Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengapa Hakan Calhanoglu Lakukan Selebrasi Provokatif ke Suporter Milan?

Aksi yang dilakukan Hakan Calhanoglu menyisakan misteri.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 09 November 2021
Mengapa Hakan Calhanoglu Lakukan Selebrasi Provokatif ke Suporter Milan?
Selebrasi provokatif Hakan Calhanoglu ke arah suporter AC Milan. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Selebrasi provokatif yang dilakukan Hakan Calhanoglu ke arah suporter AC Milan pada Derby della Madonnina mengundang pertanyaan. Mengapa mantan pemain Rossoneri berani melakukan hal tersebut?

Duel Milan kontra Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2021-2022 di San Siro, Senin (8/11) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1. Calhanoglu memecah kebuntuan pada menit kesebelas lewat titik penalti.

Hadiah penalti diberikan wasit kepada Inter setelah Calhanoglu dilanggar Franck Kessie di kotak terlarang. Pemain berkebangsaan Turki itu kemudian tampil sebagai algojo dan menaklukkan Ciprian Tatarusanu.

Sebelum melakukan eksekusi, Calhanoglu mendapat sorakan dari suporter Milan yang menempati tribun belakang gawang Tatarusanu. Namun ia tak terpengaruh dan mampu mengecoh sang kiper dengan mudah.

Baca Juga:

Hakan Calhanoglu Sah Jadi Judas di Derby della Madonnina

Arrigo Sacchi Salut dengan Tempo Main Milan di Derby della Madoninna

Derby della Madonnina: Inzaghi Klaim Inter Lebih Pantas Menang

Awalnya, Calhanoglu merayakan gol tersebut dengan biasa saja. Ia pergi ke sudut lapangan dan disambut dengan rekan setimnya.

Namun saat berjalan ke daerah lapangan Inter, Calhanoglu kemudian berbalik sebentar ke arah tribun suporter Milan. Ia kemudian mengangkat kedua tangan dan meletakkannya di telinga.

Gestur Calhanoglu itu jelas mengejek suporter Milan yang meneriakinya saat melakukan eksekusi penalti. Namun sikap tersebut dianggap terlalu berlebihan.

Bek Milan, Alessandro Florenzi yang duduk di bangku cadangan bahkan terpancing emosinya karena selebrasi tersebut. Ia sempat masuk ke lapangan untuk menghampiri Calhanoglu.

Tak sampai di situ, Calhanoglu semakin membuat panas suporter Milan dengan unggahan di media sosial selepas pertandingan. Ia memasang video gol dan selebrasinya ke gawang Milan dengan judul 'Saya Hakan, Saya Inter'.

Calhanoglu seolah punya kebencian tersendiri terhadap Milan. Padahal ia merupakan pujaan tifosi Il Diavolo Rosso dalam empat musim terakhir.

Calhanoglu bahkan mengkhianati Milan dengan pindah ke Inter secara gratis. Padahal tawaran kontrak yang diberikan Nerazzurri hanya lebih besar 500 ribu euro.

Hal ini seolah membuat publik menerka adanya masalah lain di balik kepindahan Calhanoglu ke Inter. Meskipun sang pemain sempat menganggap langkah yang diambilnya bukan yang pertama terjadi.

"Wajar bila para penggemar kesal, tetapi saya bukan yang pertama melakukan ini. Saya juga tidak akan menjadi yang terakhir, karena banyak pemain telah pergi dari Milan ke Inter, atau sebaliknya,” kata Calhanoglu tak lama setelah resmi menjadi milik Inter.

Calhanoglu juga merasa Milan tak benar-benar ingin mempertahankannya. Hanya Stefano Pioli yang ngotot meminta manajemen untuk memberinya perpanjangan kontrak.

Dari sana terlihat kalau hubungan Calhanoglu dan manajemen Milan tak berjalan baik. Selebrasi provokatif itu mungkin hanya menjadi caranya untuk melampiaskan amarah.

Hakan Calhanoglu Inter Milan AC Milan Derby della madonnina Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan