Masih Minim Prestasi di 2021, PBSI Soroti Motivasi Atlet
BolaSkor.com - Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, menilai masalah pebulu tangkis Indonesia ada di motivasi. Hal itu yang membuat berbagai gelar juara sulit didapat.
Seperti pada tiga turnamen Asia di Januari 2021, Indonesia hanya mampu menggondol satu gelar juara lewat Greysia Polii/Apiryani Rahayu. Adapun para wakil lainnya tampil di luar harapan.
Rionny menilai, ada faktor eksternal yang membuat pebulu tangkis Indonesia tak bisa tampil maksimal. Kondisi mental menjadi yang terpenting pada kompetisi di masa pandemi.
Baca Juga:
PBSI Incar Banyak Podium di All England 2021
Kalau Mau Jadi Pemain Hebat, Shesar Harus Selesaikan Pekerjaan Rumah
“Ruang gerak di sistem bubble itu juga terbatas. Jadi siapa yang tahan dan bisa atasi problem itu otomatis bisa lebih fight apalagi mereka punya motivasi luar biasa untuk juara," kata Rionny.
Soal progres yang lambat, Rionny menolak anggapan itu.Ada beberapa atlet yang justru tampil cemerlang di awal 2021.
“Kalau terkait progres kita lambat, kita bisa buktikan bahwa ganda putra muda kita Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bisa menembus semifinal di Thailand. Tapi (memang) hanya beberapa pemain, siapa yang motivasinya tinggi, hasilnya bisa baik," tutur Rionny.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf