Beda Perlakuan Ryan Giggs dan Zinedine Zidane terhadap Gareth Bale

Giggs tetap menjadikan Bale sebagai kapten dan memainkannya sebagai starter.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 04 September 2020
Beda Perlakuan Ryan Giggs dan Zinedine Zidane terhadap Gareth Bale
Gareth Bale (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Timnas Wales, Ryan Giggs nampak sangat mempercayai kualitas seorang Gareth Bale. Meski menjalani masa-masa sulit di Real Madrid, ia tetap menganggap pemain berusia 31 tahun itu sebagai komponen penting dalam tim asuhannya.

Bale tercatat sudah tak bermain dalam sebuah laga resmi sejak akhir Juni lalu. Padahal ia tak mengalami cedera yang berarti.

Zinedine Zidane selaku pelatih Madrid memarkirnya tanpa alasan yang jelas. Rumornya, hubungan keduanya memang sudah tak harmonis sejak lama.

Baca Juga:

Sempat Jual Mahal, Real Madrid Kini Bersiap Lepas Gareth Bale secara Gratis

5 Kepindahan Pemain Bintang yang Bisa Gemparkan Bursa Transfer Musim Panas

Gareth Bale Menolak Tinggalkan Real Madrid

Ryan Giggs

Namun kondisi tersebut tak membuat Giggs ikut menyingkirkan Bale dari tim nasional. Sebaliknya, legenda Manchester United itu mencoba menjaga kondisi mental anak asuhnya yang pasti akan terganggu karena hal ini.

Kepercayaan Giggs kepada Bale ditunjukkan dengan memainkannya sebagai starter saat Wales berhadapan dengan Finlandia pada laga perdana grup 4 Liga B UFEA Nations League, Jumat (4/9) dini hari WIB. Mantan pemain Tottenham Hotspur itun juga masih diberi kepercayaan mengemban ban kapten.

Dalam laga yang berakhir dengan skor 1-0 untuk Wales, Bale memang hanya bermain selama 45 menit babak pertama. Namun hal itu bukan berarti Giggs kecewa dengan penampilan sang pemain.

"Itu sudah direncanakan sebelumnya. Gareth memiliki jumlah pertandingan paling sedikit dari semua pemain sehingga selalu ada rencana untuk memberinya waktu 45 menit, atau, jika dia merasa baik, satu jam," kata Giggs kepada Sky Sports.

Absen dalam waktu lama memang membuat kondisi fisik Bale tak ideal. Namun ia masih sempat menciptakan sejumlah peluang dalam pertandingan tersebut.

Cara Giggs memperlakukan Bale patut dipuji. Ia sadar pemain berkaki kidal itu masih menjadi tumpuan untuk membawa Wales berprestasi.

Dengan usia yang belum terlalu tua Bale masih merupakan salah satu pemain yang patut diperhitungkan. Bukan tidak mungkin penampilannya di timnas Wales akan membuat sebuah klub yakin untuk memboyongnya dari Madrid.

Gareth Bale Ryan Giggs Zinedine Zidane Real Madrid Timnas Wales Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Italia
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Inter Milan terus memburu Nico Paz pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, Real Madrid dan Como masih memegang peran penting dalam menentukan masa depan gelandang muda asal Argentina tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Liga Indonesia
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Persib Bandung bersiap kembali membuat gebrakan dengan mendatangkan pemain-pemain level dunia ke Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Hasil Piala Dunia 2026 Grup B: Swiss sukses menjadi juara grup usai mengalahkan Kanada, sementara Bosnia-Herzegovina menjaga asa lolos dan Qatar finis di dasar klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Spanyol
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Jose Mourinho mengungkap alasan kembali melatih Real Madrid dan menegaskan dirinya tidak memiliki kebencian terhadap rival abadi, Barcelona.
Arief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Bagikan