Amanda Staveley, Pembuka Gerbang Premier League untuk Para Taipan Timur Tengah
BolaSkor.com - Proses Pengambilalihan kepemilikan Newcastle United yang tengah dilakukan PCP Capital Partners membuat nama sang bos, Amanda Staveley menjadi sorotan. Wanita berusia 47 tahun itu berhasil meluluhkan hati pemilik Newcastle saat ini, Mike Ashley yang terkenal keras kepala.
Usaha Staveley dan perusahaannya untuk mengakuisisi Newcastle melalui proses yang panjang. Mereka memulai negosiasi sejak 2017 lalu dan sempat mendapat penolakan dari Ashley.
Staveley merupakan seorang mantan model yang kini bertransformasi menjadi salah satu pebisnis papan atas di Inggris. Perusahaannya yaitu PCP Capital Partners berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.
Staveley memang belum pernah menjadi pemilik klub sepak bola. Namun bukan berarti bahwa ia tidak paham bagaimana caranya berbisnis di bidang olahraga.
Bakat bisnis Staveley sudah diasah sejak berusia 22 tahun. Saat itu ia mendirikan sebuah restoran bernama Stocks di Cambridge dengan uang pinjaman sebesar 180 ribu poundsterling.
Baca Juga:
Newcastle United Akan Ganti Pemilik, Massimiliano Allegri Masuk Kandidat Manajer
Tottenham Bisa Raup Rp4,89 Triliun dari Penjualan Nama Stadion
Dari bisnis tersebut, Staveley mulai memiliki banyak koneksi termasuk dengan keluarga Al Maktoum, seorang taipan asal Dubai. Ia pun mulai terjun ke pasar saham.
Pada tahun 2005, Staveley mendirikan PCP. Ia memanfaatkan koneksinya dengan para pengusaha Timur Tengah.
Staveley mulai dikenal sebagai negosiator ulung setelah membantu Sheikh Mansour bin Zayed Al-Nahyan mengambilalih kepemilikan Manchester City dari tangan Thaksin Sinawatra pada 2008 silam. Momen itu menjadi gerbang pembuka taipan Timur Tengah menjadi pemilik klub Premier League.
Pada 2016, Staveley membantu usaha Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang berniat menjadi pemilik Liverpool. Namun negosiasi tak menemui kata sepakat dengan Feenway Sports Group selaku pemilik The Reds hingga saat ini.
Usaha Staveley mengambil alih Newcastle juga tak lepas dari peran taipan Timur Tengah. Tak tanggung-tanggung, ia menggaet putra mahkota kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Nantinya, Pangeran Salman akan menjadi pemegang saham terbesar Newcastle United dengan persentasi mencapai 80 persen. Namun jabatan presiden klub tetap diemban oleh Staveley.
Berkat kesepakatan ini, Newcastle diprediksi akan memiliki dana transfer yang tak terbatas. Dilansir dari Daily Star, The Magpies bahkan disebut sanggup mendatangkan pemain bintang sekelas Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.
Maka tak heran jika Staveley disebut sebagai pembuka gerbang Premier League bagi para taipan Timur Tengah. Bukan tidak mungkin ada pengusaha Arab lain yang tertarik memiliki salah satu klub di Britania Raya.
6.514
Berita Terkait
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini