PASI Jaya Bersiap Menatap Olimpiade dan PON 2020

PASI Jaya fokus memertahankan gelar juara umum.
Andhika PutraAndhika Putra - Senin, 23 Desember 2019
PASI Jaya Bersiap Menatap Olimpiade dan PON 2020
PASI Jaya
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PASI Jaya menggelar Rapat Kerja jelang 2020 di Gedung KONI DKI Jakarta, Minggu (22/12). Padatnya agenda di tahun depan membuat pengurus harus bersiap memetakan prestasi atlet.

Pada 2020, PASI Jaya bakal dihadapkan dengan dua event besar yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Olimpiade. Khusus PON, PASI Jaya mengusung target memertahankan gelar juara umum.

Sementara di Olimpiade Tokyo 2020, PASI Jaya tengah mengatur strategi agar Emilia Nova bisa lolos ke ajang empat tahunan tersebu.

“Raker ini merupakan amanah bagian dari AD/ART di Pemprov PASI. Kaitannya dalam rangka mempersiapkan PASI menghadapi porgram 2020. Kita tahu 2020 ada PON di Papua yang merupakan puncak dari program pembinaan nasional, atletik ingin berkontribusi kembali karena PON 2016 di Jawa Barat atletik dapat 15 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu. Mungkin sekarang agak bekerja keras dari hasil perkembangan prestasi atletik secara head to head, namun kita tetap ingin mencuri poin dari kesempatan PON nanti.,” ujar ketua umum PASI Jaya, Mustara.

Baca Juga:

Makanan Jadi Kunci Keberhasilan Siman Merebut Medali Emas SEA Games 2019

Yayuk Basuki: Transfer Atlet di PON Berdampak Buruk

“Kalau program secara teknis kan berusaha meloloskan atelt sebanyaknya, dan dari data sampai akhir 2019 itu atletik sudah bisa meloloskan 14 putra dan 14 putri ke Kualifikasi PON. Namun ini belum final karena ada beberapa nomor yang dinyatakan lulus karena faktor spesifikasi number of event. Misalnya ada beberapa nomor yang tidak melalui limit kualifikasi, karena peringkat, dan itu akan diambil kebijakannya oleh PB PASI. PB PASI pada hasil rapat beberapa minggu lalu di Jakarta akan mengambil data peringkat di beberapa nomor tertentu,” sambungnya.

Tantangan PASI Jaya jelang PON 2020 kian berat setelah Dedeh Erawati dan Budiarti, Keduanya merupakan atlet pendulang medali emas pada PON 2016.

“Target karena ada beberapa pensiun, suka tidak suka harus ada regenerasi karena empat tahun itu waktu yang pendek kalau kita melihat. Sekarang ada Dede Erawati yang tidak bisa ikut karena usia karena ada pembatasan usia di atletik sampai 35 tahun. Termasuk Budiarti yang lumbung medali emas juga. Namun kita sedang berusaha untuk atlet juniornya untuk meraih emas, termasuk atlet yang sudah ada sebelumnya seperti Emilia Nova,” ujar Mustara.

Breaking News Indonesia xi Indonesia Atletik PB PASI
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Bagikan