Masih Bayar Gaji Alexis Sanchez, Bukti Buruknya Manajemen Manchester United

Manchester United masih harus membayar lebih dari 200 ribu pounds gaji Sanchez tiap pekannya.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 30 Agustus 2019
Masih Bayar Gaji Alexis Sanchez, Bukti Buruknya Manajemen Manchester United
Alexis Sanchez (Twitter/Inter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Setelah lama menjadi tanda tanya, Alexis Sanchez akhirnya meninggalkan Manchester United. Striker Cile berusia 30 tahun itu resmi bergabung dengan Inter Milan sebagai pemain pinjaman tanpa opsi permanen di akhir kontrak.

Menariknya, di Inter Sanchez akan bereuni dengan mantan rekan setimnya di Man United, Romelu Lukaku. Ya, Man Utd melepas dua penyerang beruntun ke klub yang sama.

Yang lebih menarik lagi, sesuai kesepatakan yang dicapai, United tetap akan menanggung sebagian besar gaji Sanchez. Seperti dilansir Goal, Setan Merah masih akan membayar lebih dari 200 ribu pounds gaji Sanchez tiap pekannya.

Baca Juga:

Alexis Sanchez, Pemain Kelima Asal Cile yang Memperkuat Inter Milan

Transfer Kejutan, AS Roma akan Pinjam Chris Smalling dari Manchester United

Manchester United Buat Blunder Lepas Lukaku dan Sanchez Tanpa Mencari Penggantinya

Sontak saja saat ini United menjadi bahan perbincangan hangat. Bahkan tak sedikit yang menilai proses negosiasi kepindahan Sanchez ke Inter sangat memalukan, khususnya buat Ed Woodward, wakil ketua eksekutif United. Woodward sendiri adalah sosok di balik gaji besar yang diterima Sanchez saat pindah dari Arsenal.

Dengan status pemain dengan gaji terbesar di Premier League, Sanchez hanya mampu membuat lima gol dari 45 penampilan. Bandingkan dengan Teemu Pukki, pemain yang didatangkan Norwich City secara gratis. Pukki mampu membuat jumlah gol serupa dengan Sanchez hanya dalam 263 menit penampilan.

Peminjaman Alexis Sanchez ke Inter menambah panjang daftar bukti buruknya manajemen Manchester United. Kepindahan Sanchez sama sekali tidak menyelesaikan masalah. United tetap harus keluar uang tiap pekannya dan kehilangan satu-satunya penyerang kelas dunia dalam skuat.

Sejatinya United masih bisa mempertahankan Alexis Sanchez. Mereka hanya perlu mengembalikan performa sang bintang. Terlebih saat ini United tidak memiliki penyerang berpengalaman setelah sebelumnya kehilangan Romelu Lukaku.

"Mengingat mereka membiarkan Romelu Lukaku pergi, saya melihat sungguh luar biasa United tidak merekrut striker tengah top di bursa transfer," tutur Tony Cascarino, pengamat yang juga mantan pemain dalam kolomnya di The Times.

Sang manajer Ole Gunnar Solskjaer boleh saja memiliki keyakinan kuat kepada pemain-pemain yang dimilikinya di lini depan, Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood.

"Saya percaya Anthony, Marcus, Mason untuk menjadi penyerang tengah kami. Kami punya penyerang sayap seperti Chongy (Tahith Chong), Daniel James, (Andreas) Pereira. Kami punya banyak opsi," tegas Solskjaer dikutip Guardian.

Tapi jika ditilik lebih lanjut, lini depan United akan lebih dahsyat jika Sanchez mampu kembali ke performa terbaiknya. Kini, United masih harus mengeluarkan uang untuk gaji Sanchez, pemain yang tak lagi ada dalam skuat.

Melepas pemain tanpa pengganti seakan menjadi cermin manajemen yang tak memahami situasi. Sebelum Lukaku dan Sanchez, United sudah terlebih dulu melepas Marouane Fellaini dan Ander Herrera tanpa pengganti yang setara.

Memang United memiliki pemain muda macam Scott McTominay. Namun, rasanya seperti sebuah gurauan jika McTominay dibandingkan dengan Herrera. Ya, sangatlah aneh pemain sekelas Herrera, yang berada di era keemasan bisa lepas begitu saja tanpa pengganti. Satu bukti lagi kacaunya manajemen United.

Manchester United Inter Milan Alexis Sanchez

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Intip Megahnya Generali Stadium, Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan
AC Milan dan Inter Milan memperkenalkan Generali Stadium berkapasitas 71.500 penonton. Intip desain megah stadion baru yang ditargetkan rampung pada 2031!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Intip Megahnya Generali Stadium, Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan
Inggris
Michael Carrick Tak Terkejut Dirinya Belum Dipecat dari Manchester United
Manchester United catat delapan laga tanpa kemenangan, namun Michael Carrick mengaku tidak terkejut manajemen belum memecatnya dari kursi pelatih.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 29 Oktober 2026
Michael Carrick Tak Terkejut Dirinya Belum Dipecat dari Manchester United
Inggris
Disia-siakan di Manchester City, Rayan Ait-Nouri Membelot ke Manchester United
Gagal bersaing di Manchester City, bek kiri Rayan Ait-Nouri dikabarkan bakal menyeberang ke Manchester United pada bursa transfer Januari.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 29 Oktober 2026
Disia-siakan di Manchester City, Rayan Ait-Nouri Membelot ke Manchester United
Italia
Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Inter Milan Beruntung Kalahkan Venezia
Inter Milan menang 2-0 atas Venezia berkat dua gol bunuh diri. Cristian Chivu mengakui keberuntungan timnya dan menyoroti performa jelang Derby Milan.
Arief Hadi - Kamis, 29 Oktober 2026
Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Inter Milan Beruntung Kalahkan Venezia
Hasil akhir
Hasil dan Klasemen Serie A: AC Milan dan Juventus Tumbang, Inter Milan Tak Terbendung
Hasil dan klasemen Serie A 2026-2027 pekan sembilan: AC Milan dibantai Bologna 2-4, Juventus kalah dari Genoa, sedangkan Inter Milan kokoh di puncak.
Arief Hadi - Kamis, 29 Oktober 2026
Hasil dan Klasemen Serie A: AC Milan dan Juventus Tumbang, Inter Milan Tak Terbendung
Italia
Level AC Milan Belum Setara dengan Inter Milan
Hernan Crespo menilai Inter Milan sebagai kandidat kuat juara Serie A 2026-2027. Simak alasan di balik kekuatan skuad asuhan Cristian Chivu.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Level AC Milan Belum Setara dengan Inter Milan
Italia
Sebut Inter Milan Mirip Kapal Perang, Legenda Serie A Jagokan Nerazzurri Raih Scudetto
Hernan Crespo sebut Inter Milan sebagai tim paling siap raih Scudetto Serie A. Crespo juga puji progres AC Milan di bawah asuhan Ruben Amorim.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 28 Oktober 2026
Sebut Inter Milan Mirip Kapal Perang, Legenda Serie A Jagokan Nerazzurri Raih Scudetto
Inggris
Berdamai dengan Carrick, Bruno Fernandes Berpotensi Kembali Bermain Saat Manchester United Hadapi Chelsea
Sempat berseteru dan dicadangkan, Bruno Fernandes dikabarkan telah berdamai dengan Michael Carrick dan siap tampil saat Manchester United tantang Chelsea.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 28 Oktober 2026
Berdamai dengan Carrick, Bruno Fernandes Berpotensi Kembali Bermain Saat Manchester United Hadapi Chelsea
Inggris
Jika Datang ke Old Trafford, Conte Akan Menjadi 'Bencana' untuk Skuad Man United
Antonio Conte dikaitkan dengan Manchester United. Ashley Young mengungkap gaya kepelatihan keras Conte dan risiko jika ia menangani Setan Merah.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Jika Datang ke Old Trafford, Conte Akan Menjadi 'Bencana' untuk Skuad Man United
Inggris
Memecat Michael Carrick Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Manchester United
Peter Schmeichel menilai pemecatan Michael Carrick tak akan menyelesaikan masalah Manchester United. Ia menyoroti krisis kepemimpinan klub.
Arief Hadi - Rabu, 28 Oktober 2026
Memecat Michael Carrick Tidak Akan Menyelesaikan Masalah Manchester United
Bagikan