Minta Lapangan ABC Tidak Disewakan, Dirut PPKGBK Ingin PSSI Ikuti Prosedur

Winarto angkat bicara terkait dengan keinginan PSSI agar Lapangan ABC dan Stadion Madya di kawasan GBK tidak disewakan untuk umum.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Minggu, 21 Juni 2020
Minta Lapangan ABC Tidak Disewakan, Dirut PPKGBK Ingin PSSI Ikuti Prosedur
Timnas Indonesia U-23 saat menjalani pemusatan latihan di Lapangan ABC Senayan. (BolaSkor.com/Frengky Aruan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Direktur Utama Pengurus Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto angkat bicara terkait dengan keinginan PSSI agar Lapangan ABC dan Stadion Madya di kawasan GBK tidak disewakan untuk umum.

Menurut Winarto saat ini PSSI belum ada pembicaraan hal tersebut kepadanya. Ia menambahkan, peluang untuk mengizinkan penggunaan lapangan ABC dengan Stadion Madya sebagai tempat untuk melangsungkan pemusatan latihan itu ada, tapi tetap ikuti aturan yang berlaku.

"Ya, kami belum ada apa-apa. Mereka juga belum mengontak kami. Mungkin dia juga kontak Menpora. Tapi Menpora juga belum mengontak kami. Ya, hanya statment-statment (permintaan) itu tidak ada apa," kata Winarto.

Baca Juga:

Memilih Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri: Selangkah Lagi Nih

PSSI Putuskan Kompetisi Lanjut, Kemenpora: Keputusan Akhir Ada di Tangan Gugus Tugas

"Ada aturannya. Ada tata kelolanya, ada peraturan menterinya, ada tarifnya, dan itu diikuti semua. Kemarin kan Asian Games saja bayar. Ya (artinya) pemerintah dengan pemerintah saja mengikuti aturan. Kemendikbud saja pakai Istora, mereka membayar," tambahnya.

Sebelumnya, PSSI memang meminta kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk meminta Lapangan ABC dan Stadio Madya, sebagai tempat persiapan Timnas Indonesia untuk mengikuti beberapa ajang internasional salah satunya Piala Dunia U-20 2021.

Winarto juga menjelaskan, jika PSSI ingin menggukan fasulitas tersebut dengan nol rupiah, itu tidak semata-mata tidak bisa dilakukan. Ia menambahkan harus ada Surat Keputusan (SK) dari Kemnepora untuk masalah ini.

"Iya betul (nol rupiah). Itu masih tetap berlaku tapi harus tetapkan juga dong mana pelatnasnya? Atletnya saja belum ada sekarang? Yang melatih siapa? Yang mau dilatih siapa, harus jelas, dan itu belum dilakukan dan belum ada pengajuan dari PSSI," dia menjelaskan.

"Kami welcome mengikuti aturan yang berlaku. Kalau pelatnas itu mewakili negara pasti Kemenpora kan menetapkan. Kita hormati. contoh pelatnas yang lain juga begitu," tegas Winarto.

Pssi Timnas Indonesia PPKGBK
Posts

4.870

Berita Terkait

Timnas
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia
John Herdman tiba di Indonesia pada Sabtu (10/1) pukul 13.20 WIB dengan maskapai Cathay Pacific.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia
Timnas
Diberi Kebebasan Pilih Asisten Pelatih Lokal, John Herdman Diharapkan Mampu Lahirkan Nova Arianto Baru
PSSI memberikan kewenangan penuh kepada John Herdman dalam menentukan asisten pelatih lokal yang akan membantunya di Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
Diberi Kebebasan Pilih Asisten Pelatih Lokal, John Herdman Diharapkan Mampu Lahirkan Nova Arianto Baru
Timnas
PSSI Bebaskan John Herdman Pilih Asisten Pelatih Lokal di Timnas Indonesia
John Herdman akan dibantu asisten pelatih lokal di Timnas Indonesia. Nantinya, Herdman yang bakal memilih asistennya itu.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
PSSI Bebaskan John Herdman Pilih Asisten Pelatih Lokal di Timnas Indonesia
Timnas
Nova Arianto Dipastikan Tidak Masuk Kandidat Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memastikan bahwa Nova Arianto tidak masuk kandidat asisten John Herdman.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
Nova Arianto Dipastikan Tidak Masuk Kandidat Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Timnas
John Herdman Akan Bawa Dua Asisten dari Luar ke Timnas Indonesia
John Herdman rencananya akan membawa dua asisten pelatih dari luar negeri ke Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Januari 2026
John Herdman Akan Bawa Dua Asisten dari Luar ke Timnas Indonesia
Timnas
Kurniawan Dwi Yulianto Dinilai Cocok Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
John Herdman akan dibantu pelatih lokal sebagai asisten di Timnas Indonesia. Kurniawan Dwi Yulianto dianggap cocok mengisi pos tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Januari 2026
Kurniawan Dwi Yulianto Dinilai Cocok Jadi Asisten John Herdman di Timnas Indonesia
Timnas
John Herdman Bagian dari Rencana Jangka Panjang PSSI untuk Timnas Indonesia
John Herdman akan dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Herdman jadi bagian dari proyek jangka panjang PSSI.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
John Herdman Bagian dari Rencana Jangka Panjang PSSI untuk Timnas Indonesia
Timnas
John Herdman Harus Kembalikan Kepercayaan Publik pada Timnas Indonesia
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan publik.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
John Herdman Harus Kembalikan Kepercayaan Publik pada Timnas Indonesia
Liga Indonesia
PS Putra Jaya Pasuruan Pecat Pemain yang Lakukan Tendangan Kung fu di Liga 4 Jatim
Muhammad Hilmi Gimnastiar harus menelan pil pahit karena dipecat klubnya setelah sebagai konsekuensi aksi berbahayanya dalam laga Liga 4 Jatim.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
PS Putra Jaya Pasuruan Pecat Pemain yang Lakukan Tendangan Kung fu di Liga 4 Jatim
Liga Indonesia
Komdis PSSI Minta Pelaku Tendangan Kung fu di Liga 4 Dihukum Berat oleh Asprov Jatim
Pemain Putra Jaya Pasuruan, M Hilmi, melakukan tindakan tidak sportif terhadap lawan. Pihak klub langsung memecat Hilmi dan komdis PSSI meminta pelaku disanksi.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Januari 2026
Komdis PSSI Minta Pelaku Tendangan Kung fu di Liga 4 Dihukum Berat oleh Asprov Jatim
Bagikan