Manchester United Kehilangan 'Ilmu Hitam' dalam Urusan Transfer Pemain

Manchester United tak lagi memiliki faktor spesial yang meyakinkan pemain-pemain incaran datang ke Old Trafford.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 28 September 2020
Manchester United Kehilangan 'Ilmu Hitam' dalam Urusan Transfer Pemain
Ole Gunnar Solskjaer (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Fans harap-harap cemas melihat sepinya transfer yang dilakukan Manchester United di bursa transfer musim panas 2020. Sejauh ini Setan Merah baru merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam sebesar 40 juta poundsterling.

Selepas transfer itu spekulasi transfer United berakhir kegagalan seperti Sergio Reguilon dan Gareth Bale. Keduanya sempat dikaitkan dengan United sebelum Tottenham Hotspur menyalip mereka dan mendapatkan keduanya.

Transfer Jadon Sancho yang sudah dibicarakan dari awal bursa transfer musim panas pun berlarut-larut. Sancho lebih dekat bertahan dengan Borussia Dortmund hingga bursa transfer ditutup pada awal Oktober mendatang ketimbang hengkang.

Belakangan United dikaitkan dengan bek kiri Porto Alex Telles yang dibanderol 25 juta poundsterling. United seyogyanya tinggal membayar uang sejumlah itu untuk merekrutnya tapi tak ada perkembangan lebih lanjut lagi.

Baca Juga:

Bursa Transfer Segera Berakhir, Jadon Sancho Frustrasi Tak Kunjung Menuju Manchester United

Ed Woodward Panik, Manchester United Siap Datangkan Bek Tengah Baru

Bursa Transfer Manchester United: Antara Berhati-hati atau Medit

Manchester United

Apabila situasi itu tak berubah maka dapat dipastikan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer hanya merekrut satu pemain anyar di musim panas ini, plus memiliki kembali Dean Henderson yang dipinjamkan ke Sheffield United dua musim terakhir.

Pandemi virus corona bisa jadi menyebabkan klub-klub Eropa tak bisa banyak beraktivitas membeli pemain untuk mencegah ketidakseimbangan neraca keuangan, namun untuk klub sekaliber United mereka memiliki cukup kekuatan finansial untuk merekrut pemain.

Andy Mitten selaku editor atau penulis sepak bola di United We Stand menilai klub telah kehilangan ilmu hitam untuk merekrut pemain. Ilmu hitam yang dimaksud itu adalah daya tarik Sir Alex Ferguson, eks manajer United medio 1986-2013.

Dahulu kala ketika Ferguson membesut United para pemain incarannya selalu ingin bergabung dengan klub, alhasil negosiasi dapat berjalan dengan mudah.

Sir Alex Ferguson

"Seorang mantan pemain berkata kepada saya minggu ini - seorang pemain legendaris United - bahwa klub telah kehilangan kemampuan untuk melakukan ilmu hitam transfer dan dia memberi contoh," tutur Mitten.

"Jika Sir Alex Ferguson menginginkan seorang pemain, pemain itu akan tahu bahwa Ferguson menginginkannya, akan tahu di mana dia akan bermain dan dia akan menjual mimpinya. Kemudian dia akan pergi ke agennya dan berkata 'Dengar, saya ingin hengkang'."

"Sangat sulit bagi klub untuk bernegosiasi ketika mereka tahu pemain itu ingin pergi ke Manchester United."

"Pemain berpendapat bahwa ilmu hitam itu telah hilang dan Anda bisa melihatnya, karena United telah dikaitkan dengan semua pemain ini dan mereka tidak sering memiliki kendali apapun dengan agen yang menghubungkan pemain mereka ke klub."

Kesulitan United merekrut pemain menjadi sumber kekhawatiran fans akan kans bersaing Harry Maguire dkk musim ini di seluruh kompetisi.

Ole Gunnar Solskjaer

"Penggemar United tidak terlalu percaya pada kebijakan perekrutan klub. Mereka merasa ada pesan yang beragam," tambah Mitten kepada Sky Sports.

"Kembali pada bulan Maret atau April, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan klub mungkin dapat memanfaatkan situasi virus corona karena mereka mungkin berada dalam posisi keuangan yang lebih kuat, tetapi pada satu titik United adalah satu-satunya tim Premier League yang tidak banyak mendatangkan pemain pun dalam hal ini di bursa transfer."

"Ini sangat membuat frustrasi para penggemar karena mereka mendapatkan pesan yang sangat beragam dan mereka hanya melihat satu pemain yang datang sejauh ini."

"Saya tidak berpikir ada orang yang memiliki daya tarik yang sama seperti Sir Alex Ferguson tetapi untuk bersikap adil kepada Ole, dia telah menelepon dan saya tahu dia berbicara dengan beberapa manajer tentang pemain yang dia suka."

"Dia melakukan pemeriksaan latar belakang terperinci dan saya kira kesalahannya bukan pada dia. Sistem perekrutan klub yang tidak bekerja sejak Sir Alex Ferguson pindah," urai Mitten.

Menilik performa buruk United di dua laga awal Premier League melawan Crystal Palace (1-3) dan Brighton (3-2), plus transfer yang sepi, rasa khawatir fans merupakan hal yang wajar.

Breaking News Manchester United Transfer Isu Transfer Bursa transfer

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Brighton mencapai kesepakatan merekrut Pascal Struijk dari Leeds United senilai 20 juta poundsterling. Bek keturunan Indonesia segera merapat ke The Seagulls.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Bek Keturunan Indonesia Merapat ke Brighton & Hove Albion
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Bagikan