Meski Kalah dari Liverpool, Arsenal Tetap Unggulan Finish di Empat Besar
BolaSkor.com - Laju lima kemenangan beruntun Arsenal terhenti pada laga tunda Premier League melawan tim favorit juara, Liverpool, pada laga yang dihelat di Emirates Stadium, Kamis (17/03) dini hari WIB.
The Gunners kalah 0-2 dari gol Diogo Jota (54') dan Roberto Firmino (62'). Arsenal sedianya mampu mengimbangi Liverpool dengan 48 persen penguasaan bola, melepaskan sembilan tendangan dan dua di antaranya tepat sasaran.
Akan tapi Liverpool lebih klinikal mengubah peluang menjadi gol dari tiga sepakan tepat sasaran yang mereka ciptakan. Hal itu diakui langsung oleh Mikel Arteta, manajer Arsenal sebagai pembeda laga.
"Itulah (efisiensi) yang jadi pembeda hari ini. Saya pikir tidak ada beda lain terlepas dari hal tersebut. Saya pikir kami telah banyak menutup celah (dengan Liverpool), tapi itu tidak cukup karena kami melalui pintu itu dan mereka juga melaluinya, mereka mencetak dua gol," tutur Arteta selepas laga berakhir.
"Saya tak suka dengan gol-gol kebobolan kami, tapi itulah bagian dari pertandingan dan ketika Anda punya peluang-peluang itu maka Anda harus memanfaatkannya."
Baca Juga:
Jurgen Klopp Ungkap Resep Liverpool Kalahkan Arsenal
Hasil Pertandingan: Chelsea Melenggang, Juventus Tersingkir, Liverpool Hentikan Tren Positif Arsenal
Posisi Arsenal tak berubah dari kekalahan itu dan tetap di urutan empat dengan 51 poin dari 27 laga, diikuti Manchester United dengan 50 poin (29 laga), West Ham United dengan 48 poin (29 laga), dan Tottenham Hotspur dengan 48 poin (dari 28 laga).
Arsenal masih tetap unggulan finish di empat besar dengan dua laga tunda itu. Hal itu juga diprediksi oleh pandit sepak bola, Jamie Carragher. Dia menuturkan keunggulan Arsenal dari tim-tim rival dalam perebutan empat besar.
“Pertarungan untuk Arsenal adalah untuk masuk ke empat besar,” kata Carragher sebagaimana dilansir dari Dailystar.
"Lupakan Chelsea, Liverpool, dan Man City, hasil buruk melawan mereka. Tidak masalah seperti apa hasil Anda melawan tim tertentu - itu adalah berapa banyak poin yang Anda dapatkan."
“Mereka bertarung dengan Tottenham dan mereka bertarung dengan West Ham dan Manchester United. Saya pikir Arsenal adalah tim yang lebih baik daripada United dan Tottenham, tetapi mereka memiliki individu yang dapat melakukan hal-hal khusus seperti Harry Kane dan Son (Heung-min) atau (Cristiano) Ronaldo."
“Itu mungkin kekurangan mereka malam ini. (Martin) Odegaard mendapat kesempatan itu – Harry Kane mungkin mencetak gol atau Ronaldo. Tapi saya pikir tim yang dia (Arteta) atur, kebersamaan, cara mereka bermain, sepertinya tepat. Tim yang terlatih dengan baik dan saya pikir mereka bisa melakukannya (finish empat besar)," urai Carragher.
Arsenal tak lagi mentas di Liga Champions sejak terakhir bermain pada musim 2016-2017. Kala itu tim masih dilatih oleh pelatih legendaris, Arsene Wenger yang melatih klub selama 22 tahun sebelum pergi pada 2018 silam.
Arief Hadi
15.902
Berita Terkait
Pengakuan dari Mikel Arteta, Chelsea Layak Jadi Kandidat Petarung Titel Premier League
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Statistik Memperlihatkan, Sulit bagi Chelsea Mengalahkan Arsenal
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis