Pecat Antonio Conte, Keputusan Tottenham Hotspur Sudah Tepat

Tottenham Hotspur sudah tepat pecat Antonio Conte.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 29 Maret 2023
Pecat Antonio Conte, Keputusan Tottenham Hotspur Sudah Tepat
Antonio Conte dan Fabio Paratici (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Satu setengah tahun lebih. Itulah waktu melatih Antonio Conte sebagai pelatih Tottenham Hotspur. Ia datang membesut tim pada 2 November 2021, menggantikan Nuno Espirito Santo, dan dipecat pada 26 Maret 2023.

Pada musim pertamanya melatih Tottenham, Conte (53 tahun) membawa Tottenham lolos Kualifikasi Liga Champions melewati Arsenal dan di musim kedua segalanya berubah, khususnya karena performa Tottenham angin-anginan.

Klimaksnya terjadi pada 18 Maret 2023 setelah laga Tottenham kontra Southampton berakhir imbang 3-3. Conte tak menahan ucapannya di sesi konferensi pers menilai pemain timnya egois, tidak berkomitmen, dan menilai 'budaya' klub di mana Tottenham tak terbiasa memenangi trofi.

Pro kontra muncul dan ada juga yang memahami maksud ucapan Conte, mengingat ia pelatih juara yang pernah sukses dengan Juventus, Chelsea, dan Inter Milan. Tetapi ada juga yang mengkritik Conte terlalu banyak mengeluh dan hal itu tak seharusnya diucapkan di depan publik.

Baca Juga:

Atas Kesepakatan Bersama, Antonio Conte Resmi Tinggalkan Tottenham Hotspur

Luis Enrique Cocok Latih Tottenham Hotspur

3 Calon Pengganti Antonio Conte di Tottenham Hotspur

Alhasil manajemen Tottenham tidak 'tidur' melihatnya dan mengambil keputusan mengakhiri kerja sama. Pasca pernyataan dari klub kini giliran Direktur Olahraga Tottenham, Fabio Paratici, angkat bicara.

Paratici kompatriot Conte karena sama-sama dari Italia dan pernah bekerja sama di Juventus. Menurutnya, perpisahan itu jadi keputusan bagus bagi kedua pihak. Paratici menilai tak mudah menjadi Conte dan ia mendoakan yang terbaik untuk kariernya di masa depan.

"Kami tahu betapa sulitnya musim ini baginya (Conte) secara pribadi. Gian Piero (Ventrone) meninggal, dan (Gianluca) Vialli dan (Sinisa) Mihajlovic, dan kemudian (Conte) menjalani operasi," papar Paratici dikutip dari Dailymail.

"Klub banyak mendukungnya tentang hal itu dan semua orang (mendukung) satu sama lain, tetapi kemudian kami mencapai kesepakatan bersama ini dan keputusan yang kami buat adalah keputusan yang tepat untuk semua pihak."

Paratici juga yakin pelatih interim yang ditunjuk, Cristian Stellini, dan dibantu Ryan Mason, dapat membangkitkan Tottenham. Stellini merupakan asisten pelatih Conte sebelumnya.

"Dia (Stellini) memiliki banyak pengalaman sebagai asisten pelatih dan telah menjadi pelatih (tim) utama beberapa tahun yang lalu," tambah Paratici soal Stellini.

"Tapi kemudian kami memiliki Ryan Mason yang bisa banyak membantunya, karena dia sudah lama menjadi bagian dari klub ini dan dia tahu segalanya tentang klub ini dan kelompok pemain ini."

"Jadi saya pikir kami benar-benar yakin bahwa dua orang ini dapat melakukan pekerjaan yang sangat baik."

"Para pemain tidak harus mengubah kebiasaan atau gaya latihan. Untuk mengubah segalanya dengan hanya 10 pertandingan tersisa akan sangat sulit bagi para pemain," terangnya.

Paratici juga tak mau membahas calon pelatih permanen Tottenham di masa depan. Saat ini klub dikaitkan dengan beberapa nama seperti Julian Nagelsmann, Mauricio Pochettino, hingga Luis Enrique.

"Kami tidak ingin berbicara tentang pelatih lain. Kami fokus dan sekarang berkonsentrasi untuk membantu Cristian, staf, Ryan, para pemain," papar Paratici.

"Saya pikir hari ini kami harus fokus pada skuad kami dan manajer kami karena ini adalah momen yang penting."

Antonio Conte Tottenham Hotspur Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Antonio Conte mengungkap kriteria klub yang ingin dilatihnya. Pernyataannya memicu spekulasi soal Manchester United dan peluang kembali ke Inggris.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Bagikan