Nostalgia: Olimpiade 1992 dan Cinta Pertama Indonesia di Barcelona
BolaSkor.com - "Mungkin esok ku kan pergi, tapi kuberjanji pasti diriku kembali. Untuk cinta yang tertinggal di jantung Barcelona," - Fariz RM, Barcelona (1988)
Olimpiade 1992 menjadi lembaran sejarah tersendiri bagi Barcelona dan Spanyol karena merupakan kali pertama Olimpiade digelar di sana. Namun, sejarah juga tercipta untuk Indonesia pada pagelaran tersebut.
Sejak kali pertama digelar pada 1986, Indonesia tujuh kali tampil di Olimpiade. Indonesia tidak mengirim kontingen untuk edisi 1964 dan 1980.
Dari tujuh kali partisipasi di ajang empat tahunan tersebut, prestasi tertinggi Indonesia diraih pada 1988. Adalah Trio Srikandi yang menghadirkan medali pertama dan satu-satunya di Olimpiade.
Baca Juga:
Susy Susanti Sebut Kriteria Pemilihan Tim Piala Thomas dan Uber 2020
Herry IP Sebut yang Perlu Dilatih dari Ganda Putra Indonesia Bukan Mental
Menjelang Olimpiade 1992, secercah harapan muncul bagi Indonesia. Komite Olimpiade Internasional (IOC) memutuskan memasukkan bulu tangkis sebagai olahraga resmi.
Sebelumnya, bulu tangkis memang pernah dipertandingkan di Olimpiade. Namun hanya sebagai demonstrasi (1972) dan eksibisi (1988).
Empat ajang dipertandingkan pada seri pertama bulu tangkis di Olimpiade 1992. Keempatnya adalah tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.
Indonesia boleh percaya diri meraih sukses di Olimpiade untuk kali pertama lewat bulu tangkis. Pasalnya, saat olahraga tepok bulu didemonstrasikan pada 1972, total empat medali diraih.
Rudy Hartono dan Ade Chandra/Christian Hadinata menggondol medali emas. Sementara Utami Dewi meraih medali perak untuk tunggal putra dan perunggu di ganda campuran bersama Hadinata.
Di nomor tunggal putra, Ardy Wiranata menjadi andalan Indonesia. Pesaing terberatnya adalah unggulan pertama asal China, Zhao Jianhua, dan Rashid Sidek asal Malaysia.
Budi Prasetyo Harsono
5.618
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Meski Ruben Amorim Dipecat, Marcus Rashford Betah di Barcelona dan Enggan Kembali ke Manchester United
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim