Matang di Usia 19 Tahun, Matthijs de Ligt Sudah Melebihi Paolo Maldini dan Fabio Cannavaro
BolaSkor.com - Nama Matthijs de Ligt terus didengungkan dengan kencang sepanjang musim 2018-19 hingga kini di bursa transfer musim panas. Klub-klub Eropa mengincarnya, termasuk Juventus, dan Marcello Lippi, eks pelatih Bianconeri, turut mengomentari isu tersebut.
Tidak berbicara soal kemungkinan transfer De Ligt ke Juventus, Lippi hanya menjabarkan alasan mengapa bek tengah asal Belanda itu laris manis diincar klub Eropa. Pemain Ajax Amsterdam itu selalu menjadi buah bibir di Eropa.
Permainan yang matang, meski usianya baru berumur 19 tahun, kepiawaian membaca permainan, dapat diandalkan untuk mencetak gol dari situasi bola mati, tangguh di duel udara, serta disiplin menjaga zonanya, merupakan kekuatan terbaik dari De Ligt.
Baca Juga:
Gaji Besar Menanti Matthijs De Ligt di Juventus
Soal Matthijs De Ligt, Klausul Pelepasan Jadi Nilai Tambah Juventus Dibanding PSG
Kalah Prestisius Dibanding Juventus, PSG Andalkan Gaji Selangit untuk Rekrut De Ligt
Seluruh kelebihannya itu belum sempurna karena dia masih bisa berkembang lagi. Bahkan, Lippi meyakini De Ligt, di usianya kini, memiliki kemampuan melebihi bek-bek legendaris Italia semisal: Alessandro Nesta, Paolo Maldini, Fabio Cannavaro, dan Franco Baresi.
"Dari Nesta ke Baresi, dari Maldini ke (Ciro) Ferrara, dari Cannavaro ke (Marco) Materazzi, saya telah melihat begitu banyak bek-bek yang sangat hebat, tapi tidak pernah melihat seperti ini (De Ligt) di usianya tersebut," papar Lippi kepada Tuttosport.
Lippi juga memuji De Ligt sebagai tipe bek yang dapat jadi pembeda untuk klub yang diperkuatnya, "Ya, dia (De Ligt) bisa jadi pembeda," lanjutnya. Tidak banyak bek yang dapat melakukannya.
Saat ini, tipe bek yang dapat menjadi pembeda bagi timnya bisa 'dihitung menggunakan jari' seperti: Virgil van Dijk (Liverpool), Sergio Ramos (Real Madrid), Giorgio Chiellini (Juventus), dan Thiago Silva (PSG).
Beberapa waktu lalu, pelatih tenar asal Italia lainnya, Fabio Capello, juga memuji kualitas De Ligt. Menurutnya, Juventus sudah hampir dipastikan akan kembali menjuarai Serie A apabila berhasil merekrut De Ligt dari Ajax di musim panas ini.
"Jika Juve merekrut De Ligt maka semua akan berakhir (perebutan titel Serie A). Lagi. Dan kita semua langsung menuju ke musim berikutnya. De Ligt bek terbaik di Eropa," tutur Capello, dikutip dari Football-Italia.
"Dia membuat Anda (pelatih) dapat bertahan dengan dua bek, membebaskan dua full-backs, seperti saat dia memperkuat Ajax. Bersamanya, Juve akan mendapatkan jackpot. Tanpanya, itu bisa membantu klub-klub lain mendekat (mengakhiri dominasi Juventus)."
Arief Hadi
15.899
Berita Terkait
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On