Messi Imitasi Gol dan Skill Maradona, Bukan Gaya Hidupnya

Lionel Messi adalah satu-satunya pemain Argentina yang benar-benar memenuhi syarat untuk dilukiskan sebagai titisan Diego Maradona.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 30 November 2020
Messi Imitasi Gol dan Skill Maradona, Bukan Gaya Hidupnya
Lionel Messi (skysports)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sebuah pemandangan menarik sekaligus mengharukan saat Lionel Messi melakukan selebrasi gol dalam laga Barcelona melawan Osasuna, Minggu (29/11) malam. Messi melepaskan jersey Barcelonanya untuk menunjukkan kostum Newell's Old Boys bernomor 10. Jersey milik mendiang Diego Maradona.

Lionel Messi adalah satu-satunya pemain Argentina yang benar-benar memenuhi syarat untuk dilukiskan sebagai titisan Diego Maradona. Seperti orang Argentina lain, Messi pun sangat mengidolakan sang legenda. Sejak kecil, Messi selalu mencoba meniru gerakan sang idola. Bahkan Messi kecil acap memamerkan skillnya di tengah lapangan, seperti yang dilakukan Maradona saat pemanasan.

Baca Juga:

Maradona di Barcelona, Penuh Warna, Fenomena, dan Drama

Tarian Balet di Gol Terbaik Abad ke-20, Pembuktian Maradona si 'Bajingan Genius'

Sebut Maradona Masih Hidup jika Gabung Juventus, Cabrini Minta Maaf

Messi dan Maradona adalah dua pemain ikonik Argentina yang mungkin memiliki karakter yang seperti bumi dan langit, tetapi mereka juga memiliki banyak kesamaan termasuk ikatan dengan Newell's Old Boys. Hal ini yang terjadi ketika sang kapten Barca itu melakukan selebrasi gol dengan melepas baju Barca untuk memperlihatkan merah dan hitam klub Rosario itu sebelum menunjuk ke langit. Khusus kali ini Messi menunjuk langit bukan untuk sang nenek, melainkan Maradona

Messi lahir setahun setelah Maradona menjadi kapten timnas Argentina meraih kejayaan pada Piala Dunia 1986 di Meksiko. Tetapi dia berada di stadion Newell's sebagai penggemar pada 1993 ketika Maradona melakukan debut untuk klub itu.

Gol Messi ke gawang Osasuna sekilas mirip dengan gol Maradona melawan Emelec. Kedua pemain menggiring bola di tepi area penalti sebelum menemukan sudut atas gawang sebagai sasaran penempatan bola.

Itu bukanlah satu-satunya Messi mencetak gol seperti Maradona. Aksi solonya melawan Getafe pada 2007 adalah copy-paste gol kedua Maradona melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986. Bahkan Messi juga memiliki momen "Tangan Tuhan"-nya sendiri dengan meninju bola ke gawang Espanyol. "Itu Maradona berpakaian seperti Messi. Dia telah bereinkarnasi," teriak komentator televisi saat itu.

Postur tubuh yang sama-sama mungil membuat gaya bermain Messi dan Maradona sangat mirip. Kedua pemain punya pusat gravitasi yang rendah, jarak umpan, dan visi yang luar biasa ditambah kaki kiri yang ajaib.

Bumi dan Langit

Maradona mendambakan sorotan sepanjang kariernya yang penting dan sering menjadi berita untuk aktivitas di luar lapangan.

Sang legenda juga menjadi sangat populer bahkan didewa-dewakan, seperti terlihat saat ribuan orang dengan berani menentang pembatasan protokol kesehatan COVID-19 untuk meratapi dan memberikan penghormatan terakhir.

Sementara Messi sangat jarang mencicipi kehidupan malam Barcelona saat masih muda. Dia adalah family man yang cenderung menjaga kehidupan pribadi beserta tiga anak laki-laki buah cintanya dengan dengan Antonela Roccuzzo yang dinikahinya pada 2017.

Skandal terbesar Messi adalah ketika dinyatakan bersalah atas penipuan pajak, sebuah tuduhan yang juga dihadapi oleh Maradona yang kariernya terpotong oleh bertahun-tahun penggunaan narkoba, obesitas, dan alkoholisme.

Sepanjang karier, Maradona mencetak 346 gol dalam 679 pertandingan untuk klub dan negaranya di semua kompetisi tetapi dua larangan bermain karena narkoba ditambah masalah kesehatan dan cedera membuatnya hanya menghabiskan delapan tahun di puncak permainan.

Berbeda dengan Messi, yang memulai kariernya pada 2004, telah memainkan 855 pertandingan dan mencetak 712 gol. Messi adalah pencetak rekor dan pemain paling berprestasi Barca, mengangkat 10 gelar LaLiga dan empat trofi Liga Champions.

Maradona tidak pernah memenangi penghargaan klub top Eropa tetapi dia berhasil menyeret tim semenjana Napoli meraih dua gelar Serie A dan satu kemenangan Piala UEFA.

Kedua bintang sama-sama ikon timnas Argentina dan Maradona adalah pemain yang sangat dominan di Piala Dunia 1986. Sementara Messi adalah pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang masa, tetapi keberuntungan telah meninggalkannya di timnas Argentina di saat-saat yang paling penting.

Messi harus merasakan pahitnya gagal di final Piala Dunia pada 2014 melawan Jerman di perpanjangan waktu, hal serupa yang dialami Maradona pada 1990. Selain itu Messi juga merasakan kekalahan di dua final Copa America.

"Maradona jelas merupakan pemain terbaik yang pernah saya lihat, tetapi fans Messi tidak boleh marah karena dia hidup di era yang berbeda," kata presiden Argentina Alberto Fernandez awal tahun ini dikutip Reuters.

"Anda bisa menempatkan Maradona bersama 10 sapu terbang dan dia masih akan membuat tim menang," kata sang presiden.

Mantan pemain merasa lebih sulit untuk memilih siapa yang terbaik. "Diego lebih artistik dan lebih bergairah, tapi Messi telah mencapai lebih," kata mantan rekan setim Maradona di Argentina, Jorge Valdano.

LaLiga Barcelona Diego Maradona Lionel Messi Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Perang Bintang di El Clasico, 7 Nominasi Ballon d'Or Ramaikan Duel Panas Barcelona vs Real Madrid
Duel sengit El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid diramaikan 7 nominasi Ballon d'Or. Baca ulasan statistik dan peta kekuatannya di sini!
Gazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026
Perang Bintang di El Clasico, 7 Nominasi Ballon d'Or Ramaikan Duel Panas Barcelona vs Real Madrid
Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Offside Corp memperkenalkan Road to OGFC Unite 2027 bersama Patrice Evra dan Park Ji-sung. Ajang ini mengusung potensi sport tourism Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Bung Ferry menyarankan Persija Jakarta tidak mengajukan banding atas sanksi larangan away The Jakmania dalam enam laga tandang Super League 2026/2027 demi pembelajaran dan introspeksi.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Saran Persija Tidak Banding Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Shin Tae-yong memberi sinyal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino bisa kembali memperkuat Persija Jakarta saat menghadapi Persik Kediri di JIS pada pekan ke-7 Super League 2026/2027, Senin (26/10).
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Shin Tae-yong Beri Kabar Baik soal Rizky Ridho dan Kyohei Yoshino Jelang Persija vs Persik
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Bung Ferry menilai sanksi larangan away enam laga dan denda Rp90 juta dari Komdis PSSI untuk Persija Jakarta menjadi pelajaran serta peringatan bagi The Jakmania.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Nilai Sanksi Larangan 6 Kali Away untuk Suporter Persija Bisa Diterima
Spanyol
Barcelona atau Real Madrid, Jurgen Klopp Ungkap Tim yang Didukungnya Jelang El Clasico
Bukan Real Madrid, Jurgen Klopp justru menjagokan Barcelona jelang El Clasico. Apa alasan mantan pelatih Liverpool itu lebih memilih Blaugrana?
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Barcelona atau Real Madrid, Jurgen Klopp Ungkap Tim yang Didukungnya Jelang El Clasico
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Cara menonton dan link streaming Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027, Jumat 23 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek jadwal kick-off, siaran langsung SCTV, dan peluang Rossoneri meraih kemenangan di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Cara menonton Madura United vs Persib Bandung di BRI Super League 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 19.00 WIB. Cek siaran langsung Indosiar, link streaming Vidio, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Madura United vs Persib, Live di Indosiar
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Cara menonton Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027, Kamis 22 Oktober pukul 23.45 WIB. Cek siaran langsung SCTV, link streaming Vidio, jadwal, dan kondisi terbaru kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Juventus vs Rennes, Live di SCTV
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Cara menonton dan link streaming Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027. Cek jadwal kick-off, siaran langsung, prediksi susunan pemain, dan head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persik vs PSS Sleman, Cek di Sini!
Bagikan