Merangkum Karier Jurgen Klopp dalam Angka Bersama Liverpool

Sembilan tahun karier Jurgen Klopp di Liverpool telah berakhir.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 21 Mei 2024
Merangkum Karier Jurgen Klopp dalam Angka Bersama Liverpool
Jurgen Klopp (Foto: X)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jurgen Norbert Klopp atau biasa dikenal sebagai Jurgen Klopp memiliki julukan The Normal One. Julukan itu menjadi unik, sebab karier kepelatihan pria berusia 56 tahun tidak 'normal'.

Tiga klub dilatih sepanjang kariernya dari medio 2001-2024 dan Klopp tidak sebentar melatih ketiganya. Bersama Mainz selama tujuh tahun (2001-2008), begitu juga dengan Borussia Dortmund (2008-2015), dan sembilan tahun bersama Liverpool (2015-2024).

Mainz menjadi batu loncatan awal dari karier mantan pemain profesional tersebut. Di sana ia belajar jadi pelatih, untuk kemudian sukses bersama Dortmund melalui dua titel Bundesliga, dengan klimaks pencapaiannya hadir di Liverpool.

Satu titel Liga Champions, dua Piala Liga, satu Piala FA, dan paling besar adalah mengakhiri penantian 30 tahun titel liga Liverpool pada 2020. Klopp meraihnya bersama tim dari Merseyside tersebut.

Baca Juga:

Salam Perpisahan Terakhir Jurgen Klopp Bersama Liverpool di Anfield

Akhir Sebuah Era, Warisan Jurgen Klopp Akan Tetap Hidup

Pep Guardiola Ungkap Titik Balik Man City dalam Persaingan dengan Arsenal dan Liverpool

Segala pencapaian itu melebihi ekspektasi dari sosok yang menggambarkan dirinya sebagai The Normal One. Terlebih, Klopp memiliki filosofi sepak bola yang menginspirasi banyak pelatih, terkenal dengan istilah gegenpressing.

Kesuksesan yang diraihnya bukan sesuatu yang diraih oleh sosok 'normal', tetapi julukan itu dapat juga menggambarkan sosoknya yang disukai fans sepak bola. Klopp sosok yang rendah hati, berbaur dengan fans, dan ideal dengan klub-klub yang pernah dilatihnya.

Sembilan tahun melatih Liverpool bukan waktu yang sebentar. Begitu banyak momen dan BolaSkor.com, menilik referensi dari BBC Sport, akan merangkum dalam angka karier Klopp bersama Liverpool.

Trofi

Delapan trofi. Itulah jumlah titel yang diraih Klopp di Liverpool dengan rincian satu Premier League, Liga Champions, Piala FA, dua Piala Liga, Community Shield, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Saat memenangi Premier League 2019-2020, Klopp membawa Liverpool menjadi tim tercepat yang mencapai 30 kemenangan, dan tertinggal hanya satu poin untuk mencapai 100 poin.

Perbandingan dengan Pelatih Lain

Dilihat dari banyak hal, Klopp tak beruntung melatih Liverpool pada medio 2015-2024. Kurang dari 12 bulan saat ia datang ke Liverpool, rivalnya Pep Guardiola datang dan melatih Manchester City. Guardiola juga menjadi pesaing Klopp di Jerman.

Di sana Klopp kesulitan bersaing dengannya dan hal itu terjadi kembali di Inggris. Menilik sejarah pelatih-pelatih di Premier League, hanya Guardiola, Sir Alex Ferguson, dan Antonio Conte yang memiliki rasio kemenangan melebihi Klopp.

Guardiola punya rasio kemenangan 74 persen, diikuti 65,2 persen Ferguson, 62,9 persen Conte, lalu Klopp dengan 62,6 persen, baru setelahnya ada Roberto Mancini (61,7 persen), Jose Mourinho (59,8 persen), dan Arsene Wenger (57,5 persen).

Perolehan Poin dengan Liverpool

Terhitung sejak 2016 hingga 2024, Klopp mengalami fase naik turun dalam melatih Liverpool.

Diawali dari 2016 dengan posisi finish Liverpool di urutan delapan (60 poin), lalu 76 poin pada 2017 (posisi empat), 75 poin pada 2018 (posisi empat), 97 poin tahun 2019 (posisi dua), dan juara pada 2020 dengan 99 poin.

Kemudian, Liverpool kembali turun dengan 69 poin (peringkat tiga) pada 2021, meraih 92 poin pada 2022 (peringkat dua), 67 poin pada 2023 (posisi lima), dan 82 poin pada 2024 (urutan tiga).

Menit Bermain

Banyak pemain yang sudah dimainkan Klopp di Liverpool. Beberapa di antaranya memimpin dalam jumlah menit bermain, seperti Mohamed Salah yang total telah mencetak 211 gol (28.088 menit).

Nama lainnya seperti Virgill van Dijk (23.936 menit), Trent Alexander-Arnold (25.079 menit), Andy Robertson (24.970 menit), Sadio Mane (21.621 menit), dan Alisson Becker (23.665 menit).

Uang yang Dihabiskan

Total, Klopp merekrut 37 pemain saat melatih Liverpool dengan total dana kurang lebih mencapai 850 juta poundsterling. Rekrutan termahal adalah Darwin Nunez (2022) sebesar 85 juta poundsterling, sementara termurah Ben Davies (2021) sebesar dua juta poundsterling.

Klopp jarang merekrut pemain gratis (free transfer) dan kasus itu terjadi hanya kepada Joel Matip, yang kemudian sukses di Liverpool.

Penjualan terbesarnya adalah Philippe Coutinho yang dilepas sebesar 105 juta poundsterling, plus bonus, ke Barcelona. Dari penjualannya Liverpool merekrut Virgil van Dijk (75 juta poundsterling) dan Alisson (67 juta poundsterling).

Tim Lawan

Hanya satu tim yang membuat Liverpool-nya Klopp frustrasi, yakni Real Madrid yang mengalahkan mereka di final Liga Champions dua kali.

Selain itu, Duo Manchester juga acapkali membuat frustrasi Klopp kendati Liverpool juga punya kemenangan mengesankan atas keduanya. Rata-rata poin per laga melawan kedua tim itu adalah 1,48 (Manchester City) dan 1,43 (Manchester United).

Di satu sisi berbeda, banyak tim yang 'benci' melawan Liverpool di era Klopp, seperti Aston Villa yang hanya meraih satu kemenangan pada 2020 (7-2). Begitu juga Bournemouth, yang dilumat Liverpool dengan skor 9-0 dua tahun silam, pun demikian Watford dan Newcastle United.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Faktanya, hanya melawan lima tim Premier League, Klopp memiliki rekor poin yang lebih sedikit dari dua poin per laga.

Trivia Sepak Bola Liverpool Klopp Jurgen Klopp Premier League Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Sosok
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Mexx Meerdink muncul sebagai solusi baru Timnas Belanda di posisi nomor 9. Simak profil, gaya bermain, dan dua golnya saat debut melawan Serbia.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Yunani menjamu Jerman di UEFA Nations League. Simak prediksi skor, kabar tim, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Bagikan