsmann.

"Saya percaya mereka akan memainkan permainan yang bagus dalam beberapa minggu ke depan dan saya berharap dia akan tinggal di sana lebih lama daripada hanya musim panas mendatang.”

Breaking News Ralf Rangnick Manchester United Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Bentuk calon bintang masa depan Timnas Indonesia lewat festival Grassroot.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Agustus 2026
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Liga Indonesia
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Erick Thohir menyebut Indonesia semakin dipercaya menjadi tuan rumah laga pramusim klub-klub dunia seperti Chelsea, AC Milan, Aston Villa, dan Brisbane Roar. Erick Optimistis industri sepak bola nasional akan terus berkembang.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Timnas
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Erick Thohir buka suara usai Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026. PSSI memastikan akan melakukan evaluasi demi menghadapi turnamen berikutnya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Timnas
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Simak 4 fakta menarik setelah Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 usai ditahan imbang Singapura, termasuk rekor tanpa gelar dan catatan fase grup.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Timnas Indonesia finis di peringkat 3 klasemen akhir Grup A Piala AFF 2026 usai bermain imbang melawan Singapura dan gagal lolos ke semifinal.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Hasil akhir
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Ragnar Oratmangoen mencetak gol, tetapi Ilhan Fandi menyamakan kedudukan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Sosok
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Mengenal Cristian Orozco, gelandang muda Kolombia berusia 18 tahun yang resmi direkrut Manchester United dari Fortaleza CEIF.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Mengenal Cristian Orozco, Rekrutan Baru Manchester United Berusia 18 Tahun
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Analisis
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Persija Jakarta menutup Piala Presiden 2026 di peringkat ketiga. Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Denis Kolinger, dan Fabio Calonego tampil sebagai pemain paling menonjol.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Bagikan