Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Hari Kartini

Olivia Hancock, Sosok Kartini Pencari Kesetaraan di Sepak Bola Inggris

Perjuangan Olivia Hancock memperjuangkan kesetaraan di sepak bola Inggris.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 21 April 2024
Olivia Hancock, Sosok Kartini Pencari Kesetaraan di Sepak Bola Inggris
Olivia Hancock (Telegraph)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada 21 April, Indonesia memperingati hari yang spesial bagi para perempuan. Ya, 21 April 1879 lahir pahlawan nasional wanita yakni Raden Adjeng Kartini yang semasa hidupnya tanpa lelah memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan pria.

Beratus tahun berikutnya, perjuangan senada yang dilakukan Kartini juga dikerjakan Olivia Hancock. Bedanya, ia mempersempit ruang lingkup menjadi dunia sepak bola Inggris.

Sebuah rekor tercipta ketika 11,7 juta orang menyaksikan Millie Bright dan penggawa tim nasional putri Inggris lainnya bertarung di semifinal Piala Dunia Wanita 2019. Pertandingan tersebut menandai dimulainya momen besar dalam sepak bola wanita.

Tidak hanya menjadi acara televisi yang paling banyak disaksikan pada 2019, pertandingan itu juga membuat lebih banyak perempuan bermain sepak bola daripada sebelumnya.

Baca juga:

Cerita Uyung Si Dara Manis Persib Putri: Peran Ayah dalam Karier hingga Kekaguman pada Sosok Kartini

Amanda Staveley, Pembuka Gerbang Premier League untuk Para Taipan Timur Tengah

Olivia Hancock adalah satu di antara perempuan-perempuan tersebut. Ia sudah berkampanye untuk kesetaraan gender dalam dunia sepak bola sejak berusia 7 tahun.

Pada Mei 2019, Olivia menjadi pembicara dalam acara UEFA sebelum final Liga Champions wanita. Olivia berbicara soal tujuannya memastikan anak perempuan mendapatkan perlakuan yang sama seperti anak laki-laki ketika bermain sepak bola. Aksinya tersebut mengundang perhatian Millie Bright yang kemudian mengajaknya bertemu untuk membahas masa depan sepak bola wanita.

Olivia berbicara dengan Millie tentang pengalamannya yang sulit di dunia sepak bola. Secara khusus, ia mengungkapkan soal insiden pemukulan yang dilakukan anak laki-laki kepadanya ketika bermain dalam pertandingan campuran.

Millie menerangkan kepada Olivia, seharusnya anak laki-laki mendapatkan lebih banyak pendidikan soal pentingnya sepak bola wanita.

"Itu karier seseorang dan impian seseorang. Itu bisa menjadi pekerjaan mereka pada waktu yang sangat lama," ujar Millie seperti diwartakan BBC.

Millie juga berbicara soal pentingnya tim wanita bermain di stadion sepak bola pria untuk lebih banyak menarik perhatian suporter. "Kami berbicara tentang perubahan dan menjadi setara dalam pertandingan," kata Millie.

"Bagi saya, mengatakan tidak ingin bermain di Stamford Bridge setiap pekan adalah kebohongan. Itu adalah sesuatu yang harus dilakukan semua klub. Kami perlu bermain di stadion yang besar."

Ketika Millie bertanya kepada Olivia apa yang ingin dia lihat untuk mendorong pertumbuhan sepak bola wanita, olivia berkata: "Saya pikir itu harus dimulai dari sekolah dasar. Kita harus membentuk tim di sana sehingga mereka bisa mulai pada usia dini dan berlatih dengan cara di dalam pertandingan."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Terang yang diharapkan mulai terlihat. Saat ini, asosiasi sepak bola di Inggris sedang menjalankan program empat tahun untuk menjadikan sepak bola sebagai olahraga nomor satu untuk anak perempuan.

Rencana tersebut tidak terlepas dari fakta lebih dari 12 juta orang bermain sepak bola di Inggris pada 2018. Seperempat dari mereka adalah perempuan. Jumlah tersebut hampir menyentuh 10 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, di Skotlandia, jumlah perempuan dan anak perempuan yang bermain sepak bola meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir. Sedangkan, Wales menargetkan 20.000 wanita bermai sepak bola pada 2024. Saat ini, angkanya hanya mencapai 6.000 wanita.

Beralih ke Irlandia, pemangku kepentingan setempat mengumumkan rencana lima tahun untuk menggandakan jumlah gadis yang bermain sepak bola di Irlandia Utara. Dengan program Growing the Game: Maximizing Impact, impian itu diharapkan tercapai.

Namun, perjuangan bukan tanpa batu sandungan. Masalah yang masih menghantui adalah soal jumlah kehadiran penonton di stadion.

Lebih dari 75.000 suporter hadir menyaksikan laga persahabatan tim nasional putri Inggris melawan Jerman pada 9 November 2019. Namun, ketika dibandingkan dengan level klub, terdapat jomplang.

Kehadiran rata-rata penonton di Women Soccer League (WSL) hanya 1.000 suporter. Sementara itu, rata-rata penonton di Premier League mencapai 38.000 penggemar.

Angin segar sempat terasa pada laga derby Manchester antara Manchester City melawan Manchester United yang berlangsung di Etihad. Ketika itu, laga pembuka WSL tersebut menorehkan rekor penonton sebanyak 31.213 penonton.

Para pengamat menilai, rekor tersebut tercipta karena tidak ada laga Premier League di akhir pekan dan anak-anak diizinkan masuk secara gratis. Sedangkan, harga tiket reguler hanya dipatok 7 pounds.

Sejauh ini, masih banyak benang kusut yang perlu diurai untuk membuat wanita bisa setara dengan laki-laki di dunia sepak bola. Pengelolaan kompetisi pun menjadi penting untuk keberlangsungan sepak bola wanita.

Penulis: Johan Kristiandi

Sepak bola wanita Breaking News Hari Kartini

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Jadwal
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Dapatkan link live streaming Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff 02.00 WIB, prediksi susunan pemain, dan informasi lengkap pertandingan.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Link Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Feature
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Jelang semifinal Piala Dunia 2026, simak lima momen paling ikonik Inggris vs Argentina, dari Gol Tangan Tuhan Diego Maradona hingga penebusan David Beckham.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Bagikan