Momen-momen Bersejarah dalam Karier Der Bomber, Gerd Muller

Legenda sepak bola Jerman, Gerd Muller meninggal dunia pada usia 75 tahun.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 16 Agustus 2021
Momen-momen Bersejarah dalam Karier Der Bomber, Gerd Muller
Gerd Muller (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dunia sepak bola berduka menyusul kabar meninggalnya ikon sepak bola Jerman, Gerd Muller. Legenda Bayern Munchen meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah lama bertarung melawan penyakit Alzheimer.

"Hari ini dunia FC Bayern bersama. Klub dan semua penggemarnya berduka atas kematian Gerd Muller, yang meninggal pada Minggu pagi di usia 75 tahun," demikian pernyataan di laman resmi Bayern.

"Muller membuat sejarah dengan Bayern dan tim nasional Jerman. Dia mencetak 566 gol yang luar biasa dalam 607 penampilan kompetitif untuk Bayern dan masih memegang rekor gol terbanyak yang dicetak di Bundesliga dengan 365 gol, serta menjadi pencetak gol terbanyak tujuh kali. Dia punya 68 gol dalam 62 caps untuk tim nasional."

Presiden Bayern Herbert Hainer juga menyampaikan ucapan belasungkawa mengenang Gerd Muller yang bermain di Bayern selama 15 tahun.

Baca Juga:

Lewandowski Pecahkan Rekor Gerd Muller dengan Cara Dramatis

Legenda Jerman dan Bayern Munchen, Gerd Muller Meninggal Dunia

3 Fakta Menarik Omar Richards, Rekrutan Baru Bayern dari Inggris

"Hari ini adalah hari yang menyedihkan dan kelam bagi FC Bayern dan semua penggemarnya. Gerd Muller adalah striker terhebat yang pernah ada, dan orang yang baik dan karakter sepak bola dunia," imbuh Hainer.

"Kami semua bersatu dalam duka yang mendalam dengan istrinya Uschi serta keluarganya. FC Bayern tidak akan menjadi klub yang kita semua cintai hari ini tanpa Gerd Müller. Nama dan ingatannya akan hidup selamanya."

Dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik dunia sepanjang masa, BolaSkor.com coba mengenang momen-momen terbaik dari sang legenda sepanjang kariernya:

1. Fat Little Muller

1964 menjadi tahun bersejarah Gerd Muller. Pada usia 18 tahun Muller meninggalkan klub kampung halamannya, Nordlingen di Bavaria dan bergabung dengan Bayern Munchen.

Pada awalnya pelatih Bayern, Zlatko Cajkovski tidak terkesan dengan Muller dan menjulukinya sebagai 'fat little Muller' atau Si Kecil Gendut Muller. Akan tapi pada akhirnya persepsi itu berubah seiring berjalannya waktu hingga ia mendapatkan julukan Der Bomber.

2. Titel Eropa Pertama

Setelah memenangi DFB Pokal dengan Bayern pada 1966, Gerd Muller muda membantu tim Bavaria mengangkat trofi internasional pertama mereka yakni Piala Winner UEFA pada 1996-1967.

Di musim yang sama juga Muller menjadi top skorer Bundesliga dengan 28 gol, serta tujuh gol di DFB Pokal, membawa Bayern dua kali beruntun menjadi juara DFB Pokal.

3. Menikah dengan Uschi Ebenbock

Tidak lama setelah melakukan selebrasi dengan keberhasilan memenangi trofi, Muller kemudian menikah dengan Uschi Ebenbock pada Agustus 1967. Pernikahan itu langgeng hingga kini dan mereka dikaruniai putri bernama Nicole.

4. Top Skorer Natural

"Robert (Lewandowski) jelas seorang striker hebat, tetapi dia tidak mencetak gol seperti Gerd, dengan tulang kering, dada, atau lututnya," kata Uli Hoeness, legenda sepak bola Jerman kepada Munchner Merkur.

"Gerd tidak peduli bagaimana dia memasukkan bola, itu hanya harus mengarah ke mana saja. Robert memukulnya ke bagian belakang gawang, tetapi dengan Gerd, terkadang bola hanya berhenti satu inci di atas garis gawang."

Pengakuan yang tidak salah dari sosok legendaris lainnya. Faktanya Muller striker yang tidak lazim alias unik, sebab dengan kaki pendek dan khususnya berada rendah di pusat gravitasi, Muller dapat mencetak gol dari banyak posisi.

Mulai dari situasi menanduk bola, sembari jatuh, dengan bagian belakang kaki dan banyak lagi. Dia mencetak rekor 365 gol dari 427 laga di Bundesliga.

5. Tak Tergantikan di Timnas Jerman (Barat)

Berbicara mengenai Jerman Barat di masa lalu tidak lepas dari Gerd Muller. 10 golnya pada Piala Dunia 1970 di Meksiko membawanya sebagai peraih Sepatu Emas alias gelar top skorer. Muller juga krusial kala ia mencetak gol penentu kemenangan melawan Inggris di perempat final.

Dua tahun berselang Muller membawa Jerman Barat juara Piala Eropa 1972 kala mereka menang 3-0 atas Uni Soviet (Muller mencetak dua gol). Muller juga membawa timnas juara Piala Dunia 1974 (Jerman menang 2-1 atas Belanda dan Muller mencetak satu gol). Total Muller punya 62 caps dan 68 gol dengan timnas.

6. Kesuksesan di Bayern

Selama 15 tahun membela Bayern (1964-1979) Muller memenangi empat titel Bundesliga, empat DFB Pokal, dan tiga trofi Liga Champions. Bersama dengan Sepp Maier (kiper) dan Franz Beckenbauer (bek) ketiganya menjamin kesuksesan untuk Bayern.

7. Penghujung Karier

MLS (Major League Soccer) identik dengan destinasi akhir para pesepak bola top Eropa di penghujung kariernya di masa kini. Di masa lalu juga demikian kala Muller bermain dengan Fort Lauderdale Strikers pada medio 1979-1981.

Selama tiga musim bermain Amerika di masa lalu dengan nama liga NASL Muller mencetak 38 gol dari 71 pertandingan.

8. Perpisahan dengan Bayern Munchen

Pada 1983 Muller masuk ke lapangan untuk terakhir kali untuk memainkan laga testimoni perpisahannya. Di kala itu juga Muller bermasalah dengan alkohol.

Akan tapi dengan bantuan Uli Hoeness yang juga sahabat serta mantan rekan setimnya, Muller melalui masa sulit. Pada 1992 Muller menjadi asisten pelatih untuk tim amatir sebelum berjibaku dengan Alzheimer kala mendekati usia 70 tahun.

Breaking News Trivia Sepak Bola Gerd Muller Sosok Bayern Bayern munchen

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Piala Dunia
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Yuto Nagatomo menorehkan catatan spesial di Piala Dunia 2026. Bek Timnas Jepang itu jadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Bagikan