Mengenal 6 Nomor Esports di SEA Games 2019

Asosiasi eSports Asia (AeSF) akan bekerja sama dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) Olimpiade 2024 di Paris.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 06 Desember 2019
Mengenal 6 Nomor Esports di SEA Games 2019
Esports di SEA Games 2019 (fox)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada SEA Games 2019 kali ini Esports menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Untuk SEA Games 2019 ada enam game yang dipertandingkan, Mobile Legends, DOTA 2, Arena of Valor, StarCraft II, Tekken 7, dan Hearthstone.

Asosiasi eSports Asia (AeSF) akan bekerja sama dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) agar esports dapat menjadi cabang ekshibisi pada ASIAN Games 2022 di Hangzhou dan Olimpiade 2024 di Paris.

Berikut enam game yang dipertandingkan sebagai cabang olahraga di SEA Games 2019.


1. Tekken 7

Tekken dalam bahasa Jepang artinya "kepalan tinju besi" yang di dalam gim ini merupakan nama turnamen bela diri untuk memperebutkan sebuah tumpuk kekuasaan dalam perusahaan militer milik karakter bernama Heihachi Mishima.

Permainan ini berbentuk pertarungan satu lawan satu yang mempertemukan banyak fighter yang beberapa diantaranya memiliki hubungan darah dengan Heihachi. Setiap petarungnya memiliki aliran, skill, teknik andalan yang unik dan bisa saling mengalahkan bila digunakan dengan benar.

Atlet esports di nomor Tekken harus memiliki kemampuan untuk mengeluarkan skill terbaiknya seperti Power Crushes dan Rage Arts pada saat vitality meter mereka mencapai titik terendah. Format turnamen dan penentuan pot unggulan di SEA Games 2019 kali ini akan menentukan siapa negara yang akan meraih medali emas.


2. DOTA 2

Defense of the Ancients 2 atau yang kita kenal DOTA 2 adalah gim yang bersifat Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) dengan mode 5 vs 5 yang memiliki tampilan sangat detil berbasis PC.

Sama seperti e-sports MOBA lain nya, prinsip permainan DOTA 2 adalah untuk mengalahkan lawan dengan menghancurkan pertahanan utama di wilayah terdalam peta tim lawan yang ada di dalam DOTA 2 disebut Ancient.

DOTA 2 ini menekankan kerjasama antara atlet dalam satu tim, strategi makro dan mikro, serta pemilihan waktu untuk menyerang dan bertahan merupakan komponen krusial untuk sebuah tim agar dapat menjadi pemenang nomor DOTA 2.

Kesamber Desember SEA Games 2019 Esports

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

E-sports
Dua Atlet Utusan IFeL Antar Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Indonesia sukses menjuarai eFootball China Invitational 2026 usai Rizky Faidan dan Denis Bernard mengalahkan Jepang 4-3 di final. Prestasi ini menjadi modal penting menuju World Finals.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Dua Atlet Utusan IFeL Antar Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Berita
Rivalitas Antarkota Lewat Kompetisi Football City Battle
Setelah NSR Street City Battle, OlahBola bersama HeroPlay meluncurkan ajang susulan berskala nasional bertajuk Football City Battle.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 10 Mei 2026
Rivalitas Antarkota Lewat Kompetisi Football City Battle
E-sports
Kedubes AS Resmikan Program Pengembangan Esports, Gaet Garudaku dan Odong Prestasi
Melalui kerja sama ini, diharapkan bermunculan talenta player esports dari seluruh tanah air.
Rizqi Ariandi - Jumat, 12 Desember 2025
Kedubes AS Resmikan Program Pengembangan Esports, Gaet Garudaku dan Odong Prestasi
Bagikan