Membangun Skuad Manchester United Lebih Penting ketimbang Mendirikan Stadion Baru

Arief HadiArief Hadi - Minggu, 10 Maret 2024
Membangun Skuad Manchester United Lebih Penting ketimbang Mendirikan Stadion Baru
Manchester United 2-0 Everton (Twitter)

BolaSkor.com - Usai menelan dua kekalahan beruntun di Premier League, Manchester United kembali menang kala memainkan pekan 28 di Old Trafford melawan Everton, Sabtu (09/03) malam WIB. Red Devils menang 2-0.

Dua kemenangan Man United datang dari titik putih alias penalti, yakni dari Bruno Fernandes (12') dan Marcus Rashford (36'). Penalti diberikan setelah pelanggaran dua bek Everton, James Tarkowski dan Ben Godfred, kepada Alejandro Garnacho.

Man United menang tapi menyisakan cerita dengan menderita 23 tendangan dari Everton (enam tepat sasaran), meski tim tamu punya 48 persen penguasaan bola.

Hasil tersebut tidak memberikan keyakinan kendati Man United pada akhirnya meraih tiga poin, menjaga asa untuk lolos Kualifikasi Liga Champions musim depan.

Baca Juga:

Manchester United 2-0 Everton: Dua Gol Penalti, Tiga Poin buat Setan Merah

Tanpa Badai Cedera, Manchester United dengan Mudah Raih 75 Kemenangan

Raja Penalti Manchester United Itu adalah Bruno Fernandes

Chris Wheeler, penulis Dailymail, menilai Erik ten Hag tidak bisa terus-terusan mengandalkan keberuntungan untuk memenangi pertandingan.

Berkaca dari laga melawan Everton, Man United menang dari dua gol penalti dan banyak buang peluang dari permainan terbuka. Bahkan, jika Everton lebih efisien di sepertiga akhir pertahanan Man United mereka dapat mencetak gol.

"Memang benar rekor kebobolan 39 gol United sama seperti klub mana pun di luar empat besar. Tapi mereka hanya mencetak 39 gol di sisi lain, dan tim yang terbatas dalam menyerang hanya bisa bermurah hati dalam bertahan," tulis Wheeler.

"Ini bukanlah jalan ke depan. Ten Hag dimaksudkan untuk mengubah United menjadi tim yang bisa mengontrol permainan, bukan memanfaatkan keberuntungan seperti ini."

Kemenangan Man United itu juga diraih setelah ada kabar pembangunan stadion baru, menggantikan Old Trafford yang notabene salah satu stadion tertua saat ini.

Mengaitkannya dengan hal tersebut, Wheeler melihat urgensi Man United ada pada pembangunan skuad yang seyogyanya jadi prioritas, alih-alih membangun stadion baru.

"Pada hari ketika Burnham memuji manfaat membangun Old Trafford baru, United sekali lagi menunjukkan mengapa ada kebutuhan yang lebih mendesak untuk membangun tim dari depan ke belakang yang tidak menyia-nyiakan begitu banyak peluang," imbuh Wheeler.

"Kemenangan ini disebabkan oleh serangan Everton dan juga pertahanan United."

(Andre) Onana menyelamatkan dari Ben Godfrey, James Garner dan Abdoulaye Doucoure. Dwight McNeil dua kali melepaskan tembakan yang melebar tipis. Lewis Dobbin seharusnya mencetak gol."

Sean Dyche, pelatih Everton, pun bingung timnya tak dapat mencetak gol dan mendapatkan poin di Old Trafford.

"Saya belum pernah mendapatkan peluang sebanyak itu di laga tandang, tidak pernah menguasai bola sebanyak itu, tidak pernah mendominasi sepertiga bagian depan lapangan sebanyak itu – 45 kali tembakan tepat ke dalam kotak penalti. Itu adalah statistik yang berat," tambah Dyche.

Everton melepaskan 20 tendangan atau lebih ke gawang Man United, jadi tim kelima di enam laga liga yang melakukannya kepada klub. Man United kini sudah menderita 467 tendangan pada rata-rata 16,68 per laga.

"Jika Anda melihat xG (gol yang diharapkan) mereka yang tidak tinggi dan kami jauh lebih tinggi, kami punya pemain yang nyaman dengan bertahan dalam," urai Ten Hag.

Permainan yang ditunjukkan Man United bak bertaruh kepada buruknya penyelesaian lawan, serta pertahanan tim. Seperti kata Wheeler: keberuntungan. Dan itu tidak bisa selalu terjadi di setiap pertandingan.

Manchester United Premier League Everton
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.365

Bagikan