Mencoba Menjerat Manchester City, Sekali Lagi

Mengupas dugaan pelanggaran keuangan yang dilakukan Manchester City.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 07 Februari 2023
Mencoba Menjerat Manchester City, Sekali Lagi
Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City bak kancil dalam cerita rakyat yang punya seribu akal untuk mencapai tujuannya. Bahkan, meskipun ada jebakkan yang sudah dipersiapkan dengan matang, sang kancil tetap bisa melewatinya. Kali ini, mampukah The Citizens lolos dari jeratan hukum?

Pelangi indah menyambangi langit Manchester City pada 2008. Sebab, Sheikh Mansour yang memiliki sumber keuangan raksasa membeli The Citizens. Man City pun mulai mendapatkan label klub kaya.

Bukan hanya di atas kertas, tetapi Sheikh Mansour memberikan bukti. Ia mendatangkan sejumlah pemain dengan harga selangit. Jack Grealish, Kevin De Bruyne, Ruben Dias, Riyad Mahrez, Joao Cancelo, Raheem Sterling, Rodri, Erling Haaland, John Stones, dan Bernardo Silva adalah beberapa nama dalam deretan atas pemain mahal milik The Citizens. Bahkan, daftar akan lebih panjang jika nama lainnya dituliskan.

Prestasi pun mulai terlihat. Manchester City meraih enam titel Premier League sejak Sheikh Mansour mengambil alih. Selain itu, gelar Piala Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Super Inggris menjadi langganan masuk lemari penyimpanan Man City.

Namun, bukan berarti Sheikh Mansour memimpin Man City dengan cara yang bersih. Sebab, mencuat dugaan The Citizens melakukan pelanggaran peraturan keuangan.

Baca Juga:

Didakwa Lebih dari 100 Pelanggaran Keuangan, Manchester City Terancam Didepak Premier League

Tottenham 1-0 Man City: The Citizens Gagal Pangkas Jarak dengan The Gunners

Dituding Lakukan Banyak Pelanggaran Keuangan, Manchester City Terkejut

Laporan Der Spiegel menjadi pintu masuk dalam penyelidikan dugaan pelanggaran Manchester City. Media asal Jerman itu mengatakan Manchester City memiliki dosa besar dalam hal keuangan.

UEFA yang mencium bangkai dari rumah Manchester City pun telah mengambil tindakan. Pada 2020, UEFA menjatuhkan hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim untuk Man City.

Namun, dengan dikomandoi Sheikh Mansour, Manchester City menunjuk deretan pengacara papan atas dunia untuk mengajukan banding di Pengadilan Abitrase Olahraga (CAS). Hasilnya, Man City lolos dari hukuman.

Kali ini, lembaran hitam dalam buku keuangan Manchester City kembali dibuka. Jika sebelumnya UEFA, kini Premier League yang menjadi oposisi pada perang terbaru. Premier League telah melakukan penyelidikan selama empat tahun. Sementara itu, periode kasusnya adalah dari 2009 hingga 2018.

Manchester City diduga mengakali peraturan keuangan dengan cara menggunakan sponsor palsu. Meskipun The Citizens terlihat memiliki beragam sponsor, tetapi sebagian besar di antaranya adalah milik Sheikh Mansour.

Contohnya, Manchester City sepakat bekerja sama dengan Etihad pada 2015. Dari kesepakatan itu, The Citizens mendapatkan dana 67,5 juta pounds per musim.

Masalahnya, Etihad hanya memberikan 8 juta pounds per musim kepada Man City. Sisanya disuntikkan dari uang pribadi Sheikh Mansour.

Sheikh Mansour menjalankan rencananya itu dengan mengandalkan perusahaan bernama Abu Dhabi United Group (ADUG). Dengan memanfaatkan ADUG, Sheikh Mansour bisa bersembunyi untuk tetap menggelontorkan dana segar kepada Man City. Padahal, sumbernya berasal dari payung yang sama.

Modus operandi serupa juga terjadi pada kesepakatan Man City dengan Aabar. Dari total pemberian dana 15 juta pounds per musim untuk Man City, Aabar hanya perlu mengucurkan 3 juta pounds. Sisanya, tangan Sheikh Mansour yang tidak terlihat kembali beraksi.

Padahal, UEFA sangat melarang klub mendapatkan suntikan dana yang berlebihan dari pemilik. Hal tersebut dilakukan demi pemerataan keuangan tim-tim Eropa.

Akal-akalan Manchester City tidak berhenti sampai di situ. Manchester City juga diduga melakukan penipuan dalam pembayaran gaji Roberto Mancini.

Pada 2009, Mancini meneken kontrak dua musim bersama Man City. Ia menerima upah 1,45 juta pounds per musim, sebelum bonus.

Namun, apa yang didapatkan Mancini lebih dari angka tersebut. Sebab, ia juga menjadi penasihat Al Jazira dengan upah 1,75 juta pounds per musim. Setelah ditarik benang merah, Al Jazira merupakan klub di bawah naungan Sheikh Mansour.

Man City juga menggunakan cara yang serupa dalam pembayaran gaji Yaya Toure. Kali ini, Man City menggunakan agen sang pemain sebagai saluran lain pembayaran gaji. Totalnya mencapai 4 juta pounds per musim.

Dengan cara itu, Manchester Biru bisa menekan pengeluaran dalam satu musim. Sebab, angka-angka tersebut tidak masuk dalam buku keuangan The Citizens.

Hukuman berat pun menanti Manchester City. The Citizens terancam mendapatkan denda, pengurangan poin, hingga dikeluarkan dari Premier League. Premier League mendakwa Man City dengan lebih dari 100 pelanggaran.

Menariknya, karena lawan yang dihadapi kali ini adalah Premier League, Manchester City tidak bisa mengajukan banding kepada CAS. Pertanyaannya, apakah kali ini Manchester City akan kembali lolos dari jeratan hukum?

Manchester City Breaking News Premier League

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Manchester United mengawali Premier League dengan empat poin dari empat laga, menyamai start terburuk sejak 1992-1993. Fans pun melakukan protes.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Inggris
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Erling Haaland menjadi raja baru Derby Manchester dengan 9 gol. Man City juga mencatat rekor 10 kemenangan tandang di Old Trafford.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Inggris
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Kartu merah Phil Foden menjadi titik balik Derby Manchester. Man City bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu mengalahkan Man United 1-0.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Liga Indonesia
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
FC Seoul akan menurunkan pemain muda dari SMA Osan saat menghadapi Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. FC Seoul ingin fokus di K League 1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
Liga Indonesia
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Shin Tae-yong enggan memilih mendukung Persib Bandung atau FC Seoul saat keduanya bertemu di ACL Two 2026/2027. Apa alasannya?
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Shin Tae-yong menilai Muhammad Rayhan Hannan dan Arlyansyah Abdulmanan mendapat pengalaman berharga setelah tampil apik bersama Persija Jakarta saat mengalahkan Persib Bandung.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Jadwal
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Como vs Parma di Serie A 2026/2027 tayang di ANTV? Cek jadwal, cara menonton gratis, link streaming resmi, prediksi, dan susunan pemain.
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
Klasemen
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Klasemen Super League 2026/2027 terbaru hingga pekan kedua. Persija Jakarta naik ke posisi 3 usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Inter Milan vs Udinese di Serie A 2026/2027 tayang di TV mana? Cek jadwal, info siaran ANTV, dan link streaming resmi pertandingan di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 14 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Live di ANTV?
Bagikan