Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Membedah Rekor Pertemuan Graham Potter Kontra Pep Guardiola

Potter baru menang satu kali saat beradu taktik dengan Guardiola.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Kamis, 05 Januari 2023
Membedah Rekor Pertemuan Graham Potter Kontra Pep Guardiola
Graham Potter dan Pep Guardiola (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Duel Chelsea kontra Manchester City pada lanjutan Premier League 2022-2023 menjanjikan pertandingan menarik. Salah satunya karena bakal tersajinya adu taktik antara Graham Potter dan Pep Guardiola.

Pertandingan ini akan berlangsung di Stamford Bridge, Jumat (6/1), pukul 03.00 dini hari WIB. Manchester City sedikit lebih diunggulkan meski bertindak sebagai tamu.

Kualitas Guardiola sebagai manajer jempolan tak perlu diragukan lagi. Empat trofi Premier League yang diraih bersama Manchester City menjadi salah satu buktinya.

Baca Juga:

Pep Guardiola Bertahan Lebih Lama di Manchester City

Kejar Arsenal, Pep Guardiola Tuntut Kesempurnaan dari Manchester City

Alasan Sederhana Pep Guardiola Perpanjang Kontrak di Manchester City

Guardiola dikenal punya filosofi permainan yang khas. Ia tak ragu memaksimalkan penguasaan bola meski tampil di kandang lawan.

Sementara itu, Potter dianggap punya filosofi permainan yang serupa. Yang bersangkutan dalam beberapa kesempatan tak ragu mengakui Guardiola sebagai inspirasinya.

Meski begitu, Potter tak hanya mengandalkan penguasaan bola. Ia punya variasi taktik tergantung lawan yang dihadapi.

Hal inilah yang membuat pertandingan nanti menjanjikan tontonan menarik. Pecinta sepak bola tentu penasaran melihat taktik apa yang akan digunakan Potter untuk mengalahkan Guardiola.

Jika melihat rekor pertemuan, Guardiola terlihat sangat superior di hadapan Potter. Ia berhasil menang tujuh kali dari delapan kali beradu taktik.

Sementara Potter baru berhasil satu kali mengalahkan Guardiola. Momen itu terjadi saat Brighton & Hove Albion mengalahkan Manchester City dengan skor 3-2 pada pekan ke-37 Premier League 2022-2021.

Namun kemenangan tersebut kurang terasa berharga. Saat itu Manchester City telah dipastikan meraih gelar juara sehingga tak terlalu ngotot.

Dari delapan pertemuan tersebut, Potter memimpin tiga klub berbeda. Pertama kali ia masih menangani Swansea City saat takluk 2-3 dari Manchester City pada ajang Piala FA 2019.

Enam pertemuan selanjutnya, Potter sudah menangani Brighton. Semua duel kontra Manchester City terjadi di Premier League.

Sementara Potter juga sudah satu kali menghadapi Manchester City saat duduk di kursi manajer Chelsea. Itu terjadi pada babak ketiga Piala Liga Inggris, awal November silam.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium tersebut, Manchester City menang dengan skor 2-0. Namun secara statistik, kedua tim cukup berimbang.

Hal ini menjadi sinyal Chelsea asuhan Potter punya kapasitas untuk mengalahkan Manchester City. Apalagi pertandingan nanti akan berlangsung di kandang mereka.

Chelsea dan Manchester City sama-sama gagal meraih kemenangan pada laga terakhirnya. Hasil tersebut membuat kedua tim harusnya tampil lebih ngotot untuk mendulang tiga poin.

Chelsea Manchester City Pep Guardiola Graham Potter Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan