Masalah Klasik Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas: Sulit Jual Gareth Bale

Menjual Gareth Bale jadi problematika lama yang terus menghantui Real Madrid.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 06 September 2020
Masalah Klasik Real Madrid di Bursa Transfer Musim Panas: Sulit Jual Gareth Bale
Gareth Bale (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pergerakan Real Madrid bertolak belakang 180 derajat di bursa transfer musim panas ini dibanding tahun lalu. Apabila musim lalu mereka jor-joran belanja pemain dari Eden Hazard hingga Eder Militao, tahun ini transfer Madrid relatif sepi.

Pandemi virus corona yang berdampak pada kondisi finansial klub-klub Eropa juga menerjang Madrid. Alhasil mereka baru bisa merekrut pemain anyar apabila terlebih dahulu menjual pemain dalam skuad besutan Zinedine Zidane.

Tak ayal Madrid saat ini lebih memilih memanggil kembali pemain-pemain yang dipinjamkan ke klub lain musim lalu, seperti halnya Martin Odegaard yang musim lalu membela Real Sociedad.

Dua nama yang masuk daftar jual Real Madrid adalah James Rodriguez dan Gareth Bale. Keduanya jarang main di bawah arahan Zinedine Zidane. Nasib James lebih baik karena ia semakin dekat bereuni dengan eks pelatihnya Carlo Ancelotti di Everton.

Baca Juga:

Profil Calon Juara dan Tim Kuda Hitam LaLiga 2020-2021

Beda Perlakuan Ryan Giggs dan Zinedine Zidane terhadap Gareth Bale

Sempat Jual Mahal, Real Madrid Kini Bersiap Lepas Gareth Bale secara Gratis

Gareth Bale

Dibanding James nasib Bale lebih tak menentu. Pemain asal Wales tidak masalah tak dimainkan oleh Zidane dan menyelesaikan kontraknya yang tersisa dua tahun di Madrid, permasalahannya ada pada pihak klub.

El Real berusaha menjualnya karena gaji yang besar dan tak lagi jadi pemain reguler di Madrid, plus uang penjualannya bisa dibelikan pemain baru lainnya, namun permasalahannya agen Bale Jonathan Barnett pintar bernegosiasi.

Barnett berulang kali menegaskan Bale tidak akan pergi dari Madrid sampai kontraknya berakhir. Tak ayal Madrid menghadapi masalah klasik di bursa transfer musim panas ini: menjual Gareth Bale.

Marco Ruiz menulis di AS bahwa sulit bagi Madrid menjual Bale sebab gajinya dan banderolnya yang tinggi.

"Gareth Bale bisa pergi dua kali dalam beberapa tahun terakhir. Tapi Real Madrid sekarang akan merasa hampir tidak mungkin untuk menyingkirkan pemain asal Wales yang bergaji tinggi itu."

"Jika mudah, Gareth Bale pasti sudah pergi sekarang. Tapi ternyata tidak. Gajinya yang tinggi dan fakta bahwa hanya sedikit klub yang bersedia menebusnya, membuat menyingkirkannya menjadi operasi yang sangat sulit."

Kondisi itu jelas tidak ideal bagi kedua kubu: Madrid mengeluarkan gaji besar untuk pemain yang jarang tampil, sementara kondisi Bale tidak ideal ketika membela timnas Wales (plus ritme bermain berbeda).

Kekhawatiran sudah disampaikan oleh Ryan Giggs. Pelatih timnas Wales itu menilai Bale harus bermain lebih banyak lagi di level klub untuk menjaga kebugarannya. Secara tidak langsung Giggs berharap Bale bisa melakukannya di Madrid atau hengkang ke klub lain.

"Dengan situasinya, itu tidak berubah. Saya selalu senang dengan Gareth saat dia datang ke sini. Dia hebat di sekitar pemusatan lagihan dan dijadikan panutan oleh semuanya," tutur Giggs.

“Seperti pemain lain, dia perlu mendapatkan lebih banyak waktu pelatihan dan lebih banyak menit."

“Saya senang dengan Gareth malam itu bahwa dia bisa mendapatkan 45 menit bermain. Dia hanya melakukan pelatihan dua atau tiga hari. Finlandia adalah tim fisik yang kuat dan menyulitkan kami sehingga dia akan menjadi lebih baik selama 45 menit itu."

Breaking News Gareth Bale Real Madrid

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Real Madrid melewati dua musim tanpa trofi setelah Toni Kroos pensiun. Davide Ancelotti menilai sosok gelandang seperti Kroos tak akan pernah tergantikan.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Berita
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Crystalin RunXperience 2026 kembali digelar di Jakarta dengan melibatkan 9.500 pelari. Ajang ini mengusung konsep More Than A Race.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Lainnya
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Perbati mengakui masih ada kekurangan setelah tinju Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Evaluasi disiapkan menuju SEA Games dan Olimpiade.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Lainnya
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar dari 3 sampai 4 Oktober 2026
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Timnas
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand di SUGBK tembus lebih dari 55 ribu. PT GSI mengimbau suporter membeli tiket resmi.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Timnas
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mewaspadai kekuatan kolektif dan mental juang Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Timnas
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kevin Diks siap membawa Timnas Indonesia menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengakui kualitas permainan Thailand, tetapi Skuad Garuda tak gentar.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Jelang Melawan Port FC, Pemain Persib Banyak Nonton Video
Jelang Persib vs Port FC di ACC Shopee Cup 2026/27, Teja Paku Alam mengungkap persiapan tim. Pemain Persib banyak menonton video untuk menganalisis lawan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Jelang Melawan Port FC, Pemain Persib Banyak Nonton Video
Timnas
Pelatih Vietnam Tak Menyangka Timnas Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh
Kim Sang-sik menyoroti kemenangan telak Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh yang dinilainya jarang terjadi di sepak bola modern.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Pelatih Vietnam Tak Menyangka Timnas Indonesia Menang 9-2 atas Bangladesh
Jadwal
Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK
Jadwal final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK, Senin (5/10), lengkap dengan jam kick-off dan laga perebutan tempat ketiga.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK
Bagikan