Menilik Perbandingan Guru Vs Murid, Pep Guardiola dan Mikel Arteta

Arief HadiArief Hadi - Jumat, 27 Januari 2023
Menilik Perbandingan Guru Vs Murid, Pep Guardiola dan Mikel Arteta
Mikel Arteta dan Pep Guardiola (Twitter)

BolaSkor.com - Duel guru vs murid. Itulah tajuk utama yang jadi sorotan jelang putaran empat Piala FA antara Manchester City melawan Arsenal di Etihad Stadium, Sabtu (28/01) pukul 03.00 dini hari WIB. Duel antara Pep Guardiola dan Mikel Arteta.

Begitu cepat sepak bola berlalu setiap tahunnya. Arteta yang pernah bekerja sama dan berguru dengan Guardiola sebagai asisten pelatih di Man City (2016-2019), kini membawa Arsenal untuk coba mengalahkan tim mentornya tersebut.

Arsenal pun tidak dapat dipandang sebelah mata lagi. The Gunners saat ini jadi favorit juara Premier League dan mengakhiri penantian sejak 2004. Arsenal mulai memetik hasil dari kesabaran dengan proses yang dibangun Arteta.

Man City pun jadi lawan ideal untuk menguji kualitas, level, serta mentalitas pemain Arsenal. Apalagi di Piala FA nanti jadi pertemuan pertama kedua tim musim ini dan laga itu bisa jadi 'pemanasan' sebelum dua pertemuan mereka di Premier League.

Baca Juga:

Persahabatan Bagai Kepompong, Hubungan Arteta dan Guardiola Tetap Adem Ayem

Pep Guardiola Sudah Tahu Lama soal Bakat Melatih Mikel Arteta

Prediksi dan Statistik Man City Vs Arsenal: Menguji The Gunners

Menilik informasi dari PA news agency, berikut perbandingan di antara Guardiola dan Arteta jelang laga Man City kontra Arsenal di Piala FA.

Pengalaman

Pada kategori ini sudah jelas Pep Guardiola unggul karena memulainya lebih awal. Guardiola sudah melatih tiga klub top Eropa yakni Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City, serta mengoleksi 32 trofi selama 15 tahun terakhir.

Arteta masih baru tetapi ia bagian kunci di staf kepelatihan Man City selama tiga tahun dan mencuri ilmu dengan baik dari Guardiola. Arteta baru tiga tahun dalam karier kepelatihannya tapi sudah memenangi Piala FA.

Selain itu juga menjadikan Arsenal sebagai kandidat kuat juara Premier League musim ini. Tidak diduga dari pelatih yang sempat kalah enam kali dari enam laga melawan Guardiola. Karier kepelatihan Arteta baru dimulai.

Keputusan Besar

Setiap pelatih selalu disorot saat membuat keputusan, termasuk keputusan besar saat memutuskan nasib pemain. Dalam hal ini Guardiola dan Arteta sama. Guardiola tidak masalah melepas pemain seperti Ronaldinho, Zlatan Ibrahimovic, dan Toni Kroos di masa lalu.

Itu berlanjut di Man City kala ia tak memasukkan Joe Hart dan Yaya Toure dalam proyek yang dikembangkannya. Kendati penuh kontroversi lambat laun waktu membuktikan keputusannya tidak salah.

Begitu juga Arteta kala ia mendepak Pierre-Emerick Aubameyang dan mencabut jabatan kaptennya. Musim lalu Arsenal gagal mencapai zona Liga Champions, tapi hasilnya sudah mulai terlihat saat ini untuk Arsenal.

Filosofi dan Head to Head

Bertemu: 7 kali
Guardiola menang: 6 kali
Arteta menang: 1 kali
Imbang: 0

Perbandingan di antara Guardiola dan Arteta tidak jauh berbeda juga dari cara mereka melihat sepak bola, berfilosofi. Keduanya menginginkan sepak bola ofensif, berdasarkan penguasaan bola, membangun serangan dari belakang, dan pressing saat tak mengontrol bola.

Baik Guardiola dan Arteta juga pemimpin yang kuat, pemikir, serta punya karakter yang enerjik di areta teknik hingga keduanya kerap emosional dalam pertandingan. Mereka juga berkomunikasi baik dengan pemain di dalam tim.

Arteta Mikel Arteta Guardiola Pep Guardiola Manchester City Arsenal Piala FA
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.335

Bagikan