Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Olimpiade Paris 2024

Olimpiade Paris 2024: Imbas Buruknya Fasilitas Kampung Atlet, Perenang Italia Pilih Tidur di Taman

Atlet berumur berusia 23 tahun ini mengkritik kondisi kamarnya karena tidak dapat tidur dengan nyenyak.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 08 Agustus 2024
Olimpiade Paris 2024: Imbas Buruknya Fasilitas Kampung Atlet, Perenang Italia Pilih Tidur di Taman
Thomas Ceccon. (Instagram Thomas Ceccon, @ceccon_thomas)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Buruknya fasilitas kampung atlet Olimpiade Paris 2024 turut membuat beberapa atlet berkomentar. Beberapa dari mereka lantas memberikan kritikan tajam.

Salah satunya perenang Italia, Thomas Ceccon. Atlet berumur berusia 23 tahun ini mengkritik kondisi kamarnya karena tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Bahkan Coccon sempat kedapatan tidur di taman terbuka dengan beralaskan handuk demi menghilangkan rasa panas.

"Tidak ada AC di perkampungan (atlet), panas, dan makanannya tidak bagus. Banyak atlet terpaksa pindah karena hal itu. Ini bukan alasan, ini fakta yang mungkin semua orang tahu," ucap Ceccon dilansir dari euroweeklynews.com.

Baca Juga:

Jadwal Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024, Kamis 8 Agustus: Masih Ada Harapan di Panjat Tebing

Olimpiade Paris 2024: Sudah Paham Lintasan, Pebalap Tim Indonesia Bernard van Aert Yakin Tampil Maksimal

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Tidak hanya Ceccon, petenis Australia, Daira Saville juga turut memberikan komentarnya. Dia mengaku merasa tidak nyaman selama tinggal di kampung atlet.

"Kita tidak memiliki tempat bermalam seperti hotel di kampung atlet, jadi kamu harus punya tisu toilet sendiri. Punggung saya juga terasa sakit (usai tidur di tempat tidur berbahan kardus)," kata Daira.

Kabar mengenai buruknya fasilitas kampung atlet Olimpiade Paris 2024 memang menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Tidak jarang orang memberikan komentar miring karena permasalahan tersebut.

Jika melihat kebelakang, permasalahan ini awalnya bermula dari keputusan tuan rumah tidak menggunakan AC di kampung atlet. Alasannya demi mendukung program 'Go Green'.

Namun program tersebut ternyata tidak terbatas pada fasilitas kamar saja. Faktanya tuan rumah juga menjalankan program 'Go Green' hingga ke sektor makanan.

Dikabarkan demi mengurangi emisi karbon, sebanyak 60 persen makanan yang disajikan berupa vegetarian. Padahal protein merupakan kebutuhan utama bagi seorang atlet yang sedang bertanding.

Penulis: Bintang Rahmat

Olimpiade Paris 2024 Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan