Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mentalitas dan Rasa Lapar Jadi Kunci PSG Taklukkan RB Leipzig

Beban para pemain PSG seperti sudah terangkat setelah lolos dari perempat final.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 19 Agustus 2020
Mentalitas dan Rasa Lapar Jadi Kunci PSG Taklukkan RB Leipzig
Paris Saint-Germain (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menaklukkan RB Leipzig dengan skor 3-0 pada semifinal Liga Champions 2019-2020 di Estadio da Luz, Rabu (19/8) dini hari WIB. Sang pelatih, Thomas Tuchel menyebut kemenangan ini menjadi bukti kekuatan mental anak-anak asuhnya.

PSG dan Leipzig memang sama-sama berburu tiket final Liga Champions perdananya sepanjang sejarah klub. Wajar jika para pemain dari kedua tim diliputi rasa gugup.

Namun PSG mampu keluar dari tekanan. Neymar dan kawan-kawan menunjukkan penampilan maksimal dan berhasil mencetak tiga gol.

Baca Juga:

7 Fakta Menarik di Balik Keberhasilan PSG Melaju ke Final Liga Champions 2019-2020

RB Leipzig 0-3 PSG: Les Parisiens Tembus Final Liga Champions untuk Kali Pertama

Tembus Final Liga Champions, Kombinasi Assists Di Maria-Neymar Capai Angka 51

Thomas Tuchel

"Tim ini melakukannya dengan sangat baik, menunjukkan kualitas, rasa lapar, dan determinasi. Itu perpaduan yang bagus dan kami pantas menang," kata Tuchel kepada RMC Sport.

"Saya sangat gugup, ya, dan saya merasakan tekanan. Saya memiliki pemain yang terbiasa dengan tekanan dan mereka menikmatinya."

Setelah melewati kutukan perempat final, beban di pundak pemain PSG nampak sudah hilang. Les Parisiens berhasil menghapus trauma kegagalan selama bertahun-tahun.

Selain mental, taktik dan kekompakan tim juga menjadi rahasia kemenangan PSG. Sejak awal, Tuchel ingin memaksimalkan trio Angel Di Maria, Neymar, dan Kylian Mbappe untuk menggempur pertahanan Leipzig dan terbukti berhasil.

"Rencana kami adalah mempertahankan prinsip permainan kami, mengontrol ruang, dan menggunakan kecepatan Di Maria, Mbappe, dan Neymar. Ini kompetisi untuk para pemain besar," tambahnya.

"Kami tak boleh terlalu banyak beradaptasi dengan tim lawan dan harus menunjukkan kekuatan kami. Tim ini menunjukkan rasa lapar dan keinginan untuk berjuang bersama."

Tuchel tentu berharap mentalis seperti ini tetap dipertahankan para pemainnya pada laga final nanti. PSG akan berhadapan dengan salah satu dari Bayern Munchen dan Olympique Lyon untuk memperebutkan gelar juara.

Paris Saint-Germain RB Leipzig Thomas Tuchel Liga Champions Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Inter Milan memperpanjang rekor selalu mengirim pemain ke final Piala Dunia sejak 1982 usai Argentina mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Bayern Munchen gagal mempertahankan catatan tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Piala Dunia
Argentina Tekuk Inggris, Blunder Taktik Thomas Tuchel
Thomas Tuchel disorot usai Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Wayne Rooney dan Joe Hart mengkritik perubahan taktiknya.
Arief Hadi - Kamis, 16 Juli 2026
Argentina Tekuk Inggris, Blunder Taktik Thomas Tuchel
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Lautaro Martinez menangis usai mencetak gol kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak kisah emosional striker Inter Milan yang membawa La Albiceleste ke final.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Timnas
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Cek harga tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026, lengkap dengan jadwal penjualan, cara membeli tiket, serta syarat memiliki Garuda ID.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Piala Dunia
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Albiceleste sempat tertinggal 0-1 di babak kedua sebelum akhirnya melakukan remontada atau comeback, berbalik menang 2-1.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Inggris
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Elkan Baggott menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada pemain, staf, dan suporter Ipswich Town setelah resmi bergabung dengan Millwall secara permanen.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Inggris
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Elkan Baggott resmi bergabung dengan Millwall dari Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu diyakini menjadi aset penting untuk memperkuat lini belakang klub Championship.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Simak cara menonton Inggris vs Argentina secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB. Cek siaran langsung TVRI, link streaming resmi, statistik, head to head, dan informasi pertandingan lengkap.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Persija Jakarta memulai Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya, lalu Port FC dan PSMS Medan. Simak jadwal lengkap, jam kick-off, serta persiapan tim asuhan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Inggris menyerang Kepulauan Mavinas pada tahun 1982.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Bagikan