Mikel Oyarzabal, Talenta Asli Basque Hadirkan Cara Efektif Bermain sebagai Penyerang Sayap
BolaSkor.com - Basque merupakan salah satu kawasan di Spanyol yang memiliki dua klub besar yang cukup dikenal di Spanyol: Athletic Club Bilbao dan Real Sociedad. Keduanya memiliki karakteristik dan tradisi masing-masing, khususnya dalam mengembangkan pemain muda.
Berbeda dari Bilbao yang punya filosofi paten tidak pernah menggunakan servis pemain asing, atau lebih tepatnya pemain non-Basque, di dalam skuat mereka, Sociedad masih sedikit lebih longgar dalam menerapkan kebijakan.
"Concantera y aficion, no hacefaltaimportacion" yang artinya: dengan talenta pemain lokal dan dukungan masyarakat lokal, jasa pemain asing tidak dibutuhkan. Bilbao memegang teguh prinsip itu sampai sekarang.
Bilbao dan Sociedad rival di Spanyol serta memiliki kekurangan serta kelebihannya masing-masing. Tapi, ada satu benang merah atau kesamaan khusus di antara kedua klub itu: selalu menelurkan produk akademi di tim utama dan memberinya kesempatan bermain.
Baca Juga:
Piala Eropa U-21: Spanyol Tantang Jerman di Final
Luca Waldschmidt: Menggila di Piala Eropa U-21, Jerman Temukan Suksesor Miroslav Klose
Bintang Timnas Spanyol U-21 Menolak Dijual oleh Real Madrid
Bilbao sudah barang pasti melakukannya karena mereka tak punya banyak opsi untuk dibeli, terkekang oleh prinsip. Namun untuk Sociedad, mereka tidak begitu saja membeli pemain-pemain non-Basque, La Real mengombinasikan beberapa hal dalam skuat mereka.
Boleh saja ada pemain asing datang ke Anoeta. Tidak masalah. Asal di dalam skuat Sociedad ada kombinasi: pemain asing, muda berbakat dari akademi Sociedad, serta pemain senior (yang biasanya keturunan Basque).
Produk akademi Real Sociedad Cantera pun tidak main-main. Xabi Alonso dan Antoine Griezmann merupakan dua nama alumni akademi mereka. Kini, ada satu nama yang diprediksi berharga mahal di masa depan. Dia adalah Mikel Oyarzabal.
Penyerang Sayap tapi Lamban
Pemain-pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap biasanya lumrah dilihat dengan kecepatan dan akselerasi ketika membangun serangan. Tapi Oyarzabal berbeda. Tipikal bermainnya terbilang unik dan seolah memberikan cara baru untuk bermain efektif.
Berkaki kidal dan lebih suka bermain di sisi kiri permainan, entah itu sebagai gelandang sayap kiri atau penyerang sayap kiri, Oyarzabal punya kekurangan dari segi kecepatan ketika mendribel bola.
Oyarzabal menutupi kekurangannya itu dengan permainan yang cerdas yang diperlihatkan melalui kemampuannya mengubah pergerakan, membaca permainan, visi bermain dan operan yang akurat.
Andai Oyarzabal ditempatkan sebagai penyerang sayap kanan maka ia akan terlihat seperti pemain Manchester City, Riyad Mahrez, lalu menjelma jadi inverted winger: penyerang sayap yang tidak ortodok dalam pendekatannya dan lebih sering melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan.
"Oyarzabal tidak bermain seperti penyerang sayap konvensional karena dia tak punya kecepatan. Oyarzabal menggunakan perubahan gerak cepat dengan gelandang lainnya untuk mengeksploitasi bek-bek lawan," tulis Griffin O'Neill dalam tulisannya di Outsideoftheboot.
Gaya mainnya itu menyulitkan lawan membaca permainannya. Oyarzabal, selain bergerak di sisi sayap, biasanya memulai serangan dari serangan balik di lini tengah, mengubah arah, lalu tiba-tiba bola sampai ke kaki rekan setimnya.
Permainan cerdasnya itu berpotensi menjadikan pemain berusia 22 tahun jenius sepak bola baru - jika kemampuannya terus diasah. Pola pikir Oyarzabal semakin meningkat karena ia juga tengah menempuh pendidikan di Universitas Deusto dan mengambil jurusan bisnis.
Sekali lagi, Real Sociedad Cantera menelurkan talenta yang menapaki jalur Alonso dan Griezmann. Konon katanya, dari kabar Sport-English, Oyarzabal dibidik oleh Barcelona.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia
Mauricio Souza Berharap VAR Bekerja dengan Baik di Laga Persib vs Persija