Panas, Antonio Conte Ladeni Perang Kata Maurizio Sarri

Antonio Conte sindir Maurizio Sarri setelah pekan tiga Serie A 2019-20 berlangsung.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 15 September 2019
Panas, Antonio Conte Ladeni Perang Kata Maurizio Sarri
Maurizio Sarri dan Antonio Conte (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, meladeni perang kata yang dimulai oleh Maurizio Sarri, pelatih Juventus, setelah kedua tim memainkan pekan tiga Serie A 2019-20. Conte tidak segan meladeninya meski itu berpotensi memengaruhi hubungannya dengan Bianconeri.

Conte, 50 tahun, merupakan legenda bagi Bianconeri karena dia mantan kapten tim dan pemain pada medio 1991-2004. Selain itu, Conte juga pernah melatih Juventus pada periode 2011-2014 dan mempersembahkan tiga Scudetto.

Tak ayal pilihannya untuk melatih Nerazzurri musim ini membuat fans Juventus kesal kepadanya. Kendati demikian dari sudut pandang sepak bola dan karier kepelatihan, kualitas Conte memang tidak diragukan lagi dan hal ini bisa dilihat dari tiga laga awal Serie A.

Inter menyapu bersih tiga kemenangan beruntun kontra Lecce (4-0), Cagliari (2-1), dan Udinese (1-0). Sementara Juventus imbang tanpa gol kontra Fiorentina setelah menang 1-0 melawan Parma dan 4-3 kontra Napoli.

Baca Juga:

Hasil Liga-liga Eropa: Manchester City Kalah, Barcelona Menang Telak

Dikudeta Inter Milan, Juventus Kehilangan Tampuk Klasemen untuk Kali Pertama setelah 560 Hari

Fiorentina 0-0 Juventus: Tuah Franck Ribery dan Kegagalan Bianconeri Raih Tiga Poin di Artemio Franchi

Antonio Conte dan Maurizio Sarri

Sarri mengeluhkan hasil imbang itu dengan dalih laga yang berlangsung petang hari waktu Italia. Kesulitan pemainnya bisa dilihat dari cederanya Danilo, Miralem Pjanic, dan Douglas Costa.

"Kami tidak menampilkan kualitas bermain dengan baik, situasinya sangat rumit, karena Fiorentina bermain baik dan kami menggunakan seluruh pergantian karena cedera-cedera pemain dan kami tak punya pemain baru lagi untuk dimainkan," ucap Sarri kepada Sky Sport Italia.

"Dengan segala variasi itu, kami tampil baik dari segi karakter untuk mendapatkan poin. Kami terlalu sering kehilangan penguasaan bola, yang menjadi konsekuensi masalah fisik. Bermain di petang hari di Florence, ketika saat ini masih musim panas menyulitkan semuanya."

Conte, pada konferensi pers setelah laga melawan Udinese, merespons keluhan Sarri. Menurutnya, Sarri tak seharusnya mengeluh karena saat ini melatih tim terbaik (dibanding tim-tim sebelumnya).

"Saya tak ingin mengatakan apapun, jika tidak maka kami akan mulai membandingkan sumber daya dan keseimbangan finansial," ucap Conte seraya tersenyum, dikutip dari Football-Italia.

"Seseorang harus tenang karena dia saat ini melatih tim yang kuat," sindir eks pelatih timnas Italia dan Chelsea tersebut.

Disinyalir maksud ucapan dari Conte itu berkaitan dengan Sarri kala ia melatih Napoli pada medio 2015-2018. Saat itu, Sarri mengeluhkan jadwal Juventus yang dianggapnya selalu bertanding setelah Napoli dan ini tidak menguntungkan timnya dalam perburuan Scudetto.

Sarri, 60 tahun, juga pernah berucap bahwa Napoli tidak bisa bersaing dengan Juventus dari sisi kemampuan finansial. Kini situasi sudah berbalik 180 derajat. Sarri yang tadinya melawan Juventus, kini melatih mereka untuk meraih titel pada tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Breaking News Inter Milan Juventus Antonio Conte Maurizio Sarri Serie a
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.260

Berita Terkait

Italia
Baru Gabung AC Milan, Niclas Fullkrug Kemalingan dan Kehilangan Harta Senilai Rp9 Miliar
Baru gabung AC Milan pada bursa transfer musim dingin, Niclas Fullkrug apes setelah kemalingan di kamar hotel dan kehilangan harga senilai Rp9 miliar.
Arief Hadi - Senin, 19 Januari 2026
Baru Gabung AC Milan, Niclas Fullkrug Kemalingan dan Kehilangan Harta Senilai Rp9 Miliar
Italia
20 Laga Tak Terkalahkan, AC Milan Sepenuhnya Fokus Amankan Tempat di Zona Liga Champions
AC Milan menang 1-0 atas Lecce di pekan 21 Serie A. Ditegaskan oleh Massimiliano Allegri, Il Rossoneri sepenuhnya fokus kejar target zona Liga Champions.
Arief Hadi - Senin, 19 Januari 2026
20 Laga Tak Terkalahkan, AC Milan Sepenuhnya Fokus Amankan Tempat di Zona Liga Champions
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: AC Milan Tempel Ketat Inter Milan, Barcelona Tumbang di Anoeta
Hasil laga-laga Liga Eropa yang berlangsung pada Senin (19/01) dini hari WIB melibatkan AC Milan dan Barcelona.
Arief Hadi - Senin, 19 Januari 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Tempel Ketat Inter Milan, Barcelona Tumbang di Anoeta
Jadwal
Jadwal Live Streaming Serie A AC Milan vs Lecce, Kick-off Senin (19/01) Pukul 02.45 WIB
Jadwal live streaming lanjutan laga Serie A antara AC Milan melawan Lecce di San Siro.
Arief Hadi - Minggu, 18 Januari 2026
Jadwal Live Streaming Serie A AC Milan vs Lecce, Kick-off Senin (19/01) Pukul 02.45 WIB
Italia
Momentum di Serie A, Modal Berharga Inter Milan Jelang Lawan Arsenal di Liga Champions
Inter Milan terus berlari kencang di Serie A dalam perburuan Scudetto dan itu jadi modal berharga jelang laga Liga Champions, melawan Arsenal.
Arief Hadi - Minggu, 18 Januari 2026
Momentum di Serie A, Modal Berharga Inter Milan Jelang Lawan Arsenal di Liga Champions
Inggris
Berselisih dengan Manajemen Crystal Palace, Oliver Glasner Susul Ruben Amorim dan Enzo Maresca?
Juru taktik Crystal Palace Oliver Glasner mengecam manajemen klub setelah kekalahan 1-2 dari Sunderland, Sabtu (17/1) malam WIB.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Berselisih dengan Manajemen Crystal Palace, Oliver Glasner Susul Ruben Amorim dan Enzo Maresca?
Italia
Perpanjangan Kontrak Mike Maignan dengan AC Milan Tinggal Tunggu Waktu
Kabar baik bagi AC Milan karena proses perpanjangan kontrak Mike Maignan dikabarkan sudah nyaris selesai.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Perpanjangan Kontrak Mike Maignan dengan AC Milan Tinggal Tunggu Waktu
Spanyol
Barcelona Tandang ke Real Sociedad dengan Satu Tujuan: Raih Tiga Poin
Hansi Flick menegaskan bahwa Barcelona pergi ke Sociedad dengan satu tujuan, yaitu untuk meraih kemenangan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Barcelona Tandang ke Real Sociedad dengan Satu Tujuan: Raih Tiga Poin
Liga Dunia
Final Piala Afrika 2025: Misi Maroko Akhiri Penantian Setengah Abad
Piala Afrika 2025 merupakan turnamen Piala Afrika pertama sejak 2004 bagi Maroko yang saat ini menjadi tuan rumah.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Final Piala Afrika 2025: Misi Maroko Akhiri Penantian Setengah Abad
Bulu Tangkis
Hasil India Open 2026: Jonatan Christie Raih Posisi Runner-Up
Jonatan Christie kalah dari unggulan asal China, Lin Chun-yi pada partai final.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 18 Januari 2026
Hasil India Open 2026: Jonatan Christie Raih Posisi Runner-Up
Bagikan