Mengukur Pentingnya Peran Aymeric Laporte di Manchester City

Peran Aymeric Laporte di lini pertahanan Manchester City belum bisa tergantikan.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 17 September 2019
Mengukur Pentingnya Peran Aymeric Laporte di Manchester City
Aymeric Laporte (zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kekalahan 2-3 dari Norwich City pada pekan kelima Premier League semakin memunculkan tanda tanya di kubu Manchester City. Pertanyaan tersebut terkait dengan lini pertahanan mereka.

Dari tiga gol Norwich, dua di antaranya bisa mencerminkan betapa rapuhnya benteng pertahanan tim besutan Pep Guardiola tersebut. Satu gol datang dari skema sepakan sudut dan lainnya bermula dari blunder Nicolas Otamendi.

Otamendi bermain untuk mengisi posisi Aymeric Laporte yang harus menepi lama karena cedera. Laporte diperkirakan akan absen hingga Januari atau Februari tahun depan.

Baca Juga:

Sergio Aguero-David Silva, Pasangan Maut Premier League

Langgar Aturan FIFA, Manchester City Bebas dari Hukuman

Ketika Manchester City Beri Penghormatan untuk Skena Musik di Kota Manchester Era 1980an

Memang selama ini Man City disebut memiliki tim yang memiliki kedalaman luar biasa. Bahkan City disebut memiliki dua tim yang sama-sama mampu menjuarai Premier League. Akan tetapi kenyataan berkata lain, paling tidak untuk posisi bek tengah.

Saat ini, Otamendi merupakan satu-satunya bek tengah City yang dalam kodisi fit. City masih berharap John Stone bisa segera kembali ke kondisi prima. Meskipun Stone bisa kembali fit, City harus mengarungi laga-laga penting hanya mengandalkan Otamendi dan Stone di jantung pertahanan.

Saat laga melawan Norwich, meski tidak diakui oleh Guardiola, City jelas kehilangan sosok Laporte. Bek asal Prancis itu sudah menjadi pilar terpenting di lini belakang City, terlebih setelah ditinggal Vincent Kompany.

Seberapa penting sosok Laporte? Laga melawan Tottenham Hotspur di ajang Liga Champions bisa menjadi gambaran. Pada laga itu Laporte melakukan dua kesalahan fatal. Dari dua kesalahan itulah Spurs mampu mencetak gol dan akhirnya menyingkirkan City.

Ya, City tergantung kepada Laporte. Tanpa kehadirannya, lini pertahanan City menjadi rapuh. Masalah serupa juga hadir jika Laporte sedang tampil buruk. Saat disingkirkan Spurs, Guardiola tetap mempertahankan Laporte meski tampil jelek. Semua itu karena Guardiola tidak memiliki opsi yang lebih baik.

Data Berbicara

Sejak didatangkan pada Januari 2018, Laporte sudah tampil 4.171 menit di Premier League, jauh lebih banyak dibandingkan pemain-pemain City lainnya. Meski Guardiola dikenal dengan rotasi pemain, Laporte hampir selalu menjadi pilihan utama.

Kepercayaan Guardiola kepada Laporte bisa dibenarkan. Pasalnya, Laporte merupakan tembok kokoh bagi City. Total 130 sapuan berhasil dicatatkannya, terbanyak di City. Laporte juga menjadi pemain dengan tekel terbanyak di City dengan 54 kali. Dalam urusan memotong bola, Laporte juga yang paling banyak dengan 58 intersepsi. Masih ada lagi, Laporte juga memiliki catatan paling tinggi di City dalam memenangi duel udara. Bisa disimpulkan, Laporte adalah bek tengah yang bisa melakukan segalanya.

Guardiola selalu menjadikan kemampuan mendistribusi bola sebagai syarat bagi pemainnya. Karena itulah Laporte didatangkan. Sejak debut bersama City, Laporte sudah melepaskan 3.820 umpan yang tepat sasaran. Jumlah yang sekali lagi merupakan terbanyak dibandingkan pemain City lainnya.

Luar biasanya, umpan yang dilepaskan tidak sembarang melepaskan bola. Laporte tercatat sudah melepaskan 460 umpan yang menjadi kunci dari penyerang Man City. Lagi-lagi itu merupakan catatan tertinggi di City.

Akan menarik ditunggu bagaimana Manchester City mengakali absennya Laporte. Jika melihat hasil laga melawan Norwich, mereka belum berhasil menemukan jawabannya.

Manchester City Aymeric Laporte

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Bagikan