Nostalgia - Battle of the Buffet, Pizza di Kepala Ferguson, dan Emosi Arsene Wenger

Battle of the Buffet jadi salah satu istilah yang merujuk kepada panasnya pertandingan Manchester United melawan Arsenal di Old Trafford pada Oktober 2004
Arief HadiArief Hadi - Senin, 30 September 2019
Nostalgia - Battle of the Buffet, Pizza di Kepala Ferguson, dan Emosi Arsene Wenger
Manchester United vs Arsenal di tahun 2004 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Liverpool dan Manchester City saat ini menjadi rival utama dalam perburuan titel Premier League. Tapi di masa lalu, ketika teknologi VAR (Video Asisten Wasit) atau garis gawang belum eksis, rivalitas Arsenal asuhan Arsene Wenger dan Manchester United era Sir Alex Ferguson jadi yang terdepan dibahas media.

Duel keduanya, di dalam dan luar lapangan pertandingan, tak kalah hebohnya dengan pemberitaan El Clasico di Spanyol atau Derby d’Italia di Italia. Apalagi, Arsenal dan Man United berduel dalam merebutkan titel Premier League.

Pertemuan keduanya saat ini atau di era sepak bola modern tidak lagi sepanas dahulu kala, tapi tetap saja, pertemuan dua tim tradisional Inggris memiliki arti duel adu gengsi, meraih kemenangan demi tercapainya tujuan masing-masin yang ingin dikejar di akhir musim.

Baca Juga:

Prediksi Manchester United Vs Arsenal: Taring Ompong The Red Devils

Jadwal Siaran Langsung Kompetisi Eropa: Manchester United Ditantang Arsenal

Unai Emery: Manchester United Vs Arsenal Pertandingan Tepat Menikmati Sepak Bola

"Ini momen yang sangat hebat, laga yang sangat hebat di antara dua tim di masa lalu, kini, dan masa depan. Tiap laga (Man United vs Arsenal) ketika saya menontonnya di Spanyol, Arsenal vs Manchester United, Manchester United vs Arsenal, selalu jadi momen spesial," tutur Unai Emery, manajer Arsenal, melansir dari Mirror.

"Saya pikir Senin (waktu setempat) jam delapan malam, di seluruh dunia, jika seseorang ingin menyaksikan laga sepak bola, maka tontonlah pertandingan ini."

Begitu banyak cerita soal pertemuan Arsenal kontra Manchester United, baik itu dimainkan di Old Trafford, Highbury (markas lama Arsenal) atau Emirates Stadium. Di antara pertempuran-pertempuran itu, pertandingan di Old Trafford pada 24 Oktober 2004 bisa jadi yang paling banyak diperbincangkan di Inggris.

Manchester United dan Arsenal

Battle of the Buffet atau Pizzagate

Pertandingan yang mungkin tidak akan pernah dibicarakan apabila VAR sudah berlaku. Panasnya rivalitas Arsenal dengan Man United mencapai klimaks pada pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, 24 Oktober 2004, dalam lanjutan laga Premier League.

Dipimpin oleh Mike Riley, Arsenal datang sebagai juara bertahan Premier League dan tidak pernah terkalahkan dalam 49 laga beruntun (Arsenal menyandang status The Invincibles). Arsenal bermaterikan pemain sekaliber Thierry Henry, Kolo Toure, Ashley Cole, Robert Pires, dan Patrick Vieira.

Arsenal duduk di puncak klasemen, terpaut dua poin dari Chelsea di urutan dua klasemen. Sementara Man United berada di peringkat enam klasemen – tertinggal 11 poin dari Arsenal.

Pertandingan berjalan sengit di Old Trafford dengan banyaknya pelanggaran yang tidak dianggap sebagai pelanggaran oleh Riley, semisal saat Rio Ferdinand melanggar Freddie Ljungberg atau kala Ruud van Nistelrooy menginjak Ashley Cole.

Manchester United vs Arsenal di Old Trafford pada 2004

Arsenal mendominasi jalannya pertandingan, namun Man United meladeninya dengan peningkatan performa kala Arsenal menurunkan intensitas pertandingan. Tuan rumah menang dengan skor 2-0 melalui penalti Van Nistelrooy dan gol Wayne Rooney, mengakhiri catatan tak pernah kalah Arsenal.

Tapi, kemenangan itu, khususnya penalti Van Nistelrooy dianggap kontroversial setelah Sol Campbell dianggap menjatuhkan Rooney di kotak terlarang. Padahal dalam tayangan ulang, terlihat jelas Campbell telah menarik kakinya sebelum Rooney terjatuh (tidak ada kontak). Penalti itu dianggap jadi titik balik pertandingan.

"Riley mempengaruhi hasil pertandingan, kita tahu dia bisa melakukan itu di Old Trafford. Kami dirampok. Sama sekali tidak ada kontak untuk penalti itu, bahkan Rooney mengatakan hal itu. Kami hanya bisa menguasai performa kami sendiri dan bukan performa wasit. Kita semua tahu dia (Nistelrooy), dia hanya bisa mencurangi orang yang tidak tahu siapa dia," tutur Wenger pasca laga.

Breaking News Manchester United Arsenal Nostalgia Old Trafford Arsene Wenger Sir Alex Ferguson
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.237

Berita Terkait

Prancis
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Arsene Wenger memprediksi Prancis akan menjadi tim paling dominan di Piala Dunia 2026. Ia juga yakin Kylian Mbappe bakal tampil fantastis dan kembali menjadi bintang Les Bleus.
Arief Hadi - Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Piala Dunia
Scott McTominay Tak Sabar Lawan Brasil, Targetkan Skotlandia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Scott McTominay mengaku sangat antusias menyambut Piala Dunia 2026 dan sangat menantikan laga melawan Brasil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
Scott McTominay Tak Sabar Lawan Brasil, Targetkan Skotlandia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Inggris
Manchester United Konfirmasi Jadon Sancho Akan Dilepas Gratis
Manchester United mengonfirmasi bahwa Jadon Sancho akan meninggalkan klub dengan status bebas transfer alias gratis pada akhir Juni.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
Manchester United Konfirmasi Jadon Sancho Akan Dilepas Gratis
Ragam
7 Pasang Kakak Beradik Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Empat Bela Tim Berbeda
Piala Dunia 2026 tidak hanya akan menghadirkan persaingan antarnegara, tetapi juga sejumlah kisah keluarga yang menarik perhatian.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
7 Pasang Kakak Beradik Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Empat Bela Tim Berbeda
Piala Dunia
Siapakah Wilton Sampaio? Wasit yang Akan Memimpin Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Untuk memimpin laga perdana Piala Dunia 2026, FIFA menunjuk salah satu wasit paling berpengalaman dari Amerika Selatan, yakni Wilton Sampaio asal Brasil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
Siapakah Wilton Sampaio? Wasit yang Akan Memimpin Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Redam Ekspektasi Inggris
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, memilih meredam ekspektasi terhadap tim asuhannya menjelang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Redam Ekspektasi Inggris
Liga Indonesia
Persib Bandung Dekati Gelandang Asal Albania
Persib Bandung mulai bergerak di bursa transfer. Gelandang asal Albania, Enriko Papa, kabanya sedang dibidik.
Rizqi Ariandi - Rabu, 10 Juni 2026
Persib Bandung Dekati Gelandang Asal Albania
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ingin Boyong Eks Anak Asuhnya di Timnas Indonesia ke Persija
Nama-nama pemain andalan STY di Timnas Indonesia, mulai dari Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, hingga Marselino Ferdinan mulai dikaitkan dengan Persija.
Rizqi Ariandi - Rabu, 10 Juni 2026
Shin Tae-yong Ingin Boyong Eks Anak Asuhnya di Timnas Indonesia ke Persija
Italia
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
AC Milan dikabarkan membidik Andreas Christensen yang kontraknya bersama Barcelona segera berakhir. Rossoneri melihat peluang merekrut bek berpengalaman asal Denmark tanpa biaya transfer.
Johan Kristiandi - Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Piala Dunia
Pecahkan Rekor, Wasit Piala Dunia 2026 Akan Kantongi Rp1,7 Miliar Plus Bonus
Menjadi wasit di Piala Dunia bukan hanya soal prestise, tetapi juga menghadirkan imbalan finansial yang sangat besar.
Yusuf Abdillah - Rabu, 10 Juni 2026
Pecahkan Rekor, Wasit Piala Dunia 2026 Akan Kantongi Rp1,7 Miliar Plus Bonus
Bagikan