Pemain Persija Putri Naomi Nielsen Beri Pendapat tentang Sosok dan Perjuangan RA Kartini
BolaSkor.com - Raden Adjeng (R.A.) Kartini memang menjadi salah satu tokoh emansipasi wanita di Indonesia. Sosok Kartini menjadi alasan dan pemantap banyak orang untuk memutuskan terjun di dunia olahraga.
Salah satu pemain Persija Jakarta Putri, Naomi Nielsen. Ia menyebutkan Kartini memiliki peran penting untuk para wanita di Indonesia. Ia berpendapat bahwa banyak wanita mungkin tak mengeyam pendidikan jika tidak ada Kartini di Indonesia.
Kartini memang dianggap menjadi pahlawan untuk para wanita di Indonesia. Lewat bukunya yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini menjadi inspirasi bahwa wanita tidak hanya menjadi ibu rumah tangga saja, tapi bisa lebih.
Baca Juga:
Jalani Karantina Mandiri, Naomi Nielsen Isi Waktu dengan Main Piano
Tips Naomi Nielsen Hadapi Virus Corona, Coba Hal Baru dan Banyak Minum Air Putih
“Menurut saya, jika tidak ada Kartini, wanita indonesia tidak akan bisa mempunyai akses untuk pergi ke sekolah, bukan hanya itu, tetapi wanita akan selalu menjadi ibu rumah tangga dan tidak akan pernah mempunyai kredibilitas untuk mempunyai pekerjaan,” ujar Naomi kepada BolaSkor.com.
“Mungkin jika tidak ada Kartini ada wanita lain yang melakukan apa yang Kartini lakukan. Tetapi mungkin juga tidak ada wanita yang berani mengeluarkan pendapat mereka, bahwa wanita mempunyai hak untuk sekolah,” tambahnya.
Naomi Nielsen menjelaskan bahwa sekolah sangat penting. Apalagi profesi sebagai pesepak bola putri di Indonesia itu masih dipandang sebelah mata.
“Sekolah itu penting sekali untuk saya. Di Indonesia, sepak bola wanita masih kurang berkembang. Walaupun bisa masuk tim di sini, kalau mau masuk tim professional di luar negeri, akan sulit sekali,” tutur wanita blasteran Denmark tersebut.
“Jadi sekolah harus jadi prioritas pertama saya. Biar kalau tidak bisa maju dengan sepak bola, saya tetap bisa jelajahi karier lain. Sekolah mengajarkan tentang banyak hal dan sekolah paling penting buat saya kalau mau jadi wanita yang berhasil di masa depan,” pungkasnya.
Hadi Febriansyah
4.870
Berita Terkait
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini
Link Streaming Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Live Sebentar Lagi
Nostalgia - Identitas Merah-Putih Kejayaan Persija Jakarta
Detail Kesepakatan Persija dengan Rizky Ridho, soal Abroad hingga Tidak Dilepas ke Sesama Klub Indonesia