Pengakuan Marko Arnautovic, Remehkan Sepak Bola China hingga Tak Jaga Kondisi Tubuh
BolaSkor.com - Marko Arnautovic sudah lebih dari setahun berkarier di Liga Super China bersama Shanghai SIPG. Mantan pemain West Ham United itu pun menceritakan pengalaman menariknya berkarier di Negeri Tirai Bambu.
Arnautovic tentu tidak menyangka harus meninggalkan ketatnya persaingan sepak bola Eropa untuk berkarier di China. Padahal ia sempat digadang-gadang memiliki kualitas setara Cristiano Ronaldo.
Sayang, ambisinya membela klub besar Eropa tak juga kesampaian. Maka ia tak menolak begitu Shanghai SIPG memberikan tawaran dengan nilai gaji fantastis.
Baca Juga:
Klub China Punya Aset Lebih Besar dari Real Madrid dan Manchester United
Dampak Virus Corona kepada Liga Super China dan Sepak Bola Asia
Mantan Target Manchester United Ingin Kembali ke Inter Milan
Arnautovic resmi bergabung dengan Shanghai SIPG pada Juli 2019. Namun ia mengaku sempat meremehkan sepak bola China dan Asia.
Pemain berkebangsaan Austria itu sempat ogah-ogahan dalam berlatih. Ia juga tidak menjaga pola hidup termasuk makanan dan waktu tidurnya.
"Saya meremehkan sepak bola China. Saya tidak berlatih dan tidak menjaga tubuh saya," kata Arnautovic dilansir dari Beanyman Sports.
"Saya makan di waktu yang salah dan meminum minuman bersoda yang tidak baik untuk tubuh. Saya pergi tidur pada pukul 6 atau 7 pagi lalu bangun jam 3 atau 4 sore, pergi latihan dan begadang lagi sepanjang malam."
Hebatnya, Arnautovic masih mampu mencetak sembilan gol dari sebelas laga pada paruh kedua Liga Super China 2019. Ia bahkan sudah mampu mencatatkan namanya di papan skor pada laga debut.
Namun Arnautovic akhirnya sadar perilakunya tersebut adalah sebuah kesalahan. Ia kemudian mulai memperbaiki pola hidupnya dan berambisi mempersembahkan trofi untuk Shanghai SIPG.
"Sekarang saya hanya berpikir bahwa klub ingin saya datang, bermain bagus, bermain untuk meraih gelar. Saya berubah karena saya perlu bermain lebih baik untuk terus bermain di sini," tambahnya.
Performa Arnautovic terbukti terus meningkat musim ini. Dari tujuh laga yang baru digelar, ia sudah mencetak empat gol dan satu assist.
Pengalaman Arnautovic tersebut nampak juga dialami mayoritas bintang yang hijrah ke China. Tak heran jika banyak dari mereka yang performanya menurun drastis sehingga sulit mencari klub lagi untuk kembali berkarier di Eropa.
6.514
Berita Terkait
Karena Taktik Bola Mati Arsenal, PGMOL Didesak Lakukan Perubahan Aturan
John Herdman Tampung Masukan Pemain Timnas Indonesia untuk Tentukan Asisten Pelatih
Arne Slot di Ujung Tanduk, Liverpool Sudah Kontak Xabi Alonso
Alaeddine Ingin Buka Keran Gol di Persija saat Tandang ke Markas Persita
Persija Jakarta dan Alan Cardoso Sepakat Berpisah
Mantan Presiden FIFA Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS
Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 Jadi Target Pelatih Indonesia Hector Souto
Hukuman Tujuh Pemain Naturalisasi Malaysia Ditangguhkan Pengadilan
Bayern Munchen Bahas Perpanjangan Kontrak Harry Kane
Satu Hal yang Membuat Arne Slot Akan Dipecat Liverpool