Feature

Ketika Luis Suarez Membalaskan Dendam dengan Elegan kepada Barcelona dan Ronald Koeman

Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 07 Maret 2024
Ketika Luis Suarez Membalaskan Dendam dengan Elegan kepada Barcelona dan Ronald Koeman
Luis Suarez (Twitter)

BolaSkor.com - Striker asal Uruguay, Luis Suarez, tahu betul caranya membalaskan dendam kepada Barcelona dan Ronald Koeman. Ia membalas perlakuan tidak menyenangkan Barcelona dan Koeman dengan performa apik di dalam lapangan.

Barcelona membuat kejutan dengan menyingkirkan Luis Suarez dari dalam skuad. Padahal, sebelumya Suarez adalah ujung tombak Barca untuk mendulang gol.

Pada akhirnya, Suarez meninggalkan Barcelona sebelum musim 2020-2021 bergulir. Kemudian, ia bergabung dengan sang rival, Atletico Madrid. Los Rojiblancos mendapatkan durian runtuh karena membeli Suarez hanya dengan mahar 6,5 juta pounds.

Baca Juga:

Bilbao Vs Barcelona Berakhir dengan Skor 0-0, Tidak Biasanya Blaugrana Buntu

Kurangi Beban, Barcelona Disarankan Jual Pemain Bintang

Barcelona Kembalikan Status Dani Alves sebagai Legenda Klub

"Ketika Barcelona mengatakan tidak lagi memerlukan saya, itu sangat sulit. Saya tidak mengharapkannya. Itu adalah momen yang sangat sulit karena cara itu terjadi," ulas Suarez.

"Kemudian, percakapan dimulai dengan Atletico, Diego Simeone, dan Miguel Angel," timpalnya.

Suarez langsung membuktikan kepada Barcelona jika dirinya belum habis. Suarez mencetak 21 gol untuk Atletico dan berakhir dengan gelar juara LaLiga. Itu adalah trofi LaLiga pertama Atletico setelah selalu gagal dalam tujuh tahun sebelumnya.

Pembalasan dendam Suarez tidak hanya untuk Barcelona, melainkan Ronald Koeman. Ia kecewa sang pelatih mendepaknya melalui panggilan telepon. Pada saat itu, Koeman lebih percaya kepada penyerang lainnya, seperti Martin Braithwaite.

"Telepon dari Koeman memberi tahu jika dia tidak mengandalkan saya lagi. Itu berlangsung selama 40 detik dan bukan cara yang tepat memecat legenda," ujar Suarez.

"Pertama, dia mengatakan jika saya tidak masuk dalam rencananya. Koeman tidak punya keberanian untuk memberi tahu saya apakah dia menginginkan saya atau tidak."

Pada musim berikutnya, Suarez kembali menusukkan duri tajam untuk Barcelona. Ia mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Atletico atas Blaugrana.

Menariknya, Suarez melakukan selebrasi seperti orang yang sedang menelepon. Meskipun membantah jika itu adalah sindiran untuk Barcelona dan Koeman, tetapi publik Spanyol tetap mengaitkannya.

"Selebrasi itu untuk orang-orang yang tahu saya punya nomor yang sama. Jadi, mereka tahu saya masih di ponsel saya," kata Suarez kepada Movistar.

"Itu adalah sesuatu yang sudah saya setujui dengan anak-anak saya. Itu bukan untuk Koeman, tidak sama sekali," sambungnya.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Tak pelak, Barcelona mendapatkan kritik keras dari sejumlah pihak, termasuk suporter sendiri karena menjual Suarez. Apalagi, pada saat bersamaan para striker Barca kesulitan mengemas gol.

Apa yang tergambar saat itu adalah kesuksesan Luis Suarez membalaskan dendam kepada Barcelona dan Ronald Koeman.

Setelah petualangan di Spanyol berakhir, Luis Suarez sempat berkarier di Uruguay dan Brasil. Kemudian, Suarez kini memperkuat Inter Miami bersama sejumlah rekannya di Barcelona dulu, seperti Lionel Messi, Jordi Alba, dan Sergio Busquets.

Nostalgia Luis Suarez Breaking News Barcelona Ronald Koeman LaLiga
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Life is too short, but i will live for you.
Posts

14.889

Berita Terkait

Timnas
Hasil Piala AFF U-16 2024: Brace Pemain EPA Dewa United FC Bawa Timnas Indonesia U-16 Hajar Filipina
Timnas Indonesia U-16 menang 3-0.
Rizqi Ariandi - Senin, 24 Juni 2024
Hasil Piala AFF U-16 2024: Brace Pemain EPA Dewa United FC Bawa Timnas Indonesia U-16 Hajar Filipina
Timnas
Bicara soal Regenerasi, Erick Thohir Tidak Mau Timnas Indonesia Senasib Kroasia
Karena itu, PSSI akan mengirimkan tim muda ke Piala AFF.
Rizqi Ariandi - Senin, 24 Juni 2024
Bicara soal Regenerasi, Erick Thohir Tidak Mau Timnas Indonesia Senasib Kroasia
Piala Eropa
3 Alasan Copa America 2024 Tidak Kalah Menarik Dibanding Euro 2024
Berikut ini adalah tiga alasan kenapa Copa America 2024 tidak kalah menarik dibanding Euro 2024.
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
3 Alasan Copa America 2024 Tidak Kalah Menarik Dibanding Euro 2024
Piala Eropa
Jangan Bandingkan Timnas Spanyol Sekarang dengan Generasi Emas 2008
Generasi emas Spanyol menjuarai Euro 2008 dan 2012 serta, Piala Dunia 2010.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Jangan Bandingkan Timnas Spanyol Sekarang dengan Generasi Emas 2008
Timnas
Persiapan Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri Panggil 33 Pemain
Dari 33 pemain itu, tiga di antaranya merupakan diaspora.
Rizqi Ariandi - Senin, 24 Juni 2024
Persiapan Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri Panggil 33 Pemain
Liga Dunia
Brasil Butuh Konsistensi untuk Sukses di Copa America 2024
Brasil berada di Grup D bersama Kosta Rika, Kolombia, dan Paraguay.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Brasil Butuh Konsistensi untuk Sukses di Copa America 2024
F1
Hasil GP Spanyol 2024: Lewati Duel Sengit, Verstappen Rebut Kemenangan
Max Verstappen mendapatkan perlawanan sengit dari Lando Norris sepanjang balapan.
Tengku Sufiyanto - Senin, 24 Juni 2024
Hasil GP Spanyol 2024: Lewati Duel Sengit, Verstappen Rebut Kemenangan
Basket
Hasil IBL 2024: Satria Muda dan Pelita Jaya Raih Hasil Berbeda
Satria Muda membungkam Prawira Harum Bandung.
Tengku Sufiyanto - Senin, 24 Juni 2024
Hasil IBL 2024: Satria Muda dan Pelita Jaya Raih Hasil Berbeda
Liga Indonesia
Kuota Pemain Asing Liga 1 Direncanakan Jadi 8, Bek Persija Rio Fahmi Tak Gentar Bersaing
Rio Fahmi siap berjuang mempertahankan tempatnya di line up Persija.
Rizqi Ariandi - Senin, 24 Juni 2024
Kuota Pemain Asing Liga 1 Direncanakan Jadi 8, Bek Persija Rio Fahmi Tak Gentar Bersaing
Piala Eropa
Cara Menentukan Posisi Peringkat Klasemen Euro 2024 jika Jumlah Poin Sama
Bagaimana cara menentukan posisi peringkat klasemen di Euro 2024 jika ada tim dengan jumlah tim sama?
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
Cara Menentukan Posisi Peringkat Klasemen Euro 2024 jika Jumlah Poin Sama
Bagikan