BolaSkor.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi menjalin kerja sama dengan Guardian Girls International. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini mengukir sejarah baru.
Melalui kerja sama tersebut, Indonesia resmi menjadi negara pertama yang memiliki kerangka kemitraan nasional antara NOC dan Guardian Girls International (GGI).
Baca Juga:
Rapat Anggota NOC Indonesia 2026 Tetapkan Dua Anggota Baru, PB Padel Indonesia dan ICA
NOC Indonesia Suarakan Penyelarasan Anggaran Cabor demi Visi Prestasi Dunia
Guardian Girls International merupakan organisasi nirlaba internasional yang berfokus pada promosi kesetaraan gender, perlindungan, kepemimpinan, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan melalui olahraga, pendidikan, dialog, dan keterlibatan komunitas.
GGI bekerja sama secara global dengan pemerintah, badan PBB, federasi internasional, kedutaan besar, LSM, dan komunitas lokal untuk memberdayakan perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia.
Kemitraan ini membentuk kerangka strategis untuk mendorong pemberdayaan perempuan, keamanan, kepemimpinan, perlindungan (safeguarding), serta inisiatif Safe Sport melalui olahraga di seluruh Indonesia.
Ciptakan Ruang Aman Bagi Perempuan di Lingkungan Olahraga
MoU ditandatangani langsung oleh Shin Koyamada selaku Chairman dan Sekretaris Jenderal GGI dan Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Umum NOC Indonesia, dalam rangkaian kegiatan peluncuran resmi Guardian Girls Indonesia (GGNC Indonesia) di Jakarta, awal pekan ini.
Kemitraan ini bertujuan memperkuat partisipasi, keamanan, dan kepemimpinan perempuan dalam ekosistem olahraga Indonesia, dengan melibatkan federasi cabang olahraga Olimpiade dan non-Olimpiade dalam satu platform nasional terpadu bersama NOC Indonesia.
Salah satu komponen utama dari kerja sama ini adalah implementasi program Guardian Girls Safe Sport (GGSS), yang berfokus pada penciptaan lingkungan olahraga yang aman dan inklusif bagi perempuan.
Program GGSS mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan perlindungan diri dan peningkatan kepercayaan diri, edukasi safeguarding dan Safe Sport, program pengembangan kepemimpinan, serta forum dialog perempuan tingkat regional seperti Southeast Asia Women Citizen Dialogue (SEA-WCD) Indonesia.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya memperluas kesempatan, inklusi, serta perlindungan bagi perempuan melalui olahraga dan kemitraan nasional.
“Kemitraan ini bukan hanya tentang program, tetapi tentang membangun ekosistem olahraga yang lebih aman, inklusif, dan berdaya bagi perempuan Indonesia," ungkap pria yang akrab disapa Okto itu dalam keterangan yang diterima BolaSkor.com, Kamis (21/5).
"NOC Indonesia percaya bahwa olahraga adalah platform strategis untuk menciptakan kepemimpinan perempuan masa depan sekaligus memastikan setiap atlet perempuan mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang setara,” lanjutnya.
Okto juga melihat kolaborasi ini sebagai langkah konkret Indonesia untuk mengambil peran kepemimpinan global dalam isu Safe Sport dan pemberdayaan perempuan melalui olahraga.
Apresiasi Untuk NOC Indonesia
Sementara itu, Sekretaris Jenderal GGI, Shin Koyamada, menyampaikan apresiasinya atas langkah progresif Indonesia dalam membangun kolaborasi global di sektor olahraga berbasis pemberdayaan perempuan.
“Kami sangat terhormat bahwa Komite Olimpiade Indonesia menjadi Komite Olimpiade Nasional pertama di dunia yang secara resmi bergabung dengan Guardian Girls International. Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama yang membangun kemitraan seperti ini dengan GGI," tutur Koyamada.
"Kolaborasi ini mencerminkan kepemimpinan dan komitmen Indonesia dalam mendorong pemberdayaan perempuan, perlindungan, kepemimpinan, serta Safe Sport melalui olahraga dan kerja sama internasional,” jelasnya.
Kesepakatan ini juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan federasi olahraga nasional di bawah Guardian Girls Indonesia (GGNC Indonesia), bersama mitra strategis seperti badan PBB, organisasi perempuan, perwakilan diplomatik, kementerian pemerintah, institusi pendidikan, serta organisasi masyarakat sipil dalam implementasi program Guardian Girls, termasuk:
- Guardian Girls Karate (GGK)
- Guardian Girls Judo (GGJ)
- Guardian Girls Ju-Jitsu (GGJJ)
- Guardian Girls Aikido (GGA)
- Guardian Girls Vovinam (GGV)
- Guardian Girls Pencak Silat (GGPS)
Penulis: Gazza Roosaryatama