Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Ketika Unai Emery Hadirkan Mimpi Buruk untuk Liverpool

Momen itu terjadi pada final Liga Europa 2015-2016.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 27 April 2022
Nostalgia - Ketika Unai Emery Hadirkan Mimpi Buruk untuk Liverpool
Unai Emery melakukan selebrasi di depan Jurgen Klopp. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool menjadi unggulan saat bersua Villarreal pada semifinal Liga Champions 2021-2022. Namun kehadiran Unai Emery di kursi pelatih lawan menimbulkan trauma tersendiri bagi The Reds.

Di atas kertas, Liverpool jauh lebih kuat ketimbang Villarreal. Selain unggul materi pemain, performa kedua tim juga bertolak belakang di liga domestik.

Liverpool juga menunjukkan performa yang mengesankan di Liga Champions musim ini. Mereka baru menelan satu kekalahan sejak fase grup.

Baca Juga:

Prediksi Liverpool Vs Villarreal: Meredam Kejutan Si Kuda Hitam

Villarreal Tak Mau Sekedar Jadi "Turis" di Anfield

8 Pemain Villarreal dengan Pengalaman Bermain di Premier League

Sementara melajunya Villarreal ke semifinal adalah sebuah kejutan besar. Apalagi The Yellow Submarine mampu menyingkirkan dua favorit, Juventus dan Bayern Munchen.

Hal ini menunjukkan ada yang istimewa dari Villarreal. Selain memiliki pemain berkualitas, kecerdasan Emery sebagai juru taktik juga menjadi kunci utama.

Menariknya, Liverpool pernah menjadi korban dari kecerdasan taktik Emery, Momen itu terjadi pada laga final Liga Europa 2015-2016.

Saat itu Liverpool asuhan Klopp berjumpa Sevilla yang ditangani Emery. Mirip dengan situasi saat ini, Merseyside Merah juga menjadi unggulan pada laga final tersebut.

Dalam laga yang berlangsung di St. Jakob-Park, Liverpool seperti akan menang mudah saat Daniel Sturridge berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-35. Skor 1-0 untuk keunggulan wakil Inggris tersebut bertahan hingga jeda.

Namun waktu jeda 15 menit dimanfaatkan Emery dengan maksimal. Sevilla tampil lebih efektif di paruh kedua dan sukses mencetak tiga gol.

Kevin Gameiro menyamakan kedudukan pada menit pertama babak kedua. Coke kemudian memborong dua gol kemenangan Sevilla dalam tempo enam menit saja.

Liverpool pun harus menerima kenyataan gagal merengkuh gelar juara. Mereka takluk dengan skor 1-3.

"Jujur saja saya tidak terlalu mengingat momen final tersebut. Malam itu adalah malam yang sulit untuk diterima," kata Klopp pada sesi jumpa pers jelang laga kontra Villarreal.

"Kami memainkan babak pertama yang sangat bagus, seharusnya mencetak lebih banyak lagi. Saya tidak dapat mengingat alasan apa lagi dari kekalahan itu."

Namun Klopp percaya kekalahan tersebut tidak akan banyak mempengaruhi jalannya duel Liverpool kontra Villarreal. Tim asuhannya memang sudah jauh berkembang sejak saat itu.

Perkembangan Liverpool bahkan diakui sendiri oleh Emery. Ia menilai tim yang akan dihadapinya kini sangat jauh berbeda ketimbang enam tahun lalu.

"Ini adalah tim Liverpool terbaik yang pernah saya lihat. Namun saya melihat itu sebagai motivasi tambahan untuk mencoba dan mengalahkan Liverpool terbaik yang pernah ada," kata Emery.

Nostalgia Unai Emery Liverpool Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Spanyol
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan RB Leipzig untuk memboyong Yan Diomande.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI masih menunggu keputusan Fortuna Sittard terkait izin Justin Hubner bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sumardji berharap sang bek bisa memperkuat Garuda.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Demiane Agustine, gelandang Arsenal berdarah Indonesia, masuk radar John Herdman. Revisi UU Kewarganegaraan membuka peluangnya membela Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Inggris
Belum Menyerah, Federico Chiesa Perjuangkan Tempat Bermain di Liverpool
Federico Chiesa menegaskan ingin bertahan dan memperjuangkan tempat utama di Liverpool bersama pelatih baru Andoni Iraola meski terus diterpa rumor transfer.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Belum Menyerah, Federico Chiesa Perjuangkan Tempat Bermain di Liverpool
Timnas
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Erol Iba mengenang insiden kepala berdarah saat Piala AFF 2007 usai berbenturan dengan Noh Alam Shah. Kini ia yakin Timnas Indonesia mampu juara Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Inggris
Musim Belum Dimulai, Kabar Buruk Menghampiri Lini Belakang Liverpool
Cedera Joe Gomez membuat Liverpool mengalami krisis bek tengah. Andoni Iraola berharap kondisi skuad segera membaik sebelum Premier League dimulai.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Musim Belum Dimulai, Kabar Buruk Menghampiri Lini Belakang Liverpool
Inggris
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Aston Villa vs Indonesia All Stars pada 1 Agustus 2026 di SUGBK disiarkan langsung ANTV. Simak jadwal kick-off, siaran langsung, dan info skuad terbaru.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Sabtu 1 Agustus 2026, Live di TV Nasional
Berita
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Kratingdaeng Red Bull Power Race resmi hadir di Indonesia. National Qualifier digelar 10 Oktober 2026 di GBK untuk memperebutkan tiket ke International Final Bangkok.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Kratingdaeng Red Bull Power Race Debut di Indonesia, Atlet Berburu Tiket ke Bangkok
Liga Indonesia
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Shin Tae-yong santai setelah Persija kalah 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026. STY mengungkap persiapan singkat dan minim latihan taktik jadi kendala.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
STY Santai Usai Debutnya di Persija Jakarta Berakhir Pahit
Bagikan