Pengakuan Emile Smith Rowe: Ditolak Chelsea karena Terlalu Kurus
BolaSkor.com - Emile Smith Rowe menjelma menjadi bintang baru Arsenal. Yang mengejutkan, ia ternyata pernah ditolak Chelsea.
Titik balik karier Smith Rowe terjadi saat Arsenal menjamu Chelsea pada Premier League musim lalu. Pemain yang saat itu menginjak usia 20 tahun secara mengejutkan ditampilkan sebagai starter.
Laga ini sebenarnya sangat krusial bagi karier Mikel Arteta. Kalah dari Chelsea bisa membuatnya dipecat dari kursi manajer.
Namun Smith Rowe menjawab kepercayaan tersebut dengan maksimal. Ia tampil memukau dengan membukukan satu assist untuk membawa Arsenal menang 3-1.
Baca Juga:
Mesut Ozil Sudah Tunjuk Pewarisnya di Arsenal
Bursa Transfer Arsenal: Balas Dendam ke Villa, Tawaran Ditolak Brighton
Sejak saat itu, satu tempat di skuat utama Arsenal menjadi milik Smith Rowe. Jelang musim 2021-2022 bergulir, ia bahkan mendapat kehormatan mewarisi nomor punggung 10 yang keramat peninggalan Mesut Ozil.
Sebelum laga krusial tersebut, Smith Rowe punya kisah lain yang berkaitan dengan Chelsea. Dirinya pernah melakukan trial bersama The Blues sebelum masuk akademi Arsenal.
Namun Smith Rowe gagal menarik perhatian tim pelatih junior Chelsea. Faktor fisik diyakini menjadi alasan utamanya.
“Saya bermain untuk tim lokal saya dan salah satu teman saya dipanggil ke Chelsea. Ibu temannya itu lucunya, mengenal salah satu pemandu bakat dan meminta untuk menguji penampilan saya," kata Smith Rowe dilansir dari Daily Mail.
"Jadi saya masuk selama sekitar tiga atau empat minggu, tetapi pada saat itu saya cukup kecil, sangat kurus dan terus-menerus kehilangan bola. Semua orang di sana begitu mengandalkan fisik."
“Saya tidak cukup terlibat dan menyentuh bola. Itu yang saya rasakan saat itu, kenapa saya tidak masuk," tambahnya.
Setelah gagal memikat Chelsea, Smith Rowe kemudian masuk akademi Arsenal. Ia langsung merasa cocok karena filosofi The Gunners lebih mengandalkan teknik ketimbang fisik.
"Saya pergi ke Arsenal dan itu lebih tentang mengoper bola dan menghubungkan satu sama lain. Mereka tampaknya tidak peduli dengan fisik saya, tetapi seiring bertambahnya usia, saya menjadi lebih kuat," kata Smith Rowe lagi.
Meski begitu, bukan berarti jalan Smith Rowe untuk menembus skuat utama Arsenal mulus begitu saja. Ia sempat mengalami masa-masa sulit saat menjalani masa peminjaman di RB Leipzig pada 2019 silam.
Smith Rowe kesulitan untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya di Jerman. Pengalaman tersebut nyatanya membantunya menjadi lebih dewasa.
“Leipzig adalah periode yang membuat frustrasi karena saya pindah ke Jerman sendiri tanpa keluarga. Itu sulit tetapi saya tidak menyesal pergi ke sana sama sekali," tegasnya.
6.514
Berita Terkait
Ditahan Imbang Bekasi City, Garudayaksa FC Siap Bangkit dari Panceklik Kemenangan dengan Pemain Baru
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Merebutkan Takhta Juara Paruh Musim
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Napoli: Panas di Papan Atas
Prediksi dan Statistik Fiorentina vs AC Milan: Rossoneri Rawan Tergelincir
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal