Mengenang Lorenzo Sanz, Presiden La Septima yang Mengubah Sejarah Real Madrid

Di era Lorenzo Sanz, Real Madrid meraih trofi Liga Champions ketujuh setelah menunggu sejak 1966.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 22 Maret 2020
Mengenang Lorenzo Sanz, Presiden La Septima yang Mengubah Sejarah Real Madrid
Lorenzo Sanz (marca)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mantan Presiden Real Madrid Lorenzo Sanz meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah menderita Virus Corona (COVID-19). Sanz menjadi salah satu korban merebaknya wabah virus Corona di Spanyol.

Sanz sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Madrid. Setelah dirawat beberapa hari, Sanz akhirnya tutup usia pada Sabtu (21/3) waktu setempat. Mangkatnya Sanz menjadi duka mendalam bagi Real Madrid.

Sanz merupakan salah satu presiden yang sukses bersama El Real. Lelaki kelahiran 1943 itu bahkan dianggap sebagai sosok yang menghadirkan perubahan sejak memimpin Real Madrid pada 1995 hingga 2000.

Baca Juga:

Eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz Meninggal Dunia karena Virus Corona

Sepak Bola Terhenti karena Virus Corona, Klub Swiss Putus Kontrak 9 Pemain

Penundaan Premier League Resmi Diperpanjang hingga 30 April

Sanz mampu membawa klub asal Ibu Kota Spanyol itu berjaya. Sanz akan selalu ada dalam kenangan semua pihak yang terkait dengan Real Madrid. Bisa dikatakan sukses Real Madrid di era modern dimulai pada masa kepemimpinan Sanz.

Dalam lima tahun era Sanz, Madrid meraih dua titel juara Liga Champions. Pada 1998, Real Madrid berhasil menjadi juara Liga Champions, gelar ketujuh alias La Septima yang sudah dinantikan selama 32 tahun. Ya, terakhir kali Madrid menjadi juara Eropa adalah pada 1966.

Real Madrid kemudian kembali menjadi kampiun Eropa pada 2000. Beberapa hari pekan setelah sukses menjadi juara Liga Champions, Sanz harus melepaskan jabatan presiden klub setelah dikalahkan Florentino Perez.

Perjalanan hidup Sanz sangatlah menarik. Sanz adalah seorang pengusaha sukses meski tidak memiliki latar belakang pendidikan bisnis. Dia memulainya dari jalanan sebagai penata rambut atau tukang cukur. Selanjutnya segala usaha dia jalani, mulai dari berdagang dari bagasi mobilnya.

Seiring jalannya waktu, Sanz perlahan menapaki sukses dan kemudian dikenal sebagai pengembang properti yang sukses. Sanz mulai melesat ketika terjadi ledakan di bisnis properti di era 1980-an dan 1990-an.

Pada 1995, Sanz terpilih menjadi presiden Real Madrid untuk menggantikan "gurunya", Ramon Mendoza. Di bawah era Sanz, Madrid mencapai masa keemasan.

Sebagai presiden, Sanz sudah seperti seorang direktur olahraga. Dia terjun langsung dalam mengurusi bisnis hingga soal perekrutan pemain.

"Saat menyingsingkan lengan baju, saya hanya butuh 24 jam untuk mendapatkan seorang pemain," demikian kata mendiang Sanz.

Tidak hanya senang ikut langsung dalam merekrut pemain hingga tahap negosiasi kontrak, Sanz juga acap bertindak sebagai pencari bakat tambahan Madrid. Dia selalu melihat langsung penampilan pemain yang diincarnya sebelum mengambil keputusan.

Salah satu pemain yang didatangkannya ke Real Madrid adalah Pedrag Mijatovic, pemain yang mencetak gol kemenangan Madrid atas Juventus pada final Liga Champions 1998. Prestasi yang menjadikan Sanz sebagai presiden La Septima Real Madrid.

Selamat jalan, Lorenzo Sanz.

Real Madrid Virus Corona Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.893

Berita Terkait

Piala Dunia
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Kapten timnas Skotlandia, Andy Robertson, mengungkapkan bahwa dia akan membawa kenangan sekaligus mimpi mendiang Diogo Jota bersamanya ke Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mencabut alokasi tiket yang sebelumnya diberikan untuk pendukung tim nasional mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Piala Dunia
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Setelah bergabung dengan pemusatan latihan Belanda, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Timber belum siap tampil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Pelatih Adaptif, Persija Tak Akan Tampil Pragmatis
Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih dengan permainan pragmatis ketika membesut Timnas Indonesia. Namun, di Persija, STY menjanjikan sepak bola menyerang.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Shin Tae-yong Pelatih Adaptif, Persija Tak Akan Tampil Pragmatis
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Didier Deschamps, sama sekali tidak cemas melihat Kylian Mbappe belum juga mencetak gol menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, memilih menanggapi dengan senyum dan tawa sinis ketika timnya dilabeli sebagai "tim tua" menjelang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Lainnya
Siapkan Atlet untuk Persaingan Dunia, NOC Indonesia Perkuat Program Student-Athlete
NOC Indonesia menguatkan program student-athlete demi menyiapkan atlet-atlet muda untuk menghadapi persaingan global.
BolaSkor - Selasa, 09 Juni 2026
Siapkan Atlet untuk Persaingan Dunia, NOC Indonesia Perkuat Program Student-Athlete
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Didier Dechamps Tantang Michael Olise
Pelatih Prancis Didier Deschamps menantang penyerang Michael Olise untuk menunjukkan kemampuannya saat Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Didier Dechamps Tantang Michael Olise
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Piala Dunia 2014 di Brasil menghadirkan sejumlah kisah menarik dan tak terlupakan, hingga pecahnya rekor.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat, FIFA Lepas Tangan
Omar Abdulkadir Artan dipastikan gagal bertugas di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat. Padahal, wasit asal Somalia itu berpeluang mencatat sejarah sebagai yang pertama tampil di ajang tersebut.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat, FIFA Lepas Tangan
Bagikan