Mitchel Bakker, Cameo yang Perlahan Mengancam Posisi Juan Bernat di PSG

Dia adalah bek kiri berusia 20 tahun, Mitchel Bakker, yang sudah dipercaya bermain Thomas Tuchel di beberapa laga PSG musim ini
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 01 Agustus 2020
Mitchel Bakker, Cameo yang Perlahan Mengancam Posisi Juan Bernat di PSG
Mitchel Bakker (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam skuat bertabur bintang dan mewah PSG (Paris Saint-Germain) ada satu nama menarik yang bisa jadi tak diketahui banyak orang. Dia adalah bek kiri berusia 20 tahun, Mitchel Bakker, yang sudah dipercaya bermain Thomas Tuchel di beberapa laga PSG musim ini.

Satu hal menarik darinya adalah pemain kelahiran Purmerend, 20 Juni 2000 berpaspor Belanda dan produk akademi Ajax Amsterdam. Ketika Bakker bisa mengembangkan kariernya di Ajax ia justru membuat keputusan berani merantau ke Prancis.

Sudah bukan rahasia lagi jika Ajax merupakan klub sepak bola di Eropa yang ideal bagi pemain-pemain muda berkembang. Kepercayaan mereka kepada pemain muda sudah tak diragukan lagi.

Tengok saja beberapa jebolan akademi mereka yang bersinar di sana seperti: Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, Wesley Sneijder, Christian Eriksen, dan banyak lagi. Sebagian besar di antara mereka berkembang dan kemudian pindah ke klub top Eropa lainnya untuk meraih sukses.

Baca Juga:

Juara Piala Liga Prancis, Hegemoni PSG di Prancis Belum Terusik

Kylian Mbappe Cedera, Pelatih Atalanta Tak Ingin Tersenyum di Atas Penderitaan Orang Lain

Duka di Balik Sukacita PSG Raih Gelar Coupe de France

Mitchel Bakker bersama Ajax Amsterdam

Tak ayal keputusan Bakker menolak tawaran perpanjangan kontrak Ajax pada Januari 2019 terbilang unik. Alih-alih mengembangkan kariernya terlebih dahulu di sana Bakker memilih jalur yang tidak mudah dan memutuskan gabung PSG dengan status bebas transfer.

Tidak mudah mengambil keputusan itu dalam skuat PSG arahan Thomas Tuchel yang bertabur bintang. Belum lagi untuk posisi bek kiri sudah ada Juan Bernat dan Layvin Kurzawa yang bersaing untuk merebutkannya.

Akan tapi PSG berhasil diyakinkan oleh agen sang pemain untuk merekrutnya. Agen itu bukan agen biasa melainkan Mino Raiola, nama yang sudah terkenal seantero Eropa. Jika Raiola sudah menjadi agennya sudah tentu Bakker bukan pemain biasa.

Kecepatan menjadi nilai lebihnya selain kemampuan teknis bagus ketika mengontrol bola. Perlahan melalui kerja keras Bakker mampu meluluhkan hati Tuchel untuk memainkannya di tim utama.

Berawal dari cameo selama 19 menit kala PSG melawan Pau FC di Coupe de France, Bakker memainkan laga debut penuh selama 90 menit di Ligue 1 kala PSG menang 6-1 atas lawannya.

Mitchel Bakker mulai mendapatkan kepercayaan dari Thomas Tuchel

Berakhirnya Ligue 1 2019-20 dengan munculnya PSG sebagai juara karena pandemi virus corona sempat menunda perkembangan Bakker. Akan tapi Tuchel tetap memercayainya.

Itu bisa dilihat ketika Bakker bermain di laga uji coba melawan Le Havre, Waasland-Beveren, dan Celtic, hingga ia bermain di final Coupe de France kontra AS Saint-Etienne dan menjadi starter.

Teranyar Bakker juga menjadi starter kala PSG juara Coupe de la Ligue kontra Olympique Lyonnais (laga dimenangi PSG via drama adu penalti). Menilik perkembangan itu Marca memprediksi cepat atau lambat Bakker bisa mengancam posisi Juan Bernat untuk bek kiri PSG.

"Dia (Bakker) sangat kuat secara fisik, cepat, dan bagus kala mengontrol bola. Satu-satunya masalah adalah dia sedikit ceroboh. Saya selalu menyebutnya sedikit keonaran," tutur Gery Vink, eks pelatih Bakker di tim muda Ajax.

"Meski begitu Mitchel jelas menjadi penghubung penting di tim kami, kekuatan bernilai tinggi yang dipenuhi talenta. Dia punya yang dibutuhkan untuk menembus puncak. Itulah mengapa saya sedih dia tak lagi bermain untuk Ajax."

Mitchel Bakker Breaking News PSG Ajax Amsterdam

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Lawan Norwegia, Pantai Gading Akan Main Menyerang untuk Meredam Haaland
Cara terbaik untuk mengurangi pengaruh Haaland adalah dengan membuat Norwegia lebih banyak bertahan dan kehilangan kendali permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Lawan Norwegia, Pantai Gading Akan Main Menyerang untuk Meredam Haaland
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft di Atas Angin
Prediksi Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026 lengkap dengan statistik, head to head, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor akhir.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft di Atas Angin
Piala Dunia
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti berharap Neymar bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak saat menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Lainnya
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Kemenangan atas Korea Selatan tak hanya membuat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026 untuk pertama kali, tetapi juga menjadi balas dendam yang sempurna.
BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Piala Dunia
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Melawan Spanyol, bek senior Austria David Alaba menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Liga Indonesia
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Bosnia, Stjepan Loncar. Negosiasi dengan NK Istra 1961 masih berlangsung dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 29 Juni 2026
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Bagikan