Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pelatih Madura United Klaim Provokasi Pemain PSIS Jadi Biang Kericuhan

Laga Madura United Vs PSIS Semarang sempat dihentikan enam menit.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 27 November 2018
Pelatih Madura United Klaim Provokasi Pemain PSIS Jadi Biang Kericuhan
Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera. (BolaSkor.com/Kristian Joan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Madura United gagal lagi mencapai target poin penuh di kandang sendiri, dalam lanjutan pekan ke-32 Liga 1 2018. Menghadapi PSIS Semarang, tim Laskar Sapeh Kerrab ditahan imbang 2-2 pada laga di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (26/11).

Tak hanya rugi kehilangan dua angka di kandang, laga itu sempat mencoreng muka Madura United. Pasalnya, sempat terjadi kericuhan kecil di ujung pertandingan, tepatnya setelah Nusur Fadillah menunjuk titik putih bagi tim tuan rumah di menit 86.

Wasit asal Jakarta itu menilai Jandia Eka Putra melakukan pelanggaran dengan menghentikan laju Greg Nwokolo saat melakukan serangan. Kericuhan pun terjadi setelah pemain PSIS melakukan protes dan disikapi dengan emosi tinggi dari pemain Madura United.

Setelah terhenti sekitar 6 menit, penalti itu berhasil diselesaikan oleh Fabiano Beltrame sehingga menghindarkan Madura United dari kekalahan di depan suporternya sendiri. Sebelumnya, PSIS dua kali unggul melalui gol Bruno Silva di menit 37 dan Bayu Nugroho menit 67, namun sempat dibalas oleh Fabiano di menit 56.

Laga Madura United versus PSIS Semarang sempat ricuh di menit akhir. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

"Pemain terprovokasi tim lawan, yang sering mengulur waktu dengan terjatuh terus. Sehingga, mereka kehilangan kontrol emosi," papar pelatih Madura United, Gomes De Oliviera.

"Seharusnya, (kericuhan) itu tidak terjadi. Pemain bisa tetap fokus untuk memenangi pertandingan, di mana kami bisa menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang bagus," tambahnya.

Imbas dari tingginya emosi itu pun sudah terhampar di depan mata. Kekuatan Madura United terancam pincang saat menantang Perseru Serui nanti, lantaran sejumlah pemainnya absen akibat akumulasi kartu kuning.

Kerasnya jalannya pertandingan itu membuat Nusur Fadillah mengganjar pemain kedua tim dengan 8 kartu kuning. Madura United mendapat hukuman paling banyak dengan 5 kartu, sedangkan sisanya untuk pemain PSIS. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Madura)

Madura united PSIS Semarang Liga 1 Breaking News Gomes de oliviera

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan