Timnas Italia (X/Azzurri)
Dalam konferensi persnya, Gabriele Gravina menyatakan tidak berniat meninggalkan jabatan sebagai ketua FIGC.
Apalagi, ia baru terpilih kembali pada awal 2025. Total, Gravina telah memimpin FIGC dari 2018 hingga saat ini.
Kendati demikian, pernyataan itu tidak membuat pemerintah Italia gentar. Gravina dianggap harus memikul tanggung jawab.
"Pemerintah telah secara nyata menunjukkan, selama bertahun-tahun, komitmennya terhadap seluruh gerakan olahraga Italia," tegas Abodi.
"Atlet-atlet kita telah memberi kita kepuasan yang luar biasa di berbagai disiplin ilmu. Saya menganggap tidak adil secara objektif untuk menyangkal tanggung jawab sendiri atas kegagalan ketiga berturut-turut lolos ke Piala Dunia dengan menuduh lembaga-lembaga melakukan kekurangan dan meremehkan pentingnya level profesional di olahraga lain."
"Kami akan terus, seperti yang telah kami lakukan selama ini, menjalankan tanggung jawab lembaga-lembaga tersebut, tetapi yang dibutuhkan adalah tanggung jawab, kemanusiaan, dan rasa hormat dari semua orang."
"Italia harus kembali menjadi Italia, bahkan di sepak bola dunia," ujar Abodi.