Membedah Peran Vital Mason Greenwood dalam Pola Serangan Manchester United

Mason Greenwood kini menjadi andalan lini depan Manchester United bersama Marcus Rashford dan Anthony Martial.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 13 Juli 2020
Membedah Peran Vital Mason Greenwood dalam Pola Serangan Manchester United
Mason Greenwood (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mason Greenwood tengah menjadi buah bibir setelah tampil gemilang dalam beberapa laga terakhir Manchester United. Kehadirannya dinilai meningkatkan dimensi serangan Setan Merah.

Pada tiga laga terakhir, Greenwood mampu menjadi inspirator kemenangan Manchester United. Ia mencetak empat gol dan satu assist.

Secara keseluruhan, Greenwood telah mencetak 16 gol dan lima assist dari 42 laga sepanjang musim ini. Ia kini merebut tempat Daniel James sebagai penyerang kanan utama Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Greenwood tak diragukan lagi memiliki kualitas di atas rata-rata. Namun ada hal lain yang membuatnya cocok berdampingan dengan Marcus Rashford dan Anthony Martial di lini depan.

Baca Juga:

Man United Vs Southampton, Saatnya Setan Merah Masuk Zona Liga Champions

Kemampuan David de Gea Diragukan, Ole Gunnar Solskjaer Pasang Badan

Bruno Fernandes Bela Marcus Rashford yang Kehilangan Naluri Gol

Sejak Solskjaer ditunjuk menjadi Manajer Manchester United pada Desember 2018, Martial dan Rashford menjadi pilihan utama Solskjaer untuk mengisi pos penyerang tengah dan penyerang kiri dalam formasi tiga pemain depan. Ia bahkan rela menyingkarkan dua nama besar yaitu Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku.

Sementara untuk pos penyerang kanan, belum ada pemain yang benar-benar bisa diandalkan. Sejumlah nama seperti Andreas Pereira, Jesse Lingard, dan Juan Mata sudah dicoba bermain di posisi ini.

Namun Solskjaer nampaknya tak puas dengan performa pemain-pemain tersebut. Itulah yang menjadi alasan ia mendatangkan Daniel James pada musim panas 2019.

Winger berkebangsaan Wales itu diharapkan bisa menjadi sosok yang tepat mengisi pos penyerang kanan Manchester United. Keputusan tersebut seperti akan berhasil setelah James tampil memukau di awal musim.

Namun seiring berjalannya waktu, penampilan James terus menurun. Kontribusinya dalam bentuk gol dan assist di Premier League bahkan sudah tak terlihat sejak pergantian tahun ini.

Mata dan Pereira yang menjadi pelapis tak memiliki kemampuan untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti. Sementara Lingard kesulitan menemukan performa terbaiknya.

Maka dari itu ketika pemain-pemain ini tampil mengisi penyerang kanan, alur serangan Manchester United lebih banyak berjalan dari sisi kiri yang diisi Rashford dan Martial. Hal ini membuat pola serangan mereka monoton.

"Dari tahun lalu hingga sekarang, sudah terlalu banyak para pemain lebih ingin condong bermain ke kiri. Itu adalah sesuatu yang ingin kami singkirkan, dan sekarang kami telah lebih progresif dan disiplin dalam posisi permainan," kata Solskjaer dilansir Manchester Evening News.

Kebiasaan tersebut memang membuat lawan mudah membacanya. Mereka cukup menempel Rashford dan Martial secara ketat maka Manchester United akan kesulitan mencetak gol.

Trio Rashford, Greenwood, dan Martial kini menjadi andalan lini depan Manchester United

Hal berbeda terjadi saat Greenwood tampil sebagai penyerang kanan. Pemain berkaki kidal itu sukses mengimbangi kinerja Rashford atau Martial di sisi kiri dengan kualitasnya.

Ia memiliki kecepatan dan skill individu mumpuni untuk melakukan akselerasi ke kotak penalti. Selain itu, kemampuan Greenwood juga lebih komplit karena memiliki tendangan jarak jauh yang keras dan akurat.

Apalagi kekuatan kaki kiri dan kanan Greenwood nyaris sama baiknya. Hal itu membuat bek-bek lawan kesulitan membaca pergerakannya.

Greenwood kini juga memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga bisa bermain lebih lepas dan kompak dengan Rashford dan Martial. Rotasi posisi ketiganya begitu cair terutama dalam beberapa pertandingan terakhir sehingga gol seperti tinggal menunggu waktu.

Dengan usia yang masih sangat muda, Greenwood bisa jauh lebih berkembang dari saat ini. Bukan tidak mungkin ia akan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo sebagai mesin gol Manchester United di masa depan.

Mason Greenwood Manchester United Premier League Ole gunnar Solskjaer Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Inggris
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Ander Herrera membela Bruno Fernandes yang terus dikritik dan menilai kapten Manchester United itu justru berkali-kali menjadi solusi bagi klub.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Inggris
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Lisandro Martinez meminta maaf setelah mengkritik manajemen Manchester United. Ia mengaku emosional dan menegaskan pentingnya persatuan tim.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Inggris
Siasat Andoni Iraola Hadapi Jadwal Padat Liverpool
Liverpool dihadapkan pada jadwal padat di Premier League dan Liga Champions. Pelatih Andoni Iraola siapkan strategi rotasi dan andalkan pemain muda.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Siasat Andoni Iraola Hadapi Jadwal Padat Liverpool
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Inggris
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Manchester United terpuruk di bawah asuhan Michael Carrick usai gagal menang di lima laga terakhir. Antonio Conte dikabarkan siap merapat.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Bagikan