BolaSkor.com - Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, buka suara terkait kegagalan Italia menembus Piala Dunia 2026. Menurutnya, proses perbaikan harus dimulai dengan mengganti ketua FIGC, Gabriele Gravina.
Timnas Italia kembali ke lembah hitam setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina dalam perebutan satu tiket putaran final Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Menilik 7 Pemain Termahal Timnas Italia: Inter Milan Punya Empat
Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Keterpurukan Juventus Dianggap Berpengaruh
Mantan AC Milan Soroti Mental Timnas Italia Hadapi Duel Krusial
View this post on Instagram
Italia yang sempat unggul terlebih dahulu justru kalah dalam adu tendangan penalti melawan Bosnia.
Akibatnya, Italia kini gagal beraksi pada tiga edisi terakhir Piala Dunia.
Ketua FIGC Harus Tanggung Jawab
Hasil tersebut membuat pemerintah Italia gerah. Melalui menteri olahraga, wacana menggulingkan ketua FIGC mulai didengungkan.
"Saya berterima kasih kepada tim dan pelatih atas komitmen yang mereka tunjukkan tadi malam, tetapi jelas bahwa sepak bola Italia perlu dibangun kembali, dan proses ini harus dimulai dengan pembaharuan kepemimpinan FIGC," kata Abodi dalam sebuah pernyataan yang dikutip Football Italia.
"Sepak bola adalah olahraga. Pada masa krisis militer dan ekonomi seperti ini, seharusnya tidak dibebani dengan makna yang berlebihan."
"Di sisi lain, tidak dapat disangkal bahwa sepak bola lebih dari sekadar olahraga, terutama di Italia, di mana sepak bola telah menjadi bagian dari budaya populer, ritual komunal, dan sumber prestise internasional."
"Saya sedih memikirkan ada generasi anak-anak dan anak muda yang belum pernah merasakan sensasi menonton tim nasional bermain di Piala Dunia."