Minim Menit Bermain Jadi Musuh Besar Masa Depan Timnas Inggris

Para petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) justru cemas masa depan timnas Inggris tidak secerah yang publik di luar kira. Minimnya menit bermain pemain muda menjadi penyebabnya.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 08 September 2018
Minim Menit Bermain Jadi Musuh Besar Masa Depan Timnas Inggris
Suasana latihan timnas Inggris (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kesuksesan di masa depan ada di tangan para pemuda. Idiom tersebut juga berlaku di jagat sepak bola. Karena itulah pembibitan pemain muda menjadi titik terpenting dari kemajuan sepak bola sebuah negara.

Beberapa waktu lalu, Roberto Mancini, yang kini menjadi pelatih Italia, mengeluhkan minimnya menit bermain yang didapat pemain muda Italia di Serie A. Hal ini sejatinya sudah lama terjadi di tanah Inggris.

Dalam lebih dari setahun terakhir, pemain muda Inggris mendominasi kompetisi sepak bola Eropa, bahkan dunia. Timnas U-17 hingga U-21 mereka sukses menguasai Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, dan berbagai ajang kejuaraan tim muda.

Tidak heran jika publik di luar Inggris kerap menyebut masa depan timnas Inggris akan cerah. The Three Lions bakal menjadi kekuatan utama sepak bola dunia di masa depan.

Perkiraan itu makin kuat saat Inggris mampu menembus semifinal Piala Dunia 2018, pencapaian terbaik mereka dalam 28 tahun. Inggris sukses menuai hasil itu dengan sebuah tim yang memiliki rata-rata usia termuda.

Meski begitu, para petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) justru cemas masa depan timnas Inggris tidak secerah yang publik di luar kira. Minimnya menit bermain pemain muda menjadi penyebabnya.

"Kolam pemain semakin kecil," demikian kata pelatih Inggris, Gareth Souhgate.

Komentar Southgate di atas berdasarkan data statistik yang menyebut pemain Inggris hanya mencatat 30,4 persen dari total 7.200 menit di Premier League musim ini. Menurun dibandingkan musim lalu yang 33 persen.

Persentase semakin kecil jika menghitung hanya di enam klub besar alias the big six. Di kelompok ini, pemain Inggris hanya mencatat 20 persen.

Sejak dimulainya musim 2018-19 ini, ada 17 pemain Inggris berusia 17-21 tahun yang tampil di Premier League. Ini merupakan angka terendah di antara lima liga besar di Eropa. Memang musim 2018-19 baru dimulai, namun jika tren ini berlanjut sangat pantas bagi FA untuk menekan tombol tanda bahaya.

Pasalnya musim lalu, angka pemain lokal di bawah 21 tahun di Premier League juga terbilang rendah, hanya 43 pemain.

Sebagai pembanding, Ligue 1 Prancis untuk musim ini saja sudah menampilkan 62 pemain lokal berusia di bawah 21 tahun. Sedangkan musim lalu mencapai 88 pemain. Seperti diketahui, Prancis merupakan juara Piala Dunia 2018.

Inggris Premier League FA Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan